{"id":12106,"date":"2021-09-24T13:33:27","date_gmt":"2021-09-24T13:33:27","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-acacia-blue\/"},"modified":"2021-09-24T13:33:27","modified_gmt":"2021-09-24T13:33:27","slug":"the-acacia-blue","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/","title":{"rendered":"The Acacia Blue"},"content":{"rendered":"<p><em>Surendra vivarna<\/em> jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru keunguan dengan batas apikal hitam lebar di sayap depan dan tepi hitam lebar di tepi kosta sayap belakang, betinanya berwarna biru dengan garis tepi hitam tipis di kedua sayapnya. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat dengan garis coklat tua yang tidak beraturan di kedua sayap. Kedua sayap memiliki serangkaian striae submarginal gelap, serangkaian striae sub-basal berwarna keputihan dan terdapat bintik submarginal gelap di ruang 6 sayap belakang. Sayap belakang memiliki ekor berujung putih di vein ke-2 dan bergigi di vein ke-3.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Surendra vivarna<\/em> berwarna hijau dengan garis-garis lateral miring berwarna keputihan dan hijau tua, pita dorsal samar memanjang berwarna hijau tua. Memiliki kelenjar nektar di daerah dorsal.<\/p>\n<p>Pupa : Pupa <em>Surendra vivarna<\/em> berwarna kecoklatan dengan bintik coklat tua hingga hitam yang berbentuk tidak beraturan, memiliki bentuk lycaenid yang khas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surendra vivarna jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru keunguan dengan batas apikal hitam lebar di sayap depan dan tepi hitam lebar di tepi kosta sayap belakang, betinanya berwarna biru dengan garis tepi hitam tipis di kedua sayapnya. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat dengan garis coklat tua yang tidak beraturan di kedua sayap. Kedua sayap memiliki serangkaian striae submarginal gelap, serangkaian striae sub-basal berwarna keputihan dan terdapat bintik submarginal gelap di ruang 6 sayap belakang. Sayap belakang memiliki ekor berujung putih di vein ke-2 dan bergigi di vein ke-3.<br \/>\nLarva : larva Surendra vivarna berwarna hijau dengan garis-garis lateral miring berwarna keputihan dan hijau tua, pita dorsal samar memanjang berwarna hijau tua. Memiliki kelenjar nektar di daerah dorsal.<br \/>\nPupa : Pupa Surendra vivarna berwarna kecoklatan dengan bintik coklat tua hingga hitam yang berbentuk tidak beraturan, memiliki bentuk lycaenid yang khas.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12102,"parent":0,"menu_order":978,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-12106","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Acacia Blue (Surendra vivarna) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Surendra vivarna jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru keunguan dengan batas apikal hitam lebar di sayap depan dan tepi hitam lebar di tepi kosta sayap belakang, betinanya berwarna biru dengan garis tepi hitam tipis di kedua sayapnya. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat dengan garis coklat tua yang tidak beraturan di kedua sayap. Kedua sayap memiliki serangkaian striae submarginal gelap, serangkaian striae sub-basal berwarna keputihan dan terdapat bintik submarginal gelap di ruang 6 sayap belakang. Sayap belakang memiliki ekor berujung putih di vein ke-2 dan bergigi di vein ke-3. Larva : larva Surendra vivarna berwarna hijau dengan garis-garis lateral miring berwarna keputihan dan hijau tua, pita dorsal samar memanjang berwarna hijau tua. Memiliki kelenjar nektar di daerah dorsal. Pupa : Pupa Surendra vivarna berwarna kecoklatan dengan bintik coklat tua hingga hitam yang berbentuk tidak beraturan, memiliki bentuk lycaenid yang khas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Acacia Blue (Surendra vivarna) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surendra vivarna jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru keunguan dengan batas apikal hitam lebar di sayap depan dan tepi hitam lebar di tepi kosta sayap belakang, betinanya berwarna biru dengan garis tepi hitam tipis di kedua sayapnya. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat dengan garis coklat tua yang tidak beraturan di kedua sayap. Kedua sayap memiliki serangkaian striae submarginal gelap, serangkaian striae sub-basal berwarna keputihan dan terdapat bintik submarginal gelap di ruang 6 sayap belakang. Sayap belakang memiliki ekor berujung putih di vein ke-2 dan bergigi di vein ke-3. Larva : larva Surendra vivarna berwarna hijau dengan garis-garis lateral miring berwarna keputihan dan hijau tua, pita dorsal samar memanjang berwarna hijau tua. Memiliki kelenjar nektar di daerah dorsal. Pupa : Pupa Surendra vivarna berwarna kecoklatan dengan bintik coklat tua hingga hitam yang berbentuk tidak beraturan, memiliki bentuk lycaenid yang khas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Surendra-vivarna-by-chengailim-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1050\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-acacia-blue\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-acacia-blue\\\/\",\"name\":\"The Acacia Blue (Surendra vivarna) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-acacia-blue\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-acacia-blue\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Surendra-vivarna-by-chengailim-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-09-24T13:33:27+00:00\",\"description\":\"Surendra vivarna jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru keunguan dengan batas apikal hitam lebar di sayap depan dan tepi hitam lebar di tepi kosta sayap belakang, betinanya berwarna biru dengan garis tepi hitam tipis di kedua sayapnya. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat dengan garis coklat tua yang tidak beraturan di kedua sayap. Kedua sayap memiliki serangkaian striae submarginal gelap, serangkaian striae sub-basal berwarna keputihan dan terdapat bintik submarginal gelap di ruang 6 sayap belakang. Sayap belakang memiliki ekor berujung putih di vein ke-2 dan bergigi di vein ke-3. Larva : larva Surendra vivarna berwarna hijau dengan garis-garis lateral miring berwarna keputihan dan hijau tua, pita dorsal samar memanjang berwarna hijau tua. Memiliki kelenjar nektar di daerah dorsal. Pupa : Pupa Surendra vivarna berwarna kecoklatan dengan bintik coklat tua hingga hitam yang berbentuk tidak beraturan, memiliki bentuk lycaenid yang khas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-acacia-blue\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-acacia-blue\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-acacia-blue\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Surendra-vivarna-by-chengailim-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Surendra-vivarna-by-chengailim-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1500,\"height\":1050},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-acacia-blue\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Acacia Blue\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Acacia Blue (Surendra vivarna) - Bali Wildlife","description":"Surendra vivarna jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru keunguan dengan batas apikal hitam lebar di sayap depan dan tepi hitam lebar di tepi kosta sayap belakang, betinanya berwarna biru dengan garis tepi hitam tipis di kedua sayapnya. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat dengan garis coklat tua yang tidak beraturan di kedua sayap. Kedua sayap memiliki serangkaian striae submarginal gelap, serangkaian striae sub-basal berwarna keputihan dan terdapat bintik submarginal gelap di ruang 6 sayap belakang. Sayap belakang memiliki ekor berujung putih di vein ke-2 dan bergigi di vein ke-3. Larva : larva Surendra vivarna berwarna hijau dengan garis-garis lateral miring berwarna keputihan dan hijau tua, pita dorsal samar memanjang berwarna hijau tua. Memiliki kelenjar nektar di daerah dorsal. Pupa : Pupa Surendra vivarna berwarna kecoklatan dengan bintik coklat tua hingga hitam yang berbentuk tidak beraturan, memiliki bentuk lycaenid yang khas.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Acacia Blue (Surendra vivarna) - Bali Wildlife","og_description":"Surendra vivarna jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru keunguan dengan batas apikal hitam lebar di sayap depan dan tepi hitam lebar di tepi kosta sayap belakang, betinanya berwarna biru dengan garis tepi hitam tipis di kedua sayapnya. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat dengan garis coklat tua yang tidak beraturan di kedua sayap. Kedua sayap memiliki serangkaian striae submarginal gelap, serangkaian striae sub-basal berwarna keputihan dan terdapat bintik submarginal gelap di ruang 6 sayap belakang. Sayap belakang memiliki ekor berujung putih di vein ke-2 dan bergigi di vein ke-3. Larva : larva Surendra vivarna berwarna hijau dengan garis-garis lateral miring berwarna keputihan dan hijau tua, pita dorsal samar memanjang berwarna hijau tua. Memiliki kelenjar nektar di daerah dorsal. Pupa : Pupa Surendra vivarna berwarna kecoklatan dengan bintik coklat tua hingga hitam yang berbentuk tidak beraturan, memiliki bentuk lycaenid yang khas.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1500,"height":1050,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Surendra-vivarna-by-chengailim-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/","name":"The Acacia Blue (Surendra vivarna) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Surendra-vivarna-by-chengailim-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-09-24T13:33:27+00:00","description":"Surendra vivarna jantan memiliki sayap sisi atas berwarna biru keunguan dengan batas apikal hitam lebar di sayap depan dan tepi hitam lebar di tepi kosta sayap belakang, betinanya berwarna biru dengan garis tepi hitam tipis di kedua sayapnya. Sayap sisi bawahnya bewarna coklat dengan garis coklat tua yang tidak beraturan di kedua sayap. Kedua sayap memiliki serangkaian striae submarginal gelap, serangkaian striae sub-basal berwarna keputihan dan terdapat bintik submarginal gelap di ruang 6 sayap belakang. Sayap belakang memiliki ekor berujung putih di vein ke-2 dan bergigi di vein ke-3. Larva : larva Surendra vivarna berwarna hijau dengan garis-garis lateral miring berwarna keputihan dan hijau tua, pita dorsal samar memanjang berwarna hijau tua. Memiliki kelenjar nektar di daerah dorsal. Pupa : Pupa Surendra vivarna berwarna kecoklatan dengan bintik coklat tua hingga hitam yang berbentuk tidak beraturan, memiliki bentuk lycaenid yang khas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Surendra-vivarna-by-chengailim-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Surendra-vivarna-by-chengailim-Source-iNaturalist.jpeg","width":1500,"height":1050},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-acacia-blue\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Acacia Blue"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12106\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=12106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}