{"id":11241,"date":"2021-09-07T01:37:37","date_gmt":"2021-09-07T01:37:37","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-peacock-pansy\/"},"modified":"2021-09-07T01:37:37","modified_gmt":"2021-09-07T01:37:37","slug":"the-peacock-pansy","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/","title":{"rendered":"The Peacock Pansy"},"content":{"rendered":"<p><em>Junonia almana<\/em> memiliki sayap sisi atas berwarna coklat kekuningan dengan tepi coklat tua, pada sayap depan terdapat 4 pita costa berwarna coklat. Pada ruang 2 dekat area tornal terdapat titik mata \u2018merak\u2019 yang menonjol dan pada ruang 5 terdapat titik mata yang ukurannya lebih kecil. Pada sayap belakang terdapat titik mata yang lebih besar dan menonjol di ruang 5 \u2013 6 dekat apex. Sisi bawah sayap berwarna lebih pucat, terdapat tambahan ocellus di ruang 2, ocellus berukuran lebih kecil.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Junonia almana<\/em> berwarna hijau kekuningan, bentuknya silinder dan ditutupi banyak turbekel kecil dan setae panjang. Kapsul kepalanya berwarna coklat tua sampai hitam. Pada tahapan selanjutnya terdapat kerah oranye setelah kapsul kepala dan kerah putih di segmen toraks, warnanya berubah menjadi hitam<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Junonia almana <\/em>berwarna coklat dengan sejumlah garis atau bercak putih besar, panjang pupa sekitar 18 \u2013 21 mm.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Junonia almana memiliki sayap sisi atas berwarna coklat kekuningan dengan tepi coklat tua, pada sayap depan terdapat 4 pita costa berwarna coklat. Pada ruang 2 dekat area tornal terdapat titik mata \u2018merak\u2019 yang menonjol dan pada ruang 5 terdapat titik mata yang ukurannya lebih kecil. Pada sayap belakang terdapat titik mata yang lebih besar dan menonjol di ruang 5 \u2013 6 dekat apex. Sisi bawah sayap berwarna lebih pucat, terdapat tambahan ocellus di ruang 2, ocellus berukuran lebih kecil.<br \/>\nLarva : larva Junonia almana berwarna hijau kekuningan, bentuknya silinder dan ditutupi banyak turbekel kecil dan setae panjang. Kapsul kepalanya berwarna coklat tua sampai hitam. Pada tahapan selanjutnya terdapat kerah oranye setelah kapsul kepala dan kerah putih di segmen toraks, warnanya berubah menjadi hitam<br \/>\nPupa : pupa Junonia almana berwarna coklat dengan sejumlah garis atau bercak putih besar, panjang pupa sekitar 18 \u2013 21 mm.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11219,"parent":0,"menu_order":889,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-11241","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Peacock Pansy (Junonia almana) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Junonia almana memiliki sayap sisi atas berwarna coklat kekuningan dengan tepi coklat tua, pada sayap depan terdapat 4 pita costa berwarna coklat. Pada ruang 2 dekat area tornal terdapat titik mata \u2018merak\u2019 yang menonjol dan pada ruang 5 terdapat titik mata yang ukurannya lebih kecil. Pada sayap belakang terdapat titik mata yang lebih besar dan menonjol di ruang 5 \u2013 6 dekat apex. Sisi bawah sayap berwarna lebih pucat, terdapat tambahan ocellus di ruang 2, ocellus berukuran lebih kecil. Larva : larva Junonia almana berwarna hijau kekuningan, bentuknya silinder dan ditutupi banyak turbekel kecil dan setae panjang. Kapsul kepalanya berwarna coklat tua sampai hitam. Pada tahapan selanjutnya terdapat kerah oranye setelah kapsul kepala dan kerah putih di segmen toraks, warnanya berubah menjadi hitam Pupa : pupa Junonia almana berwarna coklat dengan sejumlah garis atau bercak putih besar, panjang pupa sekitar 18 \u2013 21 mm.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Peacock Pansy (Junonia almana) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Junonia almana memiliki sayap sisi atas berwarna coklat kekuningan dengan tepi coklat tua, pada sayap depan terdapat 4 pita costa berwarna coklat. Pada ruang 2 dekat area tornal terdapat titik mata \u2018merak\u2019 yang menonjol dan pada ruang 5 terdapat titik mata yang ukurannya lebih kecil. Pada sayap belakang terdapat titik mata yang lebih besar dan menonjol di ruang 5 \u2013 6 dekat apex. Sisi bawah sayap berwarna lebih pucat, terdapat tambahan ocellus di ruang 2, ocellus berukuran lebih kecil. Larva : larva Junonia almana berwarna hijau kekuningan, bentuknya silinder dan ditutupi banyak turbekel kecil dan setae panjang. Kapsul kepalanya berwarna coklat tua sampai hitam. Pada tahapan selanjutnya terdapat kerah oranye setelah kapsul kepala dan kerah putih di segmen toraks, warnanya berubah menjadi hitam Pupa : pupa Junonia almana berwarna coklat dengan sejumlah garis atau bercak putih besar, panjang pupa sekitar 18 \u2013 21 mm.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_6482.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-peacock-pansy\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-peacock-pansy\\\/\",\"name\":\"The Peacock Pansy (Junonia almana) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-peacock-pansy\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-peacock-pansy\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_6482.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-07T01:37:37+00:00\",\"description\":\"Junonia almana memiliki sayap sisi atas berwarna coklat kekuningan dengan tepi coklat tua, pada sayap depan terdapat 4 pita costa berwarna coklat. Pada ruang 2 dekat area tornal terdapat titik mata \u2018merak\u2019 yang menonjol dan pada ruang 5 terdapat titik mata yang ukurannya lebih kecil. Pada sayap belakang terdapat titik mata yang lebih besar dan menonjol di ruang 5 \u2013 6 dekat apex. Sisi bawah sayap berwarna lebih pucat, terdapat tambahan ocellus di ruang 2, ocellus berukuran lebih kecil. Larva : larva Junonia almana berwarna hijau kekuningan, bentuknya silinder dan ditutupi banyak turbekel kecil dan setae panjang. Kapsul kepalanya berwarna coklat tua sampai hitam. Pada tahapan selanjutnya terdapat kerah oranye setelah kapsul kepala dan kerah putih di segmen toraks, warnanya berubah menjadi hitam Pupa : pupa Junonia almana berwarna coklat dengan sejumlah garis atau bercak putih besar, panjang pupa sekitar 18 \u2013 21 mm.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-peacock-pansy\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-peacock-pansy\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-peacock-pansy\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_6482.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_6482.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-peacock-pansy\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Peacock Pansy\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Peacock Pansy (Junonia almana) - Bali Wildlife","description":"Junonia almana memiliki sayap sisi atas berwarna coklat kekuningan dengan tepi coklat tua, pada sayap depan terdapat 4 pita costa berwarna coklat. Pada ruang 2 dekat area tornal terdapat titik mata \u2018merak\u2019 yang menonjol dan pada ruang 5 terdapat titik mata yang ukurannya lebih kecil. Pada sayap belakang terdapat titik mata yang lebih besar dan menonjol di ruang 5 \u2013 6 dekat apex. Sisi bawah sayap berwarna lebih pucat, terdapat tambahan ocellus di ruang 2, ocellus berukuran lebih kecil. Larva : larva Junonia almana berwarna hijau kekuningan, bentuknya silinder dan ditutupi banyak turbekel kecil dan setae panjang. Kapsul kepalanya berwarna coklat tua sampai hitam. Pada tahapan selanjutnya terdapat kerah oranye setelah kapsul kepala dan kerah putih di segmen toraks, warnanya berubah menjadi hitam Pupa : pupa Junonia almana berwarna coklat dengan sejumlah garis atau bercak putih besar, panjang pupa sekitar 18 \u2013 21 mm.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Peacock Pansy (Junonia almana) - Bali Wildlife","og_description":"Junonia almana memiliki sayap sisi atas berwarna coklat kekuningan dengan tepi coklat tua, pada sayap depan terdapat 4 pita costa berwarna coklat. Pada ruang 2 dekat area tornal terdapat titik mata \u2018merak\u2019 yang menonjol dan pada ruang 5 terdapat titik mata yang ukurannya lebih kecil. Pada sayap belakang terdapat titik mata yang lebih besar dan menonjol di ruang 5 \u2013 6 dekat apex. Sisi bawah sayap berwarna lebih pucat, terdapat tambahan ocellus di ruang 2, ocellus berukuran lebih kecil. Larva : larva Junonia almana berwarna hijau kekuningan, bentuknya silinder dan ditutupi banyak turbekel kecil dan setae panjang. Kapsul kepalanya berwarna coklat tua sampai hitam. Pada tahapan selanjutnya terdapat kerah oranye setelah kapsul kepala dan kerah putih di segmen toraks, warnanya berubah menjadi hitam Pupa : pupa Junonia almana berwarna coklat dengan sejumlah garis atau bercak putih besar, panjang pupa sekitar 18 \u2013 21 mm.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_6482.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/","name":"The Peacock Pansy (Junonia almana) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_6482.jpg","datePublished":"2021-09-07T01:37:37+00:00","description":"Junonia almana memiliki sayap sisi atas berwarna coklat kekuningan dengan tepi coklat tua, pada sayap depan terdapat 4 pita costa berwarna coklat. Pada ruang 2 dekat area tornal terdapat titik mata \u2018merak\u2019 yang menonjol dan pada ruang 5 terdapat titik mata yang ukurannya lebih kecil. Pada sayap belakang terdapat titik mata yang lebih besar dan menonjol di ruang 5 \u2013 6 dekat apex. Sisi bawah sayap berwarna lebih pucat, terdapat tambahan ocellus di ruang 2, ocellus berukuran lebih kecil. Larva : larva Junonia almana berwarna hijau kekuningan, bentuknya silinder dan ditutupi banyak turbekel kecil dan setae panjang. Kapsul kepalanya berwarna coklat tua sampai hitam. Pada tahapan selanjutnya terdapat kerah oranye setelah kapsul kepala dan kerah putih di segmen toraks, warnanya berubah menjadi hitam Pupa : pupa Junonia almana berwarna coklat dengan sejumlah garis atau bercak putih besar, panjang pupa sekitar 18 \u2013 21 mm.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_6482.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_6482.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-peacock-pansy\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Peacock Pansy"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11241\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11219"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=11241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}