{"id":10730,"date":"2021-09-03T08:50:19","date_gmt":"2021-09-03T08:50:19","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-great-eggfly\/"},"modified":"2021-09-03T08:50:19","modified_gmt":"2021-09-03T08:50:19","slug":"the-great-eggfly","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/","title":{"rendered":"The Great Eggfly"},"content":{"rendered":"<p><em>Hypolimnas bolina <\/em>memiliki tingkat dimorfisme seksual yang tinggi, individu betina biasanya meniru banyak morfologi. Kupu-kupu jantan memiliki sayap sisi atas berwarna hitam legam dengan tiga pasang bintik putih yang dikelilingi warna ungu, dua di sayap depan dan satu di sayap belakang. Sisi atas sayap belakang memiliki serangkaian bintik putih kecil. Sayap sisi atas kupu-kupu betina berwarna hitam kecoklatan dan tidak memiliki bintik, tepinya memiliki tanda putih.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Hypolimnas bolina <\/em>berwarna hitam dengan kepala warna oranye, di kepalanya terdapat sepasang tanduk hitam bercabang panjang. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh duri hitam keoranyean yang panjang dan bercabang. Infeksi bakteri Wolbachia dapat membunuh spesies jantan.<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Hypolimnas bolina <\/em>berwarna coklat pucat hingga kemerahan, kepalanya memiliki dua tanduk pendek, tepi depan penutup sayap juga dihiasi tonjolan runcing dan pendek. Panjang pupa sekitar 22 \u2013 24 cm.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hypolimnas bolina memiliki tingkat dimorfisme seksual yang tinggi, individu betina biasanya meniru banyak morfologi. Kupu-kupu jantan memiliki sayap sisi atas berwarna hitam legam dengan tiga pasang bintik putih yang dikelilingi warna ungu, dua di sayap depan dan satu di sayap belakang. Sisi atas sayap belakang memiliki serangkaian bintik putih kecil. Sayap sisi atas kupu-kupu betina berwarna hitam kecoklatan dan tidak memiliki bintik, tepinya memiliki tanda putih.<br \/>\nLarva : larva Hypolimnas bolina berwarna hitam dengan kepala warna oranye, di kepalanya terdapat sepasang tanduk hitam bercabang panjang. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh duri hitam keoranyean yang panjang dan bercabang. Infeksi bakteri Wolbachia dapat membunuh spesies jantan.<br \/>\nPupa : pupa Hypolimnas bolina berwarna coklat pucat hingga kemerahan, kepalanya memiliki dua tanduk pendek, tepi depan penutup sayap juga dihiasi tonjolan runcing dan pendek. Panjang pupa sekitar 22 \u2013 24 cm.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10707,"parent":0,"menu_order":859,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-10730","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Great Eggfly (Hypolimnas bolina) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hypolimnas bolina memiliki tingkat dimorfisme seksual yang tinggi, individu betina biasanya meniru banyak morfologi. Kupu-kupu jantan memiliki sayap sisi atas berwarna hitam legam dengan tiga pasang bintik putih yang dikelilingi warna ungu, dua di sayap depan dan satu di sayap belakang. Sisi atas sayap belakang memiliki serangkaian bintik putih kecil. Sayap sisi atas kupu-kupu betina berwarna hitam kecoklatan dan tidak memiliki bintik, tepinya memiliki tanda putih. Larva : larva Hypolimnas bolina berwarna hitam dengan kepala warna oranye, di kepalanya terdapat sepasang tanduk hitam bercabang panjang. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh duri hitam keoranyean yang panjang dan bercabang. Infeksi bakteri Wolbachia dapat membunuh spesies jantan. Pupa : pupa Hypolimnas bolina berwarna coklat pucat hingga kemerahan, kepalanya memiliki dua tanduk pendek, tepi depan penutup sayap juga dihiasi tonjolan runcing dan pendek. Panjang pupa sekitar 22 \u2013 24 cm.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Great Eggfly (Hypolimnas bolina) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hypolimnas bolina memiliki tingkat dimorfisme seksual yang tinggi, individu betina biasanya meniru banyak morfologi. Kupu-kupu jantan memiliki sayap sisi atas berwarna hitam legam dengan tiga pasang bintik putih yang dikelilingi warna ungu, dua di sayap depan dan satu di sayap belakang. Sisi atas sayap belakang memiliki serangkaian bintik putih kecil. Sayap sisi atas kupu-kupu betina berwarna hitam kecoklatan dan tidak memiliki bintik, tepinya memiliki tanda putih. Larva : larva Hypolimnas bolina berwarna hitam dengan kepala warna oranye, di kepalanya terdapat sepasang tanduk hitam bercabang panjang. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh duri hitam keoranyean yang panjang dan bercabang. Infeksi bakteri Wolbachia dapat membunuh spesies jantan. Pupa : pupa Hypolimnas bolina berwarna coklat pucat hingga kemerahan, kepalanya memiliki dua tanduk pendek, tepi depan penutup sayap juga dihiasi tonjolan runcing dan pendek. Panjang pupa sekitar 22 \u2013 24 cm.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7451.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-great-eggfly\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-great-eggfly\\\/\",\"name\":\"The Great Eggfly (Hypolimnas bolina) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-great-eggfly\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-great-eggfly\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_7451.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-03T08:50:19+00:00\",\"description\":\"Hypolimnas bolina memiliki tingkat dimorfisme seksual yang tinggi, individu betina biasanya meniru banyak morfologi. Kupu-kupu jantan memiliki sayap sisi atas berwarna hitam legam dengan tiga pasang bintik putih yang dikelilingi warna ungu, dua di sayap depan dan satu di sayap belakang. Sisi atas sayap belakang memiliki serangkaian bintik putih kecil. Sayap sisi atas kupu-kupu betina berwarna hitam kecoklatan dan tidak memiliki bintik, tepinya memiliki tanda putih. Larva : larva Hypolimnas bolina berwarna hitam dengan kepala warna oranye, di kepalanya terdapat sepasang tanduk hitam bercabang panjang. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh duri hitam keoranyean yang panjang dan bercabang. Infeksi bakteri Wolbachia dapat membunuh spesies jantan. Pupa : pupa Hypolimnas bolina berwarna coklat pucat hingga kemerahan, kepalanya memiliki dua tanduk pendek, tepi depan penutup sayap juga dihiasi tonjolan runcing dan pendek. Panjang pupa sekitar 22 \u2013 24 cm.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-great-eggfly\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-great-eggfly\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-great-eggfly\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_7451.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_7451.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-great-eggfly\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Great Eggfly\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Great Eggfly (Hypolimnas bolina) - Bali Wildlife","description":"Hypolimnas bolina memiliki tingkat dimorfisme seksual yang tinggi, individu betina biasanya meniru banyak morfologi. Kupu-kupu jantan memiliki sayap sisi atas berwarna hitam legam dengan tiga pasang bintik putih yang dikelilingi warna ungu, dua di sayap depan dan satu di sayap belakang. Sisi atas sayap belakang memiliki serangkaian bintik putih kecil. Sayap sisi atas kupu-kupu betina berwarna hitam kecoklatan dan tidak memiliki bintik, tepinya memiliki tanda putih. Larva : larva Hypolimnas bolina berwarna hitam dengan kepala warna oranye, di kepalanya terdapat sepasang tanduk hitam bercabang panjang. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh duri hitam keoranyean yang panjang dan bercabang. Infeksi bakteri Wolbachia dapat membunuh spesies jantan. Pupa : pupa Hypolimnas bolina berwarna coklat pucat hingga kemerahan, kepalanya memiliki dua tanduk pendek, tepi depan penutup sayap juga dihiasi tonjolan runcing dan pendek. Panjang pupa sekitar 22 \u2013 24 cm.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Great Eggfly (Hypolimnas bolina) - Bali Wildlife","og_description":"Hypolimnas bolina memiliki tingkat dimorfisme seksual yang tinggi, individu betina biasanya meniru banyak morfologi. Kupu-kupu jantan memiliki sayap sisi atas berwarna hitam legam dengan tiga pasang bintik putih yang dikelilingi warna ungu, dua di sayap depan dan satu di sayap belakang. Sisi atas sayap belakang memiliki serangkaian bintik putih kecil. Sayap sisi atas kupu-kupu betina berwarna hitam kecoklatan dan tidak memiliki bintik, tepinya memiliki tanda putih. Larva : larva Hypolimnas bolina berwarna hitam dengan kepala warna oranye, di kepalanya terdapat sepasang tanduk hitam bercabang panjang. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh duri hitam keoranyean yang panjang dan bercabang. Infeksi bakteri Wolbachia dapat membunuh spesies jantan. Pupa : pupa Hypolimnas bolina berwarna coklat pucat hingga kemerahan, kepalanya memiliki dua tanduk pendek, tepi depan penutup sayap juga dihiasi tonjolan runcing dan pendek. Panjang pupa sekitar 22 \u2013 24 cm.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7451.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/","name":"The Great Eggfly (Hypolimnas bolina) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7451.jpg","datePublished":"2021-09-03T08:50:19+00:00","description":"Hypolimnas bolina memiliki tingkat dimorfisme seksual yang tinggi, individu betina biasanya meniru banyak morfologi. Kupu-kupu jantan memiliki sayap sisi atas berwarna hitam legam dengan tiga pasang bintik putih yang dikelilingi warna ungu, dua di sayap depan dan satu di sayap belakang. Sisi atas sayap belakang memiliki serangkaian bintik putih kecil. Sayap sisi atas kupu-kupu betina berwarna hitam kecoklatan dan tidak memiliki bintik, tepinya memiliki tanda putih. Larva : larva Hypolimnas bolina berwarna hitam dengan kepala warna oranye, di kepalanya terdapat sepasang tanduk hitam bercabang panjang. Permukaan tubuhnya ditutupi oleh duri hitam keoranyean yang panjang dan bercabang. Infeksi bakteri Wolbachia dapat membunuh spesies jantan. Pupa : pupa Hypolimnas bolina berwarna coklat pucat hingga kemerahan, kepalanya memiliki dua tanduk pendek, tepi depan penutup sayap juga dihiasi tonjolan runcing dan pendek. Panjang pupa sekitar 22 \u2013 24 cm.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7451.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_7451.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-great-eggfly\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Great Eggfly"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/10730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/10730\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=10730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}