{"id":11568,"date":"2021-09-14T14:59:04","date_gmt":"2021-09-14T14:59:04","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/burung-cabe-punggung-biru\/"},"modified":"2021-09-14T15:03:52","modified_gmt":"2021-09-14T15:03:52","slug":"burung-cabe-punggung-biru","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/","title":{"rendered":"Burung Cabe Punggung Biru"},"content":{"rendered":"<p><em>Prionochilus percussus <\/em>merupakan burung yang berukuran sangat kecil sekitar 10 cm, dan termasuk kedalam famili Dicaeidae, yang memiliki ciri paruh agak besar dan warna yang mencolok. Individu jantan memiliki warna bulu bagian atas biru dengan dahi hitam dan mahkota merah tua, bagian bawah berwarna kuning dengan bagian dada berwarna merah tua, memiliki kumis putih, dan bagian ekor berwarna biru. Sedangkan individu betina: bagian atas berwarna hijau zaitun dengan mahkota oranye kusam, bagian bawah berwarna hijau keabu-abuan dengan tenggorokan abu-abu, dada kuning dan kumis berwarna putih samar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prionochilus percussus merupakan burung yang berukuran sangat kecil sekitar 10 cm, dan termasuk kedalam famili Dicaeidae, yang memiliki ciri paruh agak besar dan warna yang mencolok. Individu jantan memiliki warna bulu bagian atas biru dengan dahi hitam dan mahkota merah tua, bagian bawah berwarna kuning dengan bagian dada berwarna merah tua, memiliki kumis putih, dan bagian ekor berwarna biru. Sedangkan individu betina: bagian atas berwarna hijau zaitun dengan mahkota oranye kusam, bagian bawah berwarna hijau keabu-abuan dengan tenggorokan abu-abu, dada kuning dan kumis berwarna putih samar.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11564,"parent":0,"menu_order":921,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[198,192],"class_list":["post-11568","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-burung","encyclopedia-category-hewan","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Burung Cabe Punggung Biru (Prionochilus percussus) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Prionochilus percussus merupakan burung yang berukuran sangat kecil sekitar 10 cm, dan termasuk kedalam famili Dicaeidae, yang memiliki ciri paruh agak besar dan warna yang mencolok. Individu jantan memiliki warna bulu bagian atas biru dengan dahi hitam dan mahkota merah tua, bagian bawah berwarna kuning dengan bagian dada berwarna merah tua, memiliki kumis putih, dan bagian ekor berwarna biru. Sedangkan individu betina: bagian atas berwarna hijau zaitun dengan mahkota oranye kusam, bagian bawah berwarna hijau keabu-abuan dengan tenggorokan abu-abu, dada kuning dan kumis berwarna putih samar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Burung Cabe Punggung Biru (Prionochilus percussus) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Prionochilus percussus merupakan burung yang berukuran sangat kecil sekitar 10 cm, dan termasuk kedalam famili Dicaeidae, yang memiliki ciri paruh agak besar dan warna yang mencolok. Individu jantan memiliki warna bulu bagian atas biru dengan dahi hitam dan mahkota merah tua, bagian bawah berwarna kuning dengan bagian dada berwarna merah tua, memiliki kumis putih, dan bagian ekor berwarna biru. Sedangkan individu betina: bagian atas berwarna hijau zaitun dengan mahkota oranye kusam, bagian bawah berwarna hijau keabu-abuan dengan tenggorokan abu-abu, dada kuning dan kumis berwarna putih samar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-14T15:03:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Prionochilus-percussus-by-Wich-yanan-Limparungpatthanakij-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1523\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1066\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabe-punggung-biru\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabe-punggung-biru\\\/\",\"name\":\"Burung Cabe Punggung Biru (Prionochilus percussus) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabe-punggung-biru\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabe-punggung-biru\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Prionochilus-percussus-by-Wich-yanan-Limparungpatthanakij-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-09-14T14:59:04+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-14T15:03:52+00:00\",\"description\":\"Prionochilus percussus merupakan burung yang berukuran sangat kecil sekitar 10 cm, dan termasuk kedalam famili Dicaeidae, yang memiliki ciri paruh agak besar dan warna yang mencolok. Individu jantan memiliki warna bulu bagian atas biru dengan dahi hitam dan mahkota merah tua, bagian bawah berwarna kuning dengan bagian dada berwarna merah tua, memiliki kumis putih, dan bagian ekor berwarna biru. Sedangkan individu betina: bagian atas berwarna hijau zaitun dengan mahkota oranye kusam, bagian bawah berwarna hijau keabu-abuan dengan tenggorokan abu-abu, dada kuning dan kumis berwarna putih samar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabe-punggung-biru\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabe-punggung-biru\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabe-punggung-biru\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Prionochilus-percussus-by-Wich-yanan-Limparungpatthanakij-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Prionochilus-percussus-by-Wich-yanan-Limparungpatthanakij-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1523,\"height\":1066},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabe-punggung-biru\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Burung\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/burung\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Burung Cabe Punggung Biru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Burung Cabe Punggung Biru (Prionochilus percussus) - Bali Wildlife","description":"Prionochilus percussus merupakan burung yang berukuran sangat kecil sekitar 10 cm, dan termasuk kedalam famili Dicaeidae, yang memiliki ciri paruh agak besar dan warna yang mencolok. Individu jantan memiliki warna bulu bagian atas biru dengan dahi hitam dan mahkota merah tua, bagian bawah berwarna kuning dengan bagian dada berwarna merah tua, memiliki kumis putih, dan bagian ekor berwarna biru. Sedangkan individu betina: bagian atas berwarna hijau zaitun dengan mahkota oranye kusam, bagian bawah berwarna hijau keabu-abuan dengan tenggorokan abu-abu, dada kuning dan kumis berwarna putih samar.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Burung Cabe Punggung Biru (Prionochilus percussus) - Bali Wildlife","og_description":"Prionochilus percussus merupakan burung yang berukuran sangat kecil sekitar 10 cm, dan termasuk kedalam famili Dicaeidae, yang memiliki ciri paruh agak besar dan warna yang mencolok. Individu jantan memiliki warna bulu bagian atas biru dengan dahi hitam dan mahkota merah tua, bagian bawah berwarna kuning dengan bagian dada berwarna merah tua, memiliki kumis putih, dan bagian ekor berwarna biru. Sedangkan individu betina: bagian atas berwarna hijau zaitun dengan mahkota oranye kusam, bagian bawah berwarna hijau keabu-abuan dengan tenggorokan abu-abu, dada kuning dan kumis berwarna putih samar.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2021-09-14T15:03:52+00:00","og_image":[{"width":1523,"height":1066,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Prionochilus-percussus-by-Wich-yanan-Limparungpatthanakij-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/","name":"Burung Cabe Punggung Biru (Prionochilus percussus) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Prionochilus-percussus-by-Wich-yanan-Limparungpatthanakij-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-09-14T14:59:04+00:00","dateModified":"2021-09-14T15:03:52+00:00","description":"Prionochilus percussus merupakan burung yang berukuran sangat kecil sekitar 10 cm, dan termasuk kedalam famili Dicaeidae, yang memiliki ciri paruh agak besar dan warna yang mencolok. Individu jantan memiliki warna bulu bagian atas biru dengan dahi hitam dan mahkota merah tua, bagian bawah berwarna kuning dengan bagian dada berwarna merah tua, memiliki kumis putih, dan bagian ekor berwarna biru. Sedangkan individu betina: bagian atas berwarna hijau zaitun dengan mahkota oranye kusam, bagian bawah berwarna hijau keabu-abuan dengan tenggorokan abu-abu, dada kuning dan kumis berwarna putih samar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Prionochilus-percussus-by-Wich-yanan-Limparungpatthanakij-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Prionochilus-percussus-by-Wich-yanan-Limparungpatthanakij-Source-iNaturalist.jpeg","width":1523,"height":1066},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabe-punggung-biru\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Burung","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/burung\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Burung Cabe Punggung Biru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11569,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/11568\/revisions\/11569"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11564"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=11568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}