{"id":12097,"date":"2021-09-24T13:13:53","date_gmt":"2021-09-24T13:13:53","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-aberrant-oakblue\/"},"modified":"2021-09-24T13:13:53","modified_gmt":"2021-09-24T13:13:53","slug":"the-aberrant-oakblue","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/","title":{"rendered":"The Aberrant Oakblue"},"content":{"rendered":"<p><em>Arhopala abseus<\/em> jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru-violet tua dengan tepi sayap depan gelap yang meluas ke arah puncak, betinanya berwarna biru bersinar dengan tepian lebih lebar. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat kemerahan dengan tanda berwarna coklat kehitaman atau perak. Pada sayap belakang terdapat ekor pendek berujung putih di ujung vein 1b dan 3, ekor berujung putih agak panjang di vein 2.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Arhopala abseus<\/em> berwarna hijau kekuningan dengan pita dorsal dan dorso-lateral, memiliki dua bercak putih kecil yang tertanam di posteriornya dan satu bercak di tepi anterior.<\/p>\n<p>Pupa : Pupa <em>Arhopala abseus<\/em> berbentuk khas lycaenid, berwarna putih krem dengan celah kecil berwarna coklat kemerahan, permukaannya halus.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arhopala abseus jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru-violet tua dengan tepi sayap depan gelap yang meluas ke arah puncak, betinanya berwarna biru bersinar dengan tepian lebih lebar. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat kemerahan dengan tanda berwarna coklat kehitaman atau perak. Pada sayap belakang terdapat ekor pendek berujung putih di ujung vein 1b dan 3, ekor berujung putih agak panjang di vein 2.<br \/>\nLarva : larva Arhopala abseus berwarna hijau kekuningan dengan pita dorsal dan dorso-lateral, memiliki dua bercak putih kecil yang tertanam di posteriornya dan satu bercak di tepi anterior.<br \/>\nPupa : Pupa Arhopala abseus berbentuk khas lycaenid, berwarna putih krem dengan celah kecil berwarna coklat kemerahan, permukaannya halus.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12092,"parent":0,"menu_order":976,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-12097","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Aberrant Oakblue (Arhopala abseus) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Arhopala abseus jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru-violet tua dengan tepi sayap depan gelap yang meluas ke arah puncak, betinanya berwarna biru bersinar dengan tepian lebih lebar. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat kemerahan dengan tanda berwarna coklat kehitaman atau perak. Pada sayap belakang terdapat ekor pendek berujung putih di ujung vein 1b dan 3, ekor berujung putih agak panjang di vein 2. Larva : larva Arhopala abseus berwarna hijau kekuningan dengan pita dorsal dan dorso-lateral, memiliki dua bercak putih kecil yang tertanam di posteriornya dan satu bercak di tepi anterior. Pupa : Pupa Arhopala abseus berbentuk khas lycaenid, berwarna putih krem dengan celah kecil berwarna coklat kemerahan, permukaannya halus.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Aberrant Oakblue (Arhopala abseus) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Arhopala abseus jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru-violet tua dengan tepi sayap depan gelap yang meluas ke arah puncak, betinanya berwarna biru bersinar dengan tepian lebih lebar. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat kemerahan dengan tanda berwarna coklat kehitaman atau perak. Pada sayap belakang terdapat ekor pendek berujung putih di ujung vein 1b dan 3, ekor berujung putih agak panjang di vein 2. Larva : larva Arhopala abseus berwarna hijau kekuningan dengan pita dorsal dan dorso-lateral, memiliki dua bercak putih kecil yang tertanam di posteriornya dan satu bercak di tepi anterior. Pupa : Pupa Arhopala abseus berbentuk khas lycaenid, berwarna putih krem dengan celah kecil berwarna coklat kemerahan, permukaannya halus.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arhopala-abseus-by-budak-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1950\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-aberrant-oakblue\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-aberrant-oakblue\\\/\",\"name\":\"The Aberrant Oakblue (Arhopala abseus) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-aberrant-oakblue\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-aberrant-oakblue\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Arhopala-abseus-by-budak-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-09-24T13:13:53+00:00\",\"description\":\"Arhopala abseus jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru-violet tua dengan tepi sayap depan gelap yang meluas ke arah puncak, betinanya berwarna biru bersinar dengan tepian lebih lebar. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat kemerahan dengan tanda berwarna coklat kehitaman atau perak. Pada sayap belakang terdapat ekor pendek berujung putih di ujung vein 1b dan 3, ekor berujung putih agak panjang di vein 2. Larva : larva Arhopala abseus berwarna hijau kekuningan dengan pita dorsal dan dorso-lateral, memiliki dua bercak putih kecil yang tertanam di posteriornya dan satu bercak di tepi anterior. Pupa : Pupa Arhopala abseus berbentuk khas lycaenid, berwarna putih krem dengan celah kecil berwarna coklat kemerahan, permukaannya halus.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-aberrant-oakblue\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-aberrant-oakblue\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-aberrant-oakblue\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Arhopala-abseus-by-budak-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Arhopala-abseus-by-budak-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1950,\"height\":1365},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-aberrant-oakblue\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Aberrant Oakblue\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Aberrant Oakblue (Arhopala abseus) - Bali Wildlife","description":"Arhopala abseus jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru-violet tua dengan tepi sayap depan gelap yang meluas ke arah puncak, betinanya berwarna biru bersinar dengan tepian lebih lebar. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat kemerahan dengan tanda berwarna coklat kehitaman atau perak. Pada sayap belakang terdapat ekor pendek berujung putih di ujung vein 1b dan 3, ekor berujung putih agak panjang di vein 2. Larva : larva Arhopala abseus berwarna hijau kekuningan dengan pita dorsal dan dorso-lateral, memiliki dua bercak putih kecil yang tertanam di posteriornya dan satu bercak di tepi anterior. Pupa : Pupa Arhopala abseus berbentuk khas lycaenid, berwarna putih krem dengan celah kecil berwarna coklat kemerahan, permukaannya halus.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Aberrant Oakblue (Arhopala abseus) - Bali Wildlife","og_description":"Arhopala abseus jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru-violet tua dengan tepi sayap depan gelap yang meluas ke arah puncak, betinanya berwarna biru bersinar dengan tepian lebih lebar. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat kemerahan dengan tanda berwarna coklat kehitaman atau perak. Pada sayap belakang terdapat ekor pendek berujung putih di ujung vein 1b dan 3, ekor berujung putih agak panjang di vein 2. Larva : larva Arhopala abseus berwarna hijau kekuningan dengan pita dorsal dan dorso-lateral, memiliki dua bercak putih kecil yang tertanam di posteriornya dan satu bercak di tepi anterior. Pupa : Pupa Arhopala abseus berbentuk khas lycaenid, berwarna putih krem dengan celah kecil berwarna coklat kemerahan, permukaannya halus.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1950,"height":1365,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arhopala-abseus-by-budak-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/","name":"The Aberrant Oakblue (Arhopala abseus) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arhopala-abseus-by-budak-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-09-24T13:13:53+00:00","description":"Arhopala abseus jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru-violet tua dengan tepi sayap depan gelap yang meluas ke arah puncak, betinanya berwarna biru bersinar dengan tepian lebih lebar. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat kemerahan dengan tanda berwarna coklat kehitaman atau perak. Pada sayap belakang terdapat ekor pendek berujung putih di ujung vein 1b dan 3, ekor berujung putih agak panjang di vein 2. Larva : larva Arhopala abseus berwarna hijau kekuningan dengan pita dorsal dan dorso-lateral, memiliki dua bercak putih kecil yang tertanam di posteriornya dan satu bercak di tepi anterior. Pupa : Pupa Arhopala abseus berbentuk khas lycaenid, berwarna putih krem dengan celah kecil berwarna coklat kemerahan, permukaannya halus.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arhopala-abseus-by-budak-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arhopala-abseus-by-budak-Source-iNaturalist.jpeg","width":1950,"height":1365},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-aberrant-oakblue\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Aberrant Oakblue"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12097","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12097\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=12097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}