{"id":10177,"date":"2021-09-01T13:36:05","date_gmt":"2021-09-01T13:36:05","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-andersons-grass-yellow\/"},"modified":"2021-09-07T07:14:18","modified_gmt":"2021-09-07T07:14:18","slug":"the-andersons-grass-yellow","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/","title":{"rendered":"The Anderson\u2019s Grass Yellow"},"content":{"rendered":"<p><em>Eurema andersonii<\/em> memiliki sayap berwarna kuning lemon pada sisi atas dengan sayap belakang memiliki batas hitam tipis dan sayap depan memiliki batas hitam tebal diantara <em>veins<\/em> 2 dan 4. Sisi bawah sayap berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat membentuk pola. Individu jantan memiliki tanda panjang di <em>cubital vein<\/em> sayap depan.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Eurema andersonii<\/em> berukuran 1,8 \u2013 1,9 mm, bentuknya silindris, warnanya putih pucat dengan tubuh ditutupi turbecles dan setae yang berbaris memanjang, diujung setae terdapat tetesan cairan. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan, setaenya lebih banyak dan lebih pendek.<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Eurema andersonii<\/em> berwarna hijau kekuningan, kepalanya runcing, pita punggungnya berwarna coklat pucat yang membentang dari anterior ke posterior. Panjang pupa sekitar 17 mm.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eurema andersonii memiliki sayap berwarna kuning lemon pada sisi atas dengan sayap belakang memiliki batas hitam tipis dan sayap depan memiliki batas hitam tebal diantara veins 2 dan 4. Sisi bawah sayap berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat membentuk pola. Individu jantan memiliki tanda panjang di cubital vein sayap depan.<br \/>\nLarva : larva Eurema andersonii berukuran 1,8 \u2013 1,9 mm, bentuknya silindris, warnanya putih pucat dengan tubuh ditutupi turbecles dan setae yang berbaris memanjang, diujung setae terdapat tetesan cairan. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan, setaenya lebih banyak dan lebih pendek.<br \/>\nPupa : pupa Eurema andersonii berwarna hijau kekuningan, kepalanya runcing, pita punggungnya berwarna coklat pucat yang membentang dari anterior ke posterior. Panjang pupa sekitar 17 mm.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10153,"parent":0,"menu_order":801,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-10177","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Anderson\u2019s Grass Yellow (Eurema andersonii) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Eurema andersonii memiliki sayap berwarna kuning lemon pada sisi atas dengan sayap belakang memiliki batas hitam tipis dan sayap depan memiliki batas hitam tebal diantara veins 2 dan 4. Sisi bawah sayap berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat membentuk pola. Individu jantan memiliki tanda panjang di cubital vein sayap depan. Larva : larva Eurema andersonii berukuran 1,8 \u2013 1,9 mm, bentuknya silindris, warnanya putih pucat dengan tubuh ditutupi turbecles dan setae yang berbaris memanjang, diujung setae terdapat tetesan cairan. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan, setaenya lebih banyak dan lebih pendek. Pupa : pupa Eurema andersonii berwarna hijau kekuningan, kepalanya runcing, pita punggungnya berwarna coklat pucat yang membentang dari anterior ke posterior. Panjang pupa sekitar 17 mm.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Anderson\u2019s Grass Yellow (Eurema andersonii) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Eurema andersonii memiliki sayap berwarna kuning lemon pada sisi atas dengan sayap belakang memiliki batas hitam tipis dan sayap depan memiliki batas hitam tebal diantara veins 2 dan 4. Sisi bawah sayap berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat membentuk pola. Individu jantan memiliki tanda panjang di cubital vein sayap depan. Larva : larva Eurema andersonii berukuran 1,8 \u2013 1,9 mm, bentuknya silindris, warnanya putih pucat dengan tubuh ditutupi turbecles dan setae yang berbaris memanjang, diujung setae terdapat tetesan cairan. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan, setaenya lebih banyak dan lebih pendek. Pupa : pupa Eurema andersonii berwarna hijau kekuningan, kepalanya runcing, pita punggungnya berwarna coklat pucat yang membentang dari anterior ke posterior. Panjang pupa sekitar 17 mm.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-07T07:14:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7391.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-andersons-grass-yellow\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-andersons-grass-yellow\\\/\",\"name\":\"The Anderson\u2019s Grass Yellow (Eurema andersonii) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-andersons-grass-yellow\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-andersons-grass-yellow\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_7391.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-01T13:36:05+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-07T07:14:18+00:00\",\"description\":\"Eurema andersonii memiliki sayap berwarna kuning lemon pada sisi atas dengan sayap belakang memiliki batas hitam tipis dan sayap depan memiliki batas hitam tebal diantara veins 2 dan 4. Sisi bawah sayap berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat membentuk pola. Individu jantan memiliki tanda panjang di cubital vein sayap depan. Larva : larva Eurema andersonii berukuran 1,8 \u2013 1,9 mm, bentuknya silindris, warnanya putih pucat dengan tubuh ditutupi turbecles dan setae yang berbaris memanjang, diujung setae terdapat tetesan cairan. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan, setaenya lebih banyak dan lebih pendek. Pupa : pupa Eurema andersonii berwarna hijau kekuningan, kepalanya runcing, pita punggungnya berwarna coklat pucat yang membentang dari anterior ke posterior. Panjang pupa sekitar 17 mm.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-andersons-grass-yellow\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-andersons-grass-yellow\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-andersons-grass-yellow\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_7391.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_7391.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-andersons-grass-yellow\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Anderson\u2019s Grass Yellow\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Anderson\u2019s Grass Yellow (Eurema andersonii) - Bali Wildlife","description":"Eurema andersonii memiliki sayap berwarna kuning lemon pada sisi atas dengan sayap belakang memiliki batas hitam tipis dan sayap depan memiliki batas hitam tebal diantara veins 2 dan 4. Sisi bawah sayap berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat membentuk pola. Individu jantan memiliki tanda panjang di cubital vein sayap depan. Larva : larva Eurema andersonii berukuran 1,8 \u2013 1,9 mm, bentuknya silindris, warnanya putih pucat dengan tubuh ditutupi turbecles dan setae yang berbaris memanjang, diujung setae terdapat tetesan cairan. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan, setaenya lebih banyak dan lebih pendek. Pupa : pupa Eurema andersonii berwarna hijau kekuningan, kepalanya runcing, pita punggungnya berwarna coklat pucat yang membentang dari anterior ke posterior. Panjang pupa sekitar 17 mm.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Anderson\u2019s Grass Yellow (Eurema andersonii) - Bali Wildlife","og_description":"Eurema andersonii memiliki sayap berwarna kuning lemon pada sisi atas dengan sayap belakang memiliki batas hitam tipis dan sayap depan memiliki batas hitam tebal diantara veins 2 dan 4. Sisi bawah sayap berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat membentuk pola. Individu jantan memiliki tanda panjang di cubital vein sayap depan. Larva : larva Eurema andersonii berukuran 1,8 \u2013 1,9 mm, bentuknya silindris, warnanya putih pucat dengan tubuh ditutupi turbecles dan setae yang berbaris memanjang, diujung setae terdapat tetesan cairan. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan, setaenya lebih banyak dan lebih pendek. Pupa : pupa Eurema andersonii berwarna hijau kekuningan, kepalanya runcing, pita punggungnya berwarna coklat pucat yang membentang dari anterior ke posterior. Panjang pupa sekitar 17 mm.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2021-09-07T07:14:18+00:00","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7391.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/","name":"The Anderson\u2019s Grass Yellow (Eurema andersonii) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7391.jpg","datePublished":"2021-09-01T13:36:05+00:00","dateModified":"2021-09-07T07:14:18+00:00","description":"Eurema andersonii memiliki sayap berwarna kuning lemon pada sisi atas dengan sayap belakang memiliki batas hitam tipis dan sayap depan memiliki batas hitam tebal diantara veins 2 dan 4. Sisi bawah sayap berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat membentuk pola. Individu jantan memiliki tanda panjang di cubital vein sayap depan. Larva : larva Eurema andersonii berukuran 1,8 \u2013 1,9 mm, bentuknya silindris, warnanya putih pucat dengan tubuh ditutupi turbecles dan setae yang berbaris memanjang, diujung setae terdapat tetesan cairan. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan, setaenya lebih banyak dan lebih pendek. Pupa : pupa Eurema andersonii berwarna hijau kekuningan, kepalanya runcing, pita punggungnya berwarna coklat pucat yang membentang dari anterior ke posterior. Panjang pupa sekitar 17 mm.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7391.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7391.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-andersons-grass-yellow\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Anderson\u2019s Grass Yellow"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/10177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/10177\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10432,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/10177\/revisions\/10432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=10177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}