{"id":11517,"date":"2021-09-08T05:27:18","date_gmt":"2021-09-08T05:27:18","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-yamfly\/"},"modified":"2021-09-08T05:27:18","modified_gmt":"2021-09-08T05:27:18","slug":"the-yamfly","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/","title":{"rendered":"The Yamfly"},"content":{"rendered":"<p><em>Loxura atymnus<\/em> memiliki sayap berwarna oranye kemerahan dengan ujung tepian berwarna hitam di sayap depan. Sisi bawah sayap berwarna kekuningan dengan <em>post-discal fascia<\/em> yang agak kabur. Antenanya pendek, ekor sayap belakang agak panjang dengan ujung putih. Individu betina memiliki bagian tornal (ujung sayap belakang) yang berdebu gelap.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Loxura atymnus<\/em> berukuran 1,2 \u2013 1,3 mm, memiliki kepala hitam, tubuhnya berwarna kekuningan pucat dengan rambut (setae) panjang di punggung dan sub-spiral. Warna tubuhnya berubah secara bertahap menjadi warna kuning gelap dengan semburat oranye hingga merah.<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Loxura atymnus<\/em> berwarna hijau dengan tanda besar di punggung berbentuk pola berwarna coklat dan putih, bagian perut yang relatif panjang. Bantalan sayapnya berwarna keputihan dan menonjol diantara warna dasar pupa, panjang pupa sekitar 13 \u2013 14 mm.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Loxura atymnus memiliki sayap berwarna oranye kemerahan dengan ujung tepian berwarna hitam di sayap depan. Sisi bawah sayap berwarna kekuningan dengan post-discal fascia yang agak kabur. Antenanya pendek, ekor sayap belakang agak panjang dengan ujung putih. Individu betina memiliki bagian tornal (ujung sayap belakang) yang berdebu gelap.<br \/>\nLarva : larva Loxura atymnus berukuran 1,2 \u2013 1,3 mm, memiliki kepala hitam, tubuhnya berwarna kekuningan pucat dengan rambut (setae) panjang di punggung dan sub-spiral. Warna tubuhnya berubah secara bertahap menjadi warna kuning gelap dengan semburat oranye hingga merah.<br \/>\nPupa : pupa Loxura atymnus berwarna hijau dengan tanda besar di punggung berbentuk pola berwarna coklat dan putih, bagian perut yang relatif panjang. Bantalan sayapnya berwarna keputihan dan menonjol diantara warna dasar pupa, panjang pupa sekitar 13 \u2013 14 mm.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11496,"parent":0,"menu_order":913,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-11517","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Yamfly (Loxura atymnus) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Loxura atymnus memiliki sayap berwarna oranye kemerahan dengan ujung tepian berwarna hitam di sayap depan. Sisi bawah sayap berwarna kekuningan dengan post-discal fascia yang agak kabur. Antenanya pendek, ekor sayap belakang agak panjang dengan ujung putih. Individu betina memiliki bagian tornal (ujung sayap belakang) yang berdebu gelap. Larva : larva Loxura atymnus berukuran 1,2 \u2013 1,3 mm, memiliki kepala hitam, tubuhnya berwarna kekuningan pucat dengan rambut (setae) panjang di punggung dan sub-spiral. Warna tubuhnya berubah secara bertahap menjadi warna kuning gelap dengan semburat oranye hingga merah. Pupa : pupa Loxura atymnus berwarna hijau dengan tanda besar di punggung berbentuk pola berwarna coklat dan putih, bagian perut yang relatif panjang. Bantalan sayapnya berwarna keputihan dan menonjol diantara warna dasar pupa, panjang pupa sekitar 13 \u2013 14 mm.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Yamfly (Loxura atymnus) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Loxura atymnus memiliki sayap berwarna oranye kemerahan dengan ujung tepian berwarna hitam di sayap depan. Sisi bawah sayap berwarna kekuningan dengan post-discal fascia yang agak kabur. Antenanya pendek, ekor sayap belakang agak panjang dengan ujung putih. Individu betina memiliki bagian tornal (ujung sayap belakang) yang berdebu gelap. Larva : larva Loxura atymnus berukuran 1,2 \u2013 1,3 mm, memiliki kepala hitam, tubuhnya berwarna kekuningan pucat dengan rambut (setae) panjang di punggung dan sub-spiral. Warna tubuhnya berubah secara bertahap menjadi warna kuning gelap dengan semburat oranye hingga merah. Pupa : pupa Loxura atymnus berwarna hijau dengan tanda besar di punggung berbentuk pola berwarna coklat dan putih, bagian perut yang relatif panjang. Bantalan sayapnya berwarna keputihan dan menonjol diantara warna dasar pupa, panjang pupa sekitar 13 \u2013 14 mm.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_0497.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-yamfly\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-yamfly\\\/\",\"name\":\"The Yamfly (Loxura atymnus) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-yamfly\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-yamfly\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_0497.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-08T05:27:18+00:00\",\"description\":\"Loxura atymnus memiliki sayap berwarna oranye kemerahan dengan ujung tepian berwarna hitam di sayap depan. Sisi bawah sayap berwarna kekuningan dengan post-discal fascia yang agak kabur. Antenanya pendek, ekor sayap belakang agak panjang dengan ujung putih. Individu betina memiliki bagian tornal (ujung sayap belakang) yang berdebu gelap. Larva : larva Loxura atymnus berukuran 1,2 \u2013 1,3 mm, memiliki kepala hitam, tubuhnya berwarna kekuningan pucat dengan rambut (setae) panjang di punggung dan sub-spiral. Warna tubuhnya berubah secara bertahap menjadi warna kuning gelap dengan semburat oranye hingga merah. Pupa : pupa Loxura atymnus berwarna hijau dengan tanda besar di punggung berbentuk pola berwarna coklat dan putih, bagian perut yang relatif panjang. Bantalan sayapnya berwarna keputihan dan menonjol diantara warna dasar pupa, panjang pupa sekitar 13 \u2013 14 mm.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-yamfly\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-yamfly\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-yamfly\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_0497.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/IMG_0497.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-yamfly\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Yamfly\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Yamfly (Loxura atymnus) - Bali Wildlife","description":"Loxura atymnus memiliki sayap berwarna oranye kemerahan dengan ujung tepian berwarna hitam di sayap depan. Sisi bawah sayap berwarna kekuningan dengan post-discal fascia yang agak kabur. Antenanya pendek, ekor sayap belakang agak panjang dengan ujung putih. Individu betina memiliki bagian tornal (ujung sayap belakang) yang berdebu gelap. Larva : larva Loxura atymnus berukuran 1,2 \u2013 1,3 mm, memiliki kepala hitam, tubuhnya berwarna kekuningan pucat dengan rambut (setae) panjang di punggung dan sub-spiral. Warna tubuhnya berubah secara bertahap menjadi warna kuning gelap dengan semburat oranye hingga merah. Pupa : pupa Loxura atymnus berwarna hijau dengan tanda besar di punggung berbentuk pola berwarna coklat dan putih, bagian perut yang relatif panjang. Bantalan sayapnya berwarna keputihan dan menonjol diantara warna dasar pupa, panjang pupa sekitar 13 \u2013 14 mm.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Yamfly (Loxura atymnus) - Bali Wildlife","og_description":"Loxura atymnus memiliki sayap berwarna oranye kemerahan dengan ujung tepian berwarna hitam di sayap depan. Sisi bawah sayap berwarna kekuningan dengan post-discal fascia yang agak kabur. Antenanya pendek, ekor sayap belakang agak panjang dengan ujung putih. Individu betina memiliki bagian tornal (ujung sayap belakang) yang berdebu gelap. Larva : larva Loxura atymnus berukuran 1,2 \u2013 1,3 mm, memiliki kepala hitam, tubuhnya berwarna kekuningan pucat dengan rambut (setae) panjang di punggung dan sub-spiral. Warna tubuhnya berubah secara bertahap menjadi warna kuning gelap dengan semburat oranye hingga merah. Pupa : pupa Loxura atymnus berwarna hijau dengan tanda besar di punggung berbentuk pola berwarna coklat dan putih, bagian perut yang relatif panjang. Bantalan sayapnya berwarna keputihan dan menonjol diantara warna dasar pupa, panjang pupa sekitar 13 \u2013 14 mm.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_0497.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/","name":"The Yamfly (Loxura atymnus) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_0497.jpg","datePublished":"2021-09-08T05:27:18+00:00","description":"Loxura atymnus memiliki sayap berwarna oranye kemerahan dengan ujung tepian berwarna hitam di sayap depan. Sisi bawah sayap berwarna kekuningan dengan post-discal fascia yang agak kabur. Antenanya pendek, ekor sayap belakang agak panjang dengan ujung putih. Individu betina memiliki bagian tornal (ujung sayap belakang) yang berdebu gelap. Larva : larva Loxura atymnus berukuran 1,2 \u2013 1,3 mm, memiliki kepala hitam, tubuhnya berwarna kekuningan pucat dengan rambut (setae) panjang di punggung dan sub-spiral. Warna tubuhnya berubah secara bertahap menjadi warna kuning gelap dengan semburat oranye hingga merah. Pupa : pupa Loxura atymnus berwarna hijau dengan tanda besar di punggung berbentuk pola berwarna coklat dan putih, bagian perut yang relatif panjang. Bantalan sayapnya berwarna keputihan dan menonjol diantara warna dasar pupa, panjang pupa sekitar 13 \u2013 14 mm.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_0497.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_0497.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-yamfly\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Yamfly"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11517\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=11517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}