{"id":10378,"date":"2021-09-02T07:35:54","date_gmt":"2021-09-02T07:35:54","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-common-evening-brown\/"},"modified":"2021-09-03T02:25:44","modified_gmt":"2021-09-03T02:25:44","slug":"the-common-evening-brown","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/","title":{"rendered":"The Common Evening Brown"},"content":{"rendered":"<p><em>Melanitis leda<\/em> memiliki sayap berbentuk falcate (bulan sabit), sisi sayap atas berwarna coklat tua dengan bercak hitam besar pada subapikal, dua bintik berwarna hitam dikelilingi oranye kecoklatan dengan warna putih di tengahnya. Sisi bawah sayapnya berwarna kekuningan atau abu-abu dengan garis halus berwarna coklat tua, warnanya bervariasi tergantung musim hujan atau kemarau.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Melanitis leda<\/em> berukuran 3 \u2013 3,1 mm, bentuknya silindris, warnanya keputihan dengan tubuh ditutupi setae hitam di area dorso lateral dan lateral. Kepalanya hitam, terdapat sepasang tanduk pendek membulat. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan hingga hijau limau, kepalanya hitam dengan bintik hijau dan garis putih, tanduk di kepalanya berwarna merah hingga coklat kemerahan. Panjang tubuhnya sekitar 45 \u2013 51 mm.<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Melanitis leda<\/em> berwarna hijau kekuningan, permukaannya halus, terlihat bersudut, terdapat beberapa garis gelap di bantalan sayap. Ukurannya sekitar 21 \u2013 22 mm.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melanitis leda memiliki sayap berbentuk falcate (bulan sabit), sisi sayap atas berwarna coklat tua dengan bercak hitam besar pada subapikal, dua bintik berwarna hitam dikelilingi oranye kecoklatan dengan warna putih di tengahnya. Sisi bawah sayapnya berwarna kekuningan atau abu-abu dengan garis halus berwarna coklat tua, warnanya bervariasi tergantung musim hujan atau kemarau.<br \/>\nLarva : larva Melanitis leda berukuran 3 \u2013 3,1 mm, bentuknya silindris, warnanya keputihan dengan tubuh ditutupi setae hitam di area dorso lateral dan lateral. Kepalanya hitam, terdapat sepasang tanduk pendek membulat. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan hingga hijau limau, kepalanya hitam dengan bintik hijau dan garis putih, tanduk di kepalanya berwarna merah hingga coklat kemerahan. Panjang tubuhnya sekitar 45 \u2013 51 mm.<br \/>\nPupa : pupa Melanitis leda berwarna hijau kekuningan, permukaannya halus, terlihat bersudut, terdapat beberapa garis gelap di bantalan sayap. Ukurannya sekitar 21 \u2013 22 mm.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10361,"parent":0,"menu_order":827,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-10378","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Common Evening Brown (Melanitis leda) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Melanitis leda memiliki sayap berbentuk falcate (bulan sabit), sisi sayap atas berwarna coklat tua dengan bercak hitam besar pada subapikal, dua bintik berwarna hitam dikelilingi oranye kecoklatan dengan warna putih di tengahnya. Sisi bawah sayapnya berwarna kekuningan atau abu-abu dengan garis halus berwarna coklat tua, warnanya bervariasi tergantung musim hujan atau kemarau. Larva : larva Melanitis leda berukuran 3 \u2013 3,1 mm, bentuknya silindris, warnanya keputihan dengan tubuh ditutupi setae hitam di area dorso lateral dan lateral. Kepalanya hitam, terdapat sepasang tanduk pendek membulat. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan hingga hijau limau, kepalanya hitam dengan bintik hijau dan garis putih, tanduk di kepalanya berwarna merah hingga coklat kemerahan. Panjang tubuhnya sekitar 45 \u2013 51 mm. Pupa : pupa Melanitis leda berwarna hijau kekuningan, permukaannya halus, terlihat bersudut, terdapat beberapa garis gelap di bantalan sayap. Ukurannya sekitar 21 \u2013 22 mm.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Common Evening Brown (Melanitis leda) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Melanitis leda memiliki sayap berbentuk falcate (bulan sabit), sisi sayap atas berwarna coklat tua dengan bercak hitam besar pada subapikal, dua bintik berwarna hitam dikelilingi oranye kecoklatan dengan warna putih di tengahnya. Sisi bawah sayapnya berwarna kekuningan atau abu-abu dengan garis halus berwarna coklat tua, warnanya bervariasi tergantung musim hujan atau kemarau. Larva : larva Melanitis leda berukuran 3 \u2013 3,1 mm, bentuknya silindris, warnanya keputihan dengan tubuh ditutupi setae hitam di area dorso lateral dan lateral. Kepalanya hitam, terdapat sepasang tanduk pendek membulat. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan hingga hijau limau, kepalanya hitam dengan bintik hijau dan garis putih, tanduk di kepalanya berwarna merah hingga coklat kemerahan. Panjang tubuhnya sekitar 45 \u2013 51 mm. Pupa : pupa Melanitis leda berwarna hijau kekuningan, permukaannya halus, terlihat bersudut, terdapat beberapa garis gelap di bantalan sayap. Ukurannya sekitar 21 \u2013 22 mm.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-03T02:25:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_3252.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-evening-brown\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-evening-brown\\\/\",\"name\":\"The Common Evening Brown (Melanitis leda) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-evening-brown\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-evening-brown\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_3252.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-02T07:35:54+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-03T02:25:44+00:00\",\"description\":\"Melanitis leda memiliki sayap berbentuk falcate (bulan sabit), sisi sayap atas berwarna coklat tua dengan bercak hitam besar pada subapikal, dua bintik berwarna hitam dikelilingi oranye kecoklatan dengan warna putih di tengahnya. Sisi bawah sayapnya berwarna kekuningan atau abu-abu dengan garis halus berwarna coklat tua, warnanya bervariasi tergantung musim hujan atau kemarau. Larva : larva Melanitis leda berukuran 3 \u2013 3,1 mm, bentuknya silindris, warnanya keputihan dengan tubuh ditutupi setae hitam di area dorso lateral dan lateral. Kepalanya hitam, terdapat sepasang tanduk pendek membulat. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan hingga hijau limau, kepalanya hitam dengan bintik hijau dan garis putih, tanduk di kepalanya berwarna merah hingga coklat kemerahan. Panjang tubuhnya sekitar 45 \u2013 51 mm. Pupa : pupa Melanitis leda berwarna hijau kekuningan, permukaannya halus, terlihat bersudut, terdapat beberapa garis gelap di bantalan sayap. Ukurannya sekitar 21 \u2013 22 mm.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-evening-brown\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-evening-brown\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-evening-brown\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_3252.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_3252.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-evening-brown\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Common Evening Brown\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Common Evening Brown (Melanitis leda) - Bali Wildlife","description":"Melanitis leda memiliki sayap berbentuk falcate (bulan sabit), sisi sayap atas berwarna coklat tua dengan bercak hitam besar pada subapikal, dua bintik berwarna hitam dikelilingi oranye kecoklatan dengan warna putih di tengahnya. Sisi bawah sayapnya berwarna kekuningan atau abu-abu dengan garis halus berwarna coklat tua, warnanya bervariasi tergantung musim hujan atau kemarau. Larva : larva Melanitis leda berukuran 3 \u2013 3,1 mm, bentuknya silindris, warnanya keputihan dengan tubuh ditutupi setae hitam di area dorso lateral dan lateral. Kepalanya hitam, terdapat sepasang tanduk pendek membulat. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan hingga hijau limau, kepalanya hitam dengan bintik hijau dan garis putih, tanduk di kepalanya berwarna merah hingga coklat kemerahan. Panjang tubuhnya sekitar 45 \u2013 51 mm. Pupa : pupa Melanitis leda berwarna hijau kekuningan, permukaannya halus, terlihat bersudut, terdapat beberapa garis gelap di bantalan sayap. Ukurannya sekitar 21 \u2013 22 mm.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Common Evening Brown (Melanitis leda) - Bali Wildlife","og_description":"Melanitis leda memiliki sayap berbentuk falcate (bulan sabit), sisi sayap atas berwarna coklat tua dengan bercak hitam besar pada subapikal, dua bintik berwarna hitam dikelilingi oranye kecoklatan dengan warna putih di tengahnya. Sisi bawah sayapnya berwarna kekuningan atau abu-abu dengan garis halus berwarna coklat tua, warnanya bervariasi tergantung musim hujan atau kemarau. Larva : larva Melanitis leda berukuran 3 \u2013 3,1 mm, bentuknya silindris, warnanya keputihan dengan tubuh ditutupi setae hitam di area dorso lateral dan lateral. Kepalanya hitam, terdapat sepasang tanduk pendek membulat. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan hingga hijau limau, kepalanya hitam dengan bintik hijau dan garis putih, tanduk di kepalanya berwarna merah hingga coklat kemerahan. Panjang tubuhnya sekitar 45 \u2013 51 mm. Pupa : pupa Melanitis leda berwarna hijau kekuningan, permukaannya halus, terlihat bersudut, terdapat beberapa garis gelap di bantalan sayap. Ukurannya sekitar 21 \u2013 22 mm.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2021-09-03T02:25:44+00:00","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_3252.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/","name":"The Common Evening Brown (Melanitis leda) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_3252.jpg","datePublished":"2021-09-02T07:35:54+00:00","dateModified":"2021-09-03T02:25:44+00:00","description":"Melanitis leda memiliki sayap berbentuk falcate (bulan sabit), sisi sayap atas berwarna coklat tua dengan bercak hitam besar pada subapikal, dua bintik berwarna hitam dikelilingi oranye kecoklatan dengan warna putih di tengahnya. Sisi bawah sayapnya berwarna kekuningan atau abu-abu dengan garis halus berwarna coklat tua, warnanya bervariasi tergantung musim hujan atau kemarau. Larva : larva Melanitis leda berukuran 3 \u2013 3,1 mm, bentuknya silindris, warnanya keputihan dengan tubuh ditutupi setae hitam di area dorso lateral dan lateral. Kepalanya hitam, terdapat sepasang tanduk pendek membulat. Pada tahap akhir instar warnanya kekuningan hingga hijau limau, kepalanya hitam dengan bintik hijau dan garis putih, tanduk di kepalanya berwarna merah hingga coklat kemerahan. Panjang tubuhnya sekitar 45 \u2013 51 mm. Pupa : pupa Melanitis leda berwarna hijau kekuningan, permukaannya halus, terlihat bersudut, terdapat beberapa garis gelap di bantalan sayap. Ukurannya sekitar 21 \u2013 22 mm.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_3252.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_3252.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-evening-brown\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Common Evening Brown"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/10378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/10378\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10444,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/10378\/revisions\/10444"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=10378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}