{"id":12641,"date":"2021-10-04T13:58:59","date_gmt":"2021-10-04T13:58:59","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-malayan-bush-brown\/"},"modified":"2021-10-04T13:58:59","modified_gmt":"2021-10-04T13:58:59","slug":"the-malayan-bush-brown","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/","title":{"rendered":"The Malayan Bush Brown"},"content":{"rendered":"<p><em>Mycalesis fusca<\/em> memiliki sayap sisi bawah berwarna coklat kekuningan dengan dua garis memanjang coklat kemerahan atau jingga melintang dari tepi atas ke bawah, serangkaian ocellus sedang hingga kecil di daerah submarginal. Area post-discal sayap belakang berwarna coklat kemerahan. Sayap sisi atas pada jantan berwarna coklat dengan ocellus post-diskal yang tidak jelas, sedangkan pada betina berwarna coklat pucat dengan ocellus pasca diskal yang lebih jelas. Kupu-kupu betina biasanya berukuran lebih besar.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Mycalesis fusca<\/em> berbentuk silinder, berwarna kuning kehijauan dengan garis longitudinal di tubuhnya, kepala dan tubuhnya ditutupi oleh turbekel dan setae. Terdapat sepasang tanduk cephalic dan ekornya terbelah dua (terdapat dua proyeksi anal).<\/p>\n<p>Pupa : Pupa <em>Mycalesis fusca<\/em> berbentuk agak bersudut, berwarna coklat kayu muda dengan tanda coklat samar, permukaannya halus.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mycalesis fusca memiliki sayap sisi bawah berwarna coklat kekuningan dengan dua garis memanjang coklat kemerahan atau jingga melintang dari tepi atas ke bawah, serangkaian ocellus sedang hingga kecil di daerah submarginal. Area post-discal sayap belakang berwarna coklat kemerahan. Sayap sisi atas pada jantan berwarna coklat dengan ocellus post-diskal yang tidak jelas, sedangkan pada betina berwarna coklat pucat dengan ocellus pasca diskal yang lebih jelas. Kupu-kupu betina biasanya berukuran lebih besar.<br \/>\nLarva : larva Mycalesis fusca berbentuk silinder, berwarna kuning kehijauan dengan garis longitudinal di tubuhnya, kepala dan tubuhnya ditutupi oleh turbekel dan setae. Terdapat sepasang tanduk cephalic dan ekornya terbelah dua (terdapat dua proyeksi anal).<br \/>\nPupa : Pupa Mycalesis fusca berbentuk agak bersudut, berwarna coklat kayu muda dengan tanda coklat samar, permukaannya halus. <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12637,"parent":0,"menu_order":1084,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-12641","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Malayan Bush Brown (Mycalesis fusca) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mycalesis fusca memiliki sayap sisi bawah berwarna coklat kekuningan dengan dua garis memanjang coklat kemerahan atau jingga melintang dari tepi atas ke bawah, serangkaian ocellus sedang hingga kecil di daerah submarginal. Area post-discal sayap belakang berwarna coklat kemerahan. Sayap sisi atas pada jantan berwarna coklat dengan ocellus post-diskal yang tidak jelas, sedangkan pada betina berwarna coklat pucat dengan ocellus pasca diskal yang lebih jelas. Kupu-kupu betina biasanya berukuran lebih besar. Larva : larva Mycalesis fusca berbentuk silinder, berwarna kuning kehijauan dengan garis longitudinal di tubuhnya, kepala dan tubuhnya ditutupi oleh turbekel dan setae. Terdapat sepasang tanduk cephalic dan ekornya terbelah dua (terdapat dua proyeksi anal). Pupa : Pupa Mycalesis fusca berbentuk agak bersudut, berwarna coklat kayu muda dengan tanda coklat samar, permukaannya halus.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Malayan Bush Brown (Mycalesis fusca) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mycalesis fusca memiliki sayap sisi bawah berwarna coklat kekuningan dengan dua garis memanjang coklat kemerahan atau jingga melintang dari tepi atas ke bawah, serangkaian ocellus sedang hingga kecil di daerah submarginal. Area post-discal sayap belakang berwarna coklat kemerahan. Sayap sisi atas pada jantan berwarna coklat dengan ocellus post-diskal yang tidak jelas, sedangkan pada betina berwarna coklat pucat dengan ocellus pasca diskal yang lebih jelas. Kupu-kupu betina biasanya berukuran lebih besar. Larva : larva Mycalesis fusca berbentuk silinder, berwarna kuning kehijauan dengan garis longitudinal di tubuhnya, kepala dan tubuhnya ditutupi oleh turbekel dan setae. Terdapat sepasang tanduk cephalic dan ekornya terbelah dua (terdapat dua proyeksi anal). Pupa : Pupa Mycalesis fusca berbentuk agak bersudut, berwarna coklat kayu muda dengan tanda coklat samar, permukaannya halus.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mycalesis-fusca-by-Stijn-De-Win-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-malayan-bush-brown\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-malayan-bush-brown\\\/\",\"name\":\"The Malayan Bush Brown (Mycalesis fusca) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-malayan-bush-brown\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-malayan-bush-brown\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Mycalesis-fusca-by-Stijn-De-Win-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-10-04T13:58:59+00:00\",\"description\":\"Mycalesis fusca memiliki sayap sisi bawah berwarna coklat kekuningan dengan dua garis memanjang coklat kemerahan atau jingga melintang dari tepi atas ke bawah, serangkaian ocellus sedang hingga kecil di daerah submarginal. Area post-discal sayap belakang berwarna coklat kemerahan. Sayap sisi atas pada jantan berwarna coklat dengan ocellus post-diskal yang tidak jelas, sedangkan pada betina berwarna coklat pucat dengan ocellus pasca diskal yang lebih jelas. Kupu-kupu betina biasanya berukuran lebih besar. Larva : larva Mycalesis fusca berbentuk silinder, berwarna kuning kehijauan dengan garis longitudinal di tubuhnya, kepala dan tubuhnya ditutupi oleh turbekel dan setae. Terdapat sepasang tanduk cephalic dan ekornya terbelah dua (terdapat dua proyeksi anal). Pupa : Pupa Mycalesis fusca berbentuk agak bersudut, berwarna coklat kayu muda dengan tanda coklat samar, permukaannya halus.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-malayan-bush-brown\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-malayan-bush-brown\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-malayan-bush-brown\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Mycalesis-fusca-by-Stijn-De-Win-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Mycalesis-fusca-by-Stijn-De-Win-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1000,\"height\":700},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-malayan-bush-brown\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Malayan Bush Brown\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Malayan Bush Brown (Mycalesis fusca) - Bali Wildlife","description":"Mycalesis fusca memiliki sayap sisi bawah berwarna coklat kekuningan dengan dua garis memanjang coklat kemerahan atau jingga melintang dari tepi atas ke bawah, serangkaian ocellus sedang hingga kecil di daerah submarginal. Area post-discal sayap belakang berwarna coklat kemerahan. Sayap sisi atas pada jantan berwarna coklat dengan ocellus post-diskal yang tidak jelas, sedangkan pada betina berwarna coklat pucat dengan ocellus pasca diskal yang lebih jelas. Kupu-kupu betina biasanya berukuran lebih besar. Larva : larva Mycalesis fusca berbentuk silinder, berwarna kuning kehijauan dengan garis longitudinal di tubuhnya, kepala dan tubuhnya ditutupi oleh turbekel dan setae. Terdapat sepasang tanduk cephalic dan ekornya terbelah dua (terdapat dua proyeksi anal). Pupa : Pupa Mycalesis fusca berbentuk agak bersudut, berwarna coklat kayu muda dengan tanda coklat samar, permukaannya halus.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Malayan Bush Brown (Mycalesis fusca) - Bali Wildlife","og_description":"Mycalesis fusca memiliki sayap sisi bawah berwarna coklat kekuningan dengan dua garis memanjang coklat kemerahan atau jingga melintang dari tepi atas ke bawah, serangkaian ocellus sedang hingga kecil di daerah submarginal. Area post-discal sayap belakang berwarna coklat kemerahan. Sayap sisi atas pada jantan berwarna coklat dengan ocellus post-diskal yang tidak jelas, sedangkan pada betina berwarna coklat pucat dengan ocellus pasca diskal yang lebih jelas. Kupu-kupu betina biasanya berukuran lebih besar. Larva : larva Mycalesis fusca berbentuk silinder, berwarna kuning kehijauan dengan garis longitudinal di tubuhnya, kepala dan tubuhnya ditutupi oleh turbekel dan setae. Terdapat sepasang tanduk cephalic dan ekornya terbelah dua (terdapat dua proyeksi anal). Pupa : Pupa Mycalesis fusca berbentuk agak bersudut, berwarna coklat kayu muda dengan tanda coklat samar, permukaannya halus.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1000,"height":700,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mycalesis-fusca-by-Stijn-De-Win-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/","name":"The Malayan Bush Brown (Mycalesis fusca) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mycalesis-fusca-by-Stijn-De-Win-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-10-04T13:58:59+00:00","description":"Mycalesis fusca memiliki sayap sisi bawah berwarna coklat kekuningan dengan dua garis memanjang coklat kemerahan atau jingga melintang dari tepi atas ke bawah, serangkaian ocellus sedang hingga kecil di daerah submarginal. Area post-discal sayap belakang berwarna coklat kemerahan. Sayap sisi atas pada jantan berwarna coklat dengan ocellus post-diskal yang tidak jelas, sedangkan pada betina berwarna coklat pucat dengan ocellus pasca diskal yang lebih jelas. Kupu-kupu betina biasanya berukuran lebih besar. Larva : larva Mycalesis fusca berbentuk silinder, berwarna kuning kehijauan dengan garis longitudinal di tubuhnya, kepala dan tubuhnya ditutupi oleh turbekel dan setae. Terdapat sepasang tanduk cephalic dan ekornya terbelah dua (terdapat dua proyeksi anal). Pupa : Pupa Mycalesis fusca berbentuk agak bersudut, berwarna coklat kayu muda dengan tanda coklat samar, permukaannya halus.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mycalesis-fusca-by-Stijn-De-Win-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Mycalesis-fusca-by-Stijn-De-Win-Source-iNaturalist.jpeg","width":1000,"height":700},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-malayan-bush-brown\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Malayan Bush Brown"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12641\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=12641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}