{"id":12366,"date":"2021-09-26T07:37:35","date_gmt":"2021-09-26T07:37:35","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-common-imperial\/"},"modified":"2021-09-26T07:37:35","modified_gmt":"2021-09-26T07:37:35","slug":"the-common-imperial","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/","title":{"rendered":"The Common Imperial"},"content":{"rendered":"<p><em>Cheritra freja<\/em> jantan memiliki sayap sisi atas berwarna coklat keunguan dan betinanya berwarna coklat tua. Sayap belakangnya memiliki bintik-bintik tornal bergaris putih di ruang 1b dan 2, Sayap sisi bawahnya bewarna putih dengan bayangan berwarna coklat oranye di sayap depan dan area apikal sayap belakang. Sayap belakangnya bergigi, memiliki ekor putih panjang hingga 25 mm di ujung vein ke 2, ekor yang lebih pendek di ujung vein 1b.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Cheritra freja<\/em> berwarna hijau atau merah muda keputihan dengan bercak lateral coklat kekuningan hingga coklat tua pada segmen abdomen ke 3 hingga ke 5. Memiliki tanduk runcing dan panjang pada punggungnya.<\/p>\n<p>Pupa : Pupa <em>Cheritra freja<\/em> berwarna hijau kekuningan dengan corak coklat pucat kekuningan pada 6 ruas abdomen. Kotak sayap dan dorsum thoraxnya berwarna coklat keabu-abuan hingga coklat kehijauan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cheritra freja jantan memiliki sayap sisi atas berwarna coklat keunguan dan betinanya berwarna coklat tua. Sayap belakangnya memiliki bintik-bintik tornal bergaris putih di ruang 1b dan 2, Sayap sisi bawahnya bewarna putih dengan bayangan berwarna coklat oranye di sayap depan dan area apikal sayap belakang. Sayap belakangnya bergigi, memiliki ekor putih panjang hingga 25 mm di ujung vein ke 2, ekor yang lebih pendek di ujung vein 1b.<br \/>\nLarva : larva Cheritra freja berwarna hijau atau merah muda keputihan dengan bercak lateral coklat kekuningan hingga coklat tua pada segmen abdomen ke 3 hingga ke 5. Memiliki tanduk runcing dan panjang pada punggungnya.<br \/>\nPupa : Pupa Cheritra freja berwarna hijau kekuningan dengan corak coklat pucat kekuningan pada 6 ruas abdomen. Kotak sayap dan dorsum thoraxnya berwarna coklat keabu-abuan hingga coklat kehijauan.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12361,"parent":0,"menu_order":1026,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-12366","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Common Imperial (Cheritra freja) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cheritra freja jantan memiliki sayap sisi atas berwarna coklat keunguan dan betinanya berwarna coklat tua. Sayap belakangnya memiliki bintik-bintik tornal bergaris putih di ruang 1b dan 2, Sayap sisi bawahnya bewarna putih dengan bayangan berwarna coklat oranye di sayap depan dan area apikal sayap belakang. Sayap belakangnya bergigi, memiliki ekor putih panjang hingga 25 mm di ujung vein ke 2, ekor yang lebih pendek di ujung vein 1b. Larva : larva Cheritra freja berwarna hijau atau merah muda keputihan dengan bercak lateral coklat kekuningan hingga coklat tua pada segmen abdomen ke 3 hingga ke 5. Memiliki tanduk runcing dan panjang pada punggungnya. Pupa : Pupa Cheritra freja berwarna hijau kekuningan dengan corak coklat pucat kekuningan pada 6 ruas abdomen. Kotak sayap dan dorsum thoraxnya berwarna coklat keabu-abuan hingga coklat kehijauan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Common Imperial (Cheritra freja) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cheritra freja jantan memiliki sayap sisi atas berwarna coklat keunguan dan betinanya berwarna coklat tua. Sayap belakangnya memiliki bintik-bintik tornal bergaris putih di ruang 1b dan 2, Sayap sisi bawahnya bewarna putih dengan bayangan berwarna coklat oranye di sayap depan dan area apikal sayap belakang. Sayap belakangnya bergigi, memiliki ekor putih panjang hingga 25 mm di ujung vein ke 2, ekor yang lebih pendek di ujung vein 1b. Larva : larva Cheritra freja berwarna hijau atau merah muda keputihan dengan bercak lateral coklat kekuningan hingga coklat tua pada segmen abdomen ke 3 hingga ke 5. Memiliki tanduk runcing dan panjang pada punggungnya. Pupa : Pupa Cheritra freja berwarna hijau kekuningan dengan corak coklat pucat kekuningan pada 6 ruas abdomen. Kotak sayap dan dorsum thoraxnya berwarna coklat keabu-abuan hingga coklat kehijauan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cheritra-freja-by-Matt-Brady-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1953\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1367\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-imperial\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-imperial\\\/\",\"name\":\"The Common Imperial (Cheritra freja) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-imperial\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-imperial\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Cheritra-freja-by-Matt-Brady-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-09-26T07:37:35+00:00\",\"description\":\"Cheritra freja jantan memiliki sayap sisi atas berwarna coklat keunguan dan betinanya berwarna coklat tua. Sayap belakangnya memiliki bintik-bintik tornal bergaris putih di ruang 1b dan 2, Sayap sisi bawahnya bewarna putih dengan bayangan berwarna coklat oranye di sayap depan dan area apikal sayap belakang. Sayap belakangnya bergigi, memiliki ekor putih panjang hingga 25 mm di ujung vein ke 2, ekor yang lebih pendek di ujung vein 1b. Larva : larva Cheritra freja berwarna hijau atau merah muda keputihan dengan bercak lateral coklat kekuningan hingga coklat tua pada segmen abdomen ke 3 hingga ke 5. Memiliki tanduk runcing dan panjang pada punggungnya. Pupa : Pupa Cheritra freja berwarna hijau kekuningan dengan corak coklat pucat kekuningan pada 6 ruas abdomen. Kotak sayap dan dorsum thoraxnya berwarna coklat keabu-abuan hingga coklat kehijauan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-imperial\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-imperial\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-imperial\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Cheritra-freja-by-Matt-Brady-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Cheritra-freja-by-Matt-Brady-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1953,\"height\":1367},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-imperial\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Common Imperial\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Common Imperial (Cheritra freja) - Bali Wildlife","description":"Cheritra freja jantan memiliki sayap sisi atas berwarna coklat keunguan dan betinanya berwarna coklat tua. Sayap belakangnya memiliki bintik-bintik tornal bergaris putih di ruang 1b dan 2, Sayap sisi bawahnya bewarna putih dengan bayangan berwarna coklat oranye di sayap depan dan area apikal sayap belakang. Sayap belakangnya bergigi, memiliki ekor putih panjang hingga 25 mm di ujung vein ke 2, ekor yang lebih pendek di ujung vein 1b. Larva : larva Cheritra freja berwarna hijau atau merah muda keputihan dengan bercak lateral coklat kekuningan hingga coklat tua pada segmen abdomen ke 3 hingga ke 5. Memiliki tanduk runcing dan panjang pada punggungnya. Pupa : Pupa Cheritra freja berwarna hijau kekuningan dengan corak coklat pucat kekuningan pada 6 ruas abdomen. Kotak sayap dan dorsum thoraxnya berwarna coklat keabu-abuan hingga coklat kehijauan.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Common Imperial (Cheritra freja) - Bali Wildlife","og_description":"Cheritra freja jantan memiliki sayap sisi atas berwarna coklat keunguan dan betinanya berwarna coklat tua. Sayap belakangnya memiliki bintik-bintik tornal bergaris putih di ruang 1b dan 2, Sayap sisi bawahnya bewarna putih dengan bayangan berwarna coklat oranye di sayap depan dan area apikal sayap belakang. Sayap belakangnya bergigi, memiliki ekor putih panjang hingga 25 mm di ujung vein ke 2, ekor yang lebih pendek di ujung vein 1b. Larva : larva Cheritra freja berwarna hijau atau merah muda keputihan dengan bercak lateral coklat kekuningan hingga coklat tua pada segmen abdomen ke 3 hingga ke 5. Memiliki tanduk runcing dan panjang pada punggungnya. Pupa : Pupa Cheritra freja berwarna hijau kekuningan dengan corak coklat pucat kekuningan pada 6 ruas abdomen. Kotak sayap dan dorsum thoraxnya berwarna coklat keabu-abuan hingga coklat kehijauan.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1953,"height":1367,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cheritra-freja-by-Matt-Brady-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/","name":"The Common Imperial (Cheritra freja) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cheritra-freja-by-Matt-Brady-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-09-26T07:37:35+00:00","description":"Cheritra freja jantan memiliki sayap sisi atas berwarna coklat keunguan dan betinanya berwarna coklat tua. Sayap belakangnya memiliki bintik-bintik tornal bergaris putih di ruang 1b dan 2, Sayap sisi bawahnya bewarna putih dengan bayangan berwarna coklat oranye di sayap depan dan area apikal sayap belakang. Sayap belakangnya bergigi, memiliki ekor putih panjang hingga 25 mm di ujung vein ke 2, ekor yang lebih pendek di ujung vein 1b. Larva : larva Cheritra freja berwarna hijau atau merah muda keputihan dengan bercak lateral coklat kekuningan hingga coklat tua pada segmen abdomen ke 3 hingga ke 5. Memiliki tanduk runcing dan panjang pada punggungnya. Pupa : Pupa Cheritra freja berwarna hijau kekuningan dengan corak coklat pucat kekuningan pada 6 ruas abdomen. Kotak sayap dan dorsum thoraxnya berwarna coklat keabu-abuan hingga coklat kehijauan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cheritra-freja-by-Matt-Brady-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Cheritra-freja-by-Matt-Brady-Source-iNaturalist.jpeg","width":1953,"height":1367},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-imperial\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Common Imperial"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12366","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12366\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=12366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}