{"id":12478,"date":"2021-09-29T08:47:58","date_gmt":"2021-09-29T08:47:58","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-dark-glassy-tiger\/"},"modified":"2021-09-29T08:47:58","modified_gmt":"2021-09-29T08:47:58","slug":"the-dark-glassy-tiger","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/","title":{"rendered":"The Dark Glassy Tiger"},"content":{"rendered":"<p><em>Parantica agleoides<\/em> memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kebiruan dengan garis urat dan tepi berwarna hitam, pada sayap depan terdapat garis pucat panjang di ruang 11 dan bercak abu-abu kebiruan di dalam cell yang dibagi oleh garis-garis membujur hitam menjadi 2 atau 3 bagian. Pada sayap belakang garis hitam di dalam cell sama lebarnya dengan bercak abu-abu kebiruan di kedua sisinya. Sayap sisi bawah memiliki corak yang sama namun dengan warna yang lebih terang. Kupu-kupu laki-laki memiliki tanda di dekat area sub-tornal sayap belakang.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Parantica agleoides<\/em> berbentuk silinder, berwarna coklat tua keunguan dan tubuhnya ditutupi oleh deretan bintik dorsal, dorso-lateral, lateral dan spiral berwarna putih. Terdapat juga bintik-bintik dorso-lateral dan spiracular berwarna kuning lemon. Pada bagian mesothorax terdapat sepasang tanduk hitam panjang, di segmen ke-8 abdominal terdapat tonjolan tanduk yang lebih pendek.<\/p>\n<p>Pupa : Pupa <em>Parantica agleoides<\/em> berbentuk seperti tong, berwarna hijau limau dengan garis keperakan melintang dan serangkaian bintik hitam di tepi bawah. Terdapat bintik keperakan tersebar menghiasi dorsum dada dan bantalan sayap, dua pasang bercak hitam lebar dekat kremaster.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Parantica agleoides memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kebiruan dengan garis urat dan tepi berwarna hitam, pada sayap depan terdapat garis pucat panjang di ruang 11 dan bercak abu-abu kebiruan di dalam cell yang dibagi oleh garis-garis membujur hitam menjadi 2 atau 3 bagian. Pada sayap belakang garis hitam di dalam cell sama lebarnya dengan bercak abu-abu kebiruan di kedua sisinya. Sayap sisi bawah memiliki corak yang sama namun dengan warna yang lebih terang. Kupu-kupu laki-laki memiliki tanda di dekat area sub-tornal sayap belakang.<br \/>\nLarva : larva Parantica agleoides berbentuk silinder, berwarna coklat tua keunguan dan tubuhnya ditutupi oleh deretan bintik dorsal, dorso-lateral, lateral dan spiral berwarna putih. Terdapat juga bintik-bintik dorso-lateral dan spiracular berwarna kuning lemon. Pada bagian mesothorax terdapat sepasang tanduk hitam panjang, di segmen ke-8 abdominal terdapat tonjolan tanduk yang lebih pendek.<br \/>\nPupa : Pupa Parantica agleoides berbentuk seperti tong, berwarna hijau limau dengan garis keperakan melintang dan serangkaian bintik hitam di tepi bawah. Terdapat bintik keperakan tersebar menghiasi dorsum dada dan bantalan sayap, dua pasang bercak hitam lebar dekat kremaster.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12473,"parent":0,"menu_order":1050,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-12478","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Dark Glassy Tiger (Parantica agleoides) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Parantica agleoides memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kebiruan dengan garis urat dan tepi berwarna hitam, pada sayap depan terdapat garis pucat panjang di ruang 11 dan bercak abu-abu kebiruan di dalam cell yang dibagi oleh garis-garis membujur hitam menjadi 2 atau 3 bagian. Pada sayap belakang garis hitam di dalam cell sama lebarnya dengan bercak abu-abu kebiruan di kedua sisinya. Sayap sisi bawah memiliki corak yang sama namun dengan warna yang lebih terang. Kupu-kupu laki-laki memiliki tanda di dekat area sub-tornal sayap belakang. Larva : larva Parantica agleoides berbentuk silinder, berwarna coklat tua keunguan dan tubuhnya ditutupi oleh deretan bintik dorsal, dorso-lateral, lateral dan spiral berwarna putih. Terdapat juga bintik-bintik dorso-lateral dan spiracular berwarna kuning lemon. Pada bagian mesothorax terdapat sepasang tanduk hitam panjang, di segmen ke-8 abdominal terdapat tonjolan tanduk yang lebih pendek. Pupa : Pupa Parantica agleoides berbentuk seperti tong, berwarna hijau limau dengan garis keperakan melintang dan serangkaian bintik hitam di tepi bawah. Terdapat bintik keperakan tersebar menghiasi dorsum dada dan bantalan sayap, dua pasang bercak hitam lebar dekat kremaster.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Dark Glassy Tiger (Parantica agleoides) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Parantica agleoides memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kebiruan dengan garis urat dan tepi berwarna hitam, pada sayap depan terdapat garis pucat panjang di ruang 11 dan bercak abu-abu kebiruan di dalam cell yang dibagi oleh garis-garis membujur hitam menjadi 2 atau 3 bagian. Pada sayap belakang garis hitam di dalam cell sama lebarnya dengan bercak abu-abu kebiruan di kedua sisinya. Sayap sisi bawah memiliki corak yang sama namun dengan warna yang lebih terang. Kupu-kupu laki-laki memiliki tanda di dekat area sub-tornal sayap belakang. Larva : larva Parantica agleoides berbentuk silinder, berwarna coklat tua keunguan dan tubuhnya ditutupi oleh deretan bintik dorsal, dorso-lateral, lateral dan spiral berwarna putih. Terdapat juga bintik-bintik dorso-lateral dan spiracular berwarna kuning lemon. Pada bagian mesothorax terdapat sepasang tanduk hitam panjang, di segmen ke-8 abdominal terdapat tonjolan tanduk yang lebih pendek. Pupa : Pupa Parantica agleoides berbentuk seperti tong, berwarna hijau limau dengan garis keperakan melintang dan serangkaian bintik hitam di tepi bawah. Terdapat bintik keperakan tersebar menghiasi dorsum dada dan bantalan sayap, dua pasang bercak hitam lebar dekat kremaster.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Parantica-agleoides-by-Soh-Kam-Yung-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1950\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-dark-glassy-tiger\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-dark-glassy-tiger\\\/\",\"name\":\"The Dark Glassy Tiger (Parantica agleoides) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-dark-glassy-tiger\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-dark-glassy-tiger\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Parantica-agleoides-by-Soh-Kam-Yung-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-09-29T08:47:58+00:00\",\"description\":\"Parantica agleoides memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kebiruan dengan garis urat dan tepi berwarna hitam, pada sayap depan terdapat garis pucat panjang di ruang 11 dan bercak abu-abu kebiruan di dalam cell yang dibagi oleh garis-garis membujur hitam menjadi 2 atau 3 bagian. Pada sayap belakang garis hitam di dalam cell sama lebarnya dengan bercak abu-abu kebiruan di kedua sisinya. Sayap sisi bawah memiliki corak yang sama namun dengan warna yang lebih terang. Kupu-kupu laki-laki memiliki tanda di dekat area sub-tornal sayap belakang. Larva : larva Parantica agleoides berbentuk silinder, berwarna coklat tua keunguan dan tubuhnya ditutupi oleh deretan bintik dorsal, dorso-lateral, lateral dan spiral berwarna putih. Terdapat juga bintik-bintik dorso-lateral dan spiracular berwarna kuning lemon. Pada bagian mesothorax terdapat sepasang tanduk hitam panjang, di segmen ke-8 abdominal terdapat tonjolan tanduk yang lebih pendek. Pupa : Pupa Parantica agleoides berbentuk seperti tong, berwarna hijau limau dengan garis keperakan melintang dan serangkaian bintik hitam di tepi bawah. Terdapat bintik keperakan tersebar menghiasi dorsum dada dan bantalan sayap, dua pasang bercak hitam lebar dekat kremaster.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-dark-glassy-tiger\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-dark-glassy-tiger\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-dark-glassy-tiger\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Parantica-agleoides-by-Soh-Kam-Yung-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Parantica-agleoides-by-Soh-Kam-Yung-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1950,\"height\":1365},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-dark-glassy-tiger\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Dark Glassy Tiger\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Dark Glassy Tiger (Parantica agleoides) - Bali Wildlife","description":"Parantica agleoides memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kebiruan dengan garis urat dan tepi berwarna hitam, pada sayap depan terdapat garis pucat panjang di ruang 11 dan bercak abu-abu kebiruan di dalam cell yang dibagi oleh garis-garis membujur hitam menjadi 2 atau 3 bagian. Pada sayap belakang garis hitam di dalam cell sama lebarnya dengan bercak abu-abu kebiruan di kedua sisinya. Sayap sisi bawah memiliki corak yang sama namun dengan warna yang lebih terang. Kupu-kupu laki-laki memiliki tanda di dekat area sub-tornal sayap belakang. Larva : larva Parantica agleoides berbentuk silinder, berwarna coklat tua keunguan dan tubuhnya ditutupi oleh deretan bintik dorsal, dorso-lateral, lateral dan spiral berwarna putih. Terdapat juga bintik-bintik dorso-lateral dan spiracular berwarna kuning lemon. Pada bagian mesothorax terdapat sepasang tanduk hitam panjang, di segmen ke-8 abdominal terdapat tonjolan tanduk yang lebih pendek. Pupa : Pupa Parantica agleoides berbentuk seperti tong, berwarna hijau limau dengan garis keperakan melintang dan serangkaian bintik hitam di tepi bawah. Terdapat bintik keperakan tersebar menghiasi dorsum dada dan bantalan sayap, dua pasang bercak hitam lebar dekat kremaster.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Dark Glassy Tiger (Parantica agleoides) - Bali Wildlife","og_description":"Parantica agleoides memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kebiruan dengan garis urat dan tepi berwarna hitam, pada sayap depan terdapat garis pucat panjang di ruang 11 dan bercak abu-abu kebiruan di dalam cell yang dibagi oleh garis-garis membujur hitam menjadi 2 atau 3 bagian. Pada sayap belakang garis hitam di dalam cell sama lebarnya dengan bercak abu-abu kebiruan di kedua sisinya. Sayap sisi bawah memiliki corak yang sama namun dengan warna yang lebih terang. Kupu-kupu laki-laki memiliki tanda di dekat area sub-tornal sayap belakang. Larva : larva Parantica agleoides berbentuk silinder, berwarna coklat tua keunguan dan tubuhnya ditutupi oleh deretan bintik dorsal, dorso-lateral, lateral dan spiral berwarna putih. Terdapat juga bintik-bintik dorso-lateral dan spiracular berwarna kuning lemon. Pada bagian mesothorax terdapat sepasang tanduk hitam panjang, di segmen ke-8 abdominal terdapat tonjolan tanduk yang lebih pendek. Pupa : Pupa Parantica agleoides berbentuk seperti tong, berwarna hijau limau dengan garis keperakan melintang dan serangkaian bintik hitam di tepi bawah. Terdapat bintik keperakan tersebar menghiasi dorsum dada dan bantalan sayap, dua pasang bercak hitam lebar dekat kremaster.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1950,"height":1365,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Parantica-agleoides-by-Soh-Kam-Yung-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/","name":"The Dark Glassy Tiger (Parantica agleoides) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Parantica-agleoides-by-Soh-Kam-Yung-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-09-29T08:47:58+00:00","description":"Parantica agleoides memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kebiruan dengan garis urat dan tepi berwarna hitam, pada sayap depan terdapat garis pucat panjang di ruang 11 dan bercak abu-abu kebiruan di dalam cell yang dibagi oleh garis-garis membujur hitam menjadi 2 atau 3 bagian. Pada sayap belakang garis hitam di dalam cell sama lebarnya dengan bercak abu-abu kebiruan di kedua sisinya. Sayap sisi bawah memiliki corak yang sama namun dengan warna yang lebih terang. Kupu-kupu laki-laki memiliki tanda di dekat area sub-tornal sayap belakang. Larva : larva Parantica agleoides berbentuk silinder, berwarna coklat tua keunguan dan tubuhnya ditutupi oleh deretan bintik dorsal, dorso-lateral, lateral dan spiral berwarna putih. Terdapat juga bintik-bintik dorso-lateral dan spiracular berwarna kuning lemon. Pada bagian mesothorax terdapat sepasang tanduk hitam panjang, di segmen ke-8 abdominal terdapat tonjolan tanduk yang lebih pendek. Pupa : Pupa Parantica agleoides berbentuk seperti tong, berwarna hijau limau dengan garis keperakan melintang dan serangkaian bintik hitam di tepi bawah. Terdapat bintik keperakan tersebar menghiasi dorsum dada dan bantalan sayap, dua pasang bercak hitam lebar dekat kremaster.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Parantica-agleoides-by-Soh-Kam-Yung-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Parantica-agleoides-by-Soh-Kam-Yung-Source-iNaturalist.jpeg","width":1950,"height":1365},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-dark-glassy-tiger\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Dark Glassy Tiger"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12478\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=12478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}