{"id":11331,"date":"2021-09-07T03:04:25","date_gmt":"2021-09-07T03:04:25","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/11331-2\/"},"modified":"2021-09-07T03:05:54","modified_gmt":"2021-09-07T03:05:54","slug":"11331-2","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/","title":{"rendered":"The Rustic"},"content":{"rendered":"<p><em>Cupha erymanthis <\/em>memiliki sayap depan berwarna coklat oranye di area basal dan hitam di area apikal dengan beberapa bintik subapikal. Diantaranya terdapat bercak cakram kekuningan dengan tiga atau empat bintik berwarna coklat tua di ruang (space) 2, 3 and 4. Sayap belakangnya berwarna coklat oranye, terdapat garis di marginal, submarginal dan postdiscal dengan bintik-bintik hitam di ruang 2 dan 6. Sisi bawah sayap warnanya lebih pucat.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Cupha erymanthis <\/em>berbentuk silindris, berwarna putih krem, permukaan ditutupi turbecles kecil dan setae pendek. Kapsul kepalanya berwarna coklat kekuningan dengan bagian depan berwarna hitam. Pada tahap instar ke 5, ulat berwarna merah tua dengan semburat hijau.<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Cupha erymanthis<\/em> berwarna hijau, panjangnya 18 \u2013 19 mm, di bagian dorso-lateral terdapat 5 pasang <em>process<\/em> berwarna merah dengan ujung hitam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cupha erymanthis memiliki sayap depan berwarna coklat oranye di area basal dan hitam di area apikal dengan beberapa bintik subapikal. Diantaranya terdapat bercak cakram kekuningan dengan tiga atau empat bintik berwarna coklat tua di ruang (space) 2, 3 and 4. Sayap belakangnya berwarna coklat oranye, terdapat garis di marginal, submarginal dan postdiscal dengan bintik-bintik hitam di ruang 2 dan 6. Sisi bawah sayap warnanya lebih pucat.<br \/>\nLarva : larva Cupha erymanthis berbentuk silindris, berwarna putih krem, permukaan ditutupi turbecles kecil dan setae pendek. Kapsul kepalanya berwarna coklat kekuningan dengan bagian depan berwarna hitam. Pada tahap instar ke 5, ulat berwarna merah tua dengan semburat hijau.<br \/>\nPupa : pupa Cupha erymanthis berwarna hijau, panjangnya 18 \u2013 19 mm, di bagian dorso-lateral terdapat 5 pasang process berwarna merah dengan ujung hitam.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11295,"parent":0,"menu_order":897,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-11331","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Rustic (Cupha erymanthis) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cupha erymanthis memiliki sayap depan berwarna coklat oranye di area basal dan hitam di area apikal dengan beberapa bintik subapikal. Diantaranya terdapat bercak cakram kekuningan dengan tiga atau empat bintik berwarna coklat tua di ruang (space) 2, 3 and 4. Sayap belakangnya berwarna coklat oranye, terdapat garis di marginal, submarginal dan postdiscal dengan bintik-bintik hitam di ruang 2 dan 6. Sisi bawah sayap warnanya lebih pucat. Larva : larva Cupha erymanthis berbentuk silindris, berwarna putih krem, permukaan ditutupi turbecles kecil dan setae pendek. Kapsul kepalanya berwarna coklat kekuningan dengan bagian depan berwarna hitam. Pada tahap instar ke 5, ulat berwarna merah tua dengan semburat hijau. Pupa : pupa Cupha erymanthis berwarna hijau, panjangnya 18 \u2013 19 mm, di bagian dorso-lateral terdapat 5 pasang process berwarna merah dengan ujung hitam.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Rustic (Cupha erymanthis) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cupha erymanthis memiliki sayap depan berwarna coklat oranye di area basal dan hitam di area apikal dengan beberapa bintik subapikal. Diantaranya terdapat bercak cakram kekuningan dengan tiga atau empat bintik berwarna coklat tua di ruang (space) 2, 3 and 4. Sayap belakangnya berwarna coklat oranye, terdapat garis di marginal, submarginal dan postdiscal dengan bintik-bintik hitam di ruang 2 dan 6. Sisi bawah sayap warnanya lebih pucat. Larva : larva Cupha erymanthis berbentuk silindris, berwarna putih krem, permukaan ditutupi turbecles kecil dan setae pendek. Kapsul kepalanya berwarna coklat kekuningan dengan bagian depan berwarna hitam. Pada tahap instar ke 5, ulat berwarna merah tua dengan semburat hijau. Pupa : pupa Cupha erymanthis berwarna hijau, panjangnya 18 \u2013 19 mm, di bagian dorso-lateral terdapat 5 pasang process berwarna merah dengan ujung hitam.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-07T03:05:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_2745.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/11331-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/11331-2\\\/\",\"name\":\"The Rustic (Cupha erymanthis) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/11331-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/11331-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_2745.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-07T03:04:25+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-07T03:05:54+00:00\",\"description\":\"Cupha erymanthis memiliki sayap depan berwarna coklat oranye di area basal dan hitam di area apikal dengan beberapa bintik subapikal. Diantaranya terdapat bercak cakram kekuningan dengan tiga atau empat bintik berwarna coklat tua di ruang (space) 2, 3 and 4. Sayap belakangnya berwarna coklat oranye, terdapat garis di marginal, submarginal dan postdiscal dengan bintik-bintik hitam di ruang 2 dan 6. Sisi bawah sayap warnanya lebih pucat. Larva : larva Cupha erymanthis berbentuk silindris, berwarna putih krem, permukaan ditutupi turbecles kecil dan setae pendek. Kapsul kepalanya berwarna coklat kekuningan dengan bagian depan berwarna hitam. Pada tahap instar ke 5, ulat berwarna merah tua dengan semburat hijau. Pupa : pupa Cupha erymanthis berwarna hijau, panjangnya 18 \u2013 19 mm, di bagian dorso-lateral terdapat 5 pasang process berwarna merah dengan ujung hitam.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/11331-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/11331-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/11331-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_2745.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_2745.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/11331-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Rustic\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Rustic (Cupha erymanthis) - Bali Wildlife","description":"Cupha erymanthis memiliki sayap depan berwarna coklat oranye di area basal dan hitam di area apikal dengan beberapa bintik subapikal. Diantaranya terdapat bercak cakram kekuningan dengan tiga atau empat bintik berwarna coklat tua di ruang (space) 2, 3 and 4. Sayap belakangnya berwarna coklat oranye, terdapat garis di marginal, submarginal dan postdiscal dengan bintik-bintik hitam di ruang 2 dan 6. Sisi bawah sayap warnanya lebih pucat. Larva : larva Cupha erymanthis berbentuk silindris, berwarna putih krem, permukaan ditutupi turbecles kecil dan setae pendek. Kapsul kepalanya berwarna coklat kekuningan dengan bagian depan berwarna hitam. Pada tahap instar ke 5, ulat berwarna merah tua dengan semburat hijau. Pupa : pupa Cupha erymanthis berwarna hijau, panjangnya 18 \u2013 19 mm, di bagian dorso-lateral terdapat 5 pasang process berwarna merah dengan ujung hitam.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Rustic (Cupha erymanthis) - Bali Wildlife","og_description":"Cupha erymanthis memiliki sayap depan berwarna coklat oranye di area basal dan hitam di area apikal dengan beberapa bintik subapikal. Diantaranya terdapat bercak cakram kekuningan dengan tiga atau empat bintik berwarna coklat tua di ruang (space) 2, 3 and 4. Sayap belakangnya berwarna coklat oranye, terdapat garis di marginal, submarginal dan postdiscal dengan bintik-bintik hitam di ruang 2 dan 6. Sisi bawah sayap warnanya lebih pucat. Larva : larva Cupha erymanthis berbentuk silindris, berwarna putih krem, permukaan ditutupi turbecles kecil dan setae pendek. Kapsul kepalanya berwarna coklat kekuningan dengan bagian depan berwarna hitam. Pada tahap instar ke 5, ulat berwarna merah tua dengan semburat hijau. Pupa : pupa Cupha erymanthis berwarna hijau, panjangnya 18 \u2013 19 mm, di bagian dorso-lateral terdapat 5 pasang process berwarna merah dengan ujung hitam.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2021-09-07T03:05:54+00:00","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_2745.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/","name":"The Rustic (Cupha erymanthis) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_2745.jpg","datePublished":"2021-09-07T03:04:25+00:00","dateModified":"2021-09-07T03:05:54+00:00","description":"Cupha erymanthis memiliki sayap depan berwarna coklat oranye di area basal dan hitam di area apikal dengan beberapa bintik subapikal. Diantaranya terdapat bercak cakram kekuningan dengan tiga atau empat bintik berwarna coklat tua di ruang (space) 2, 3 and 4. Sayap belakangnya berwarna coklat oranye, terdapat garis di marginal, submarginal dan postdiscal dengan bintik-bintik hitam di ruang 2 dan 6. Sisi bawah sayap warnanya lebih pucat. Larva : larva Cupha erymanthis berbentuk silindris, berwarna putih krem, permukaan ditutupi turbecles kecil dan setae pendek. Kapsul kepalanya berwarna coklat kekuningan dengan bagian depan berwarna hitam. Pada tahap instar ke 5, ulat berwarna merah tua dengan semburat hijau. Pupa : pupa Cupha erymanthis berwarna hijau, panjangnya 18 \u2013 19 mm, di bagian dorso-lateral terdapat 5 pasang process berwarna merah dengan ujung hitam.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_2745.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_2745.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/11331-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Rustic"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11331","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11331\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11333,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11331\/revisions\/11333"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11331"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=11331"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}