{"id":12682,"date":"2021-10-04T16:05:33","date_gmt":"2021-10-04T16:05:33","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-orange-tailed-awl\/"},"modified":"2021-10-04T16:05:33","modified_gmt":"2021-10-04T16:05:33","slug":"the-orange-tailed-awl","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/","title":{"rendered":"The Orange Tailed Awl"},"content":{"rendered":"<p><em>Bibasis sena<\/em> memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua tanpa tanda, sayap sisi bawahnya berwarna coklat tua dengan pita discal putih yang menonjol di sayap belakang dari space 1b hingga costa. Pita discal putih juga terdapat pada paruh bawah sayap depan dengan bercak biru keunguan yang bersinar. Pada sayap belakang di bagian tornus dihiasi dengan silia berwarna oranye disepanjang termen. Kakinya berwarna oranye pucat kekuningan.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Bibasis sena<\/em> memiliki tubuh berbentuk silinder berwarna keputihan dengan empat bercak merah jingga di sisi tubuhnya. Kepalanya berwarna jingga, tubuhnya ditutupi setae putih agak panjang di dorso-lateral dan sub-spirakular saat menetas. Pada instar selanjutnya, tubuh ulat berwarna kekuningan dengan pita hitam melintang pada segmen tubuh. Setae di permukaan tubuhnya memendek.<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Bibasis sena<\/em> berwarna keputihan dengan bercak kekuningan, namun esoknya berubah menjadi coklat pucat dan dilapisi lapisan tipis zat tepung berwarna keputihan. Terdapat bintik hitam kecil dorso-lateral dan lateral di sebagian besar segmen tubuh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bibasis sena memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua tanpa tanda, sayap sisi bawahnya berwarna coklat tua dengan pita discal putih yang menonjol di sayap belakang dari space 1b hingga costa. Pita discal putih juga terdapat pada paruh bawah sayap depan dengan bercak biru keunguan yang bersinar. Pada sayap belakang di bagian tornus dihiasi dengan silia berwarna oranye disepanjang termen. Kakinya berwarna oranye pucat kekuningan.<br \/>\nLarva : larva Bibasis sena memiliki tubuh berbentuk silinder berwarna keputihan dengan empat bercak merah jingga di sisi tubuhnya. Kepalanya berwarna jingga, tubuhnya ditutupi setae putih agak panjang di dorso-lateral dan sub-spirakular saat menetas. Pada instar selanjutnya, tubuh ulat berwarna kekuningan dengan pita hitam melintang pada segmen tubuh. Setae di permukaan tubuhnya memendek.<br \/>\nPupa : pupa Bibasis sena berwarna keputihan dengan bercak kekuningan, namun esoknya berubah menjadi coklat pucat dan dilapisi lapisan tipis zat tepung berwarna keputihan. Terdapat bintik hitam kecil dorso-lateral dan lateral di sebagian besar segmen tubuh.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12673,"parent":0,"menu_order":1094,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-12682","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Orange Tailed Awl (Bibasis sena) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bibasis sena memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua tanpa tanda, sayap sisi bawahnya berwarna coklat tua dengan pita discal putih yang menonjol di sayap belakang dari space 1b hingga costa. Pita discal putih juga terdapat pada paruh bawah sayap depan dengan bercak biru keunguan yang bersinar. Pada sayap belakang di bagian tornus dihiasi dengan silia berwarna oranye disepanjang termen. Kakinya berwarna oranye pucat kekuningan. Larva : larva Bibasis sena memiliki tubuh berbentuk silinder berwarna keputihan dengan empat bercak merah jingga di sisi tubuhnya. Kepalanya berwarna jingga, tubuhnya ditutupi setae putih agak panjang di dorso-lateral dan sub-spirakular saat menetas. Pada instar selanjutnya, tubuh ulat berwarna kekuningan dengan pita hitam melintang pada segmen tubuh. Setae di permukaan tubuhnya memendek. Pupa : pupa Bibasis sena berwarna keputihan dengan bercak kekuningan, namun esoknya berubah menjadi coklat pucat dan dilapisi lapisan tipis zat tepung berwarna keputihan. Terdapat bintik hitam kecil dorso-lateral dan lateral di sebagian besar segmen tubuh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Orange Tailed Awl (Bibasis sena) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bibasis sena memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua tanpa tanda, sayap sisi bawahnya berwarna coklat tua dengan pita discal putih yang menonjol di sayap belakang dari space 1b hingga costa. Pita discal putih juga terdapat pada paruh bawah sayap depan dengan bercak biru keunguan yang bersinar. Pada sayap belakang di bagian tornus dihiasi dengan silia berwarna oranye disepanjang termen. Kakinya berwarna oranye pucat kekuningan. Larva : larva Bibasis sena memiliki tubuh berbentuk silinder berwarna keputihan dengan empat bercak merah jingga di sisi tubuhnya. Kepalanya berwarna jingga, tubuhnya ditutupi setae putih agak panjang di dorso-lateral dan sub-spirakular saat menetas. Pada instar selanjutnya, tubuh ulat berwarna kekuningan dengan pita hitam melintang pada segmen tubuh. Setae di permukaan tubuhnya memendek. Pupa : pupa Bibasis sena berwarna keputihan dengan bercak kekuningan, namun esoknya berubah menjadi coklat pucat dan dilapisi lapisan tipis zat tepung berwarna keputihan. Terdapat bintik hitam kecil dorso-lateral dan lateral di sebagian besar segmen tubuh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Bibasis-sena-by-evannazareth-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1936\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1355\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orange-tailed-awl\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orange-tailed-awl\\\/\",\"name\":\"The Orange Tailed Awl (Bibasis sena) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orange-tailed-awl\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orange-tailed-awl\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Bibasis-sena-by-evannazareth-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-10-04T16:05:33+00:00\",\"description\":\"Bibasis sena memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua tanpa tanda, sayap sisi bawahnya berwarna coklat tua dengan pita discal putih yang menonjol di sayap belakang dari space 1b hingga costa. Pita discal putih juga terdapat pada paruh bawah sayap depan dengan bercak biru keunguan yang bersinar. Pada sayap belakang di bagian tornus dihiasi dengan silia berwarna oranye disepanjang termen. Kakinya berwarna oranye pucat kekuningan. Larva : larva Bibasis sena memiliki tubuh berbentuk silinder berwarna keputihan dengan empat bercak merah jingga di sisi tubuhnya. Kepalanya berwarna jingga, tubuhnya ditutupi setae putih agak panjang di dorso-lateral dan sub-spirakular saat menetas. Pada instar selanjutnya, tubuh ulat berwarna kekuningan dengan pita hitam melintang pada segmen tubuh. Setae di permukaan tubuhnya memendek. Pupa : pupa Bibasis sena berwarna keputihan dengan bercak kekuningan, namun esoknya berubah menjadi coklat pucat dan dilapisi lapisan tipis zat tepung berwarna keputihan. Terdapat bintik hitam kecil dorso-lateral dan lateral di sebagian besar segmen tubuh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orange-tailed-awl\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orange-tailed-awl\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orange-tailed-awl\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Bibasis-sena-by-evannazareth-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Bibasis-sena-by-evannazareth-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1936,\"height\":1355},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orange-tailed-awl\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Orange Tailed Awl\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Orange Tailed Awl (Bibasis sena) - Bali Wildlife","description":"Bibasis sena memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua tanpa tanda, sayap sisi bawahnya berwarna coklat tua dengan pita discal putih yang menonjol di sayap belakang dari space 1b hingga costa. Pita discal putih juga terdapat pada paruh bawah sayap depan dengan bercak biru keunguan yang bersinar. Pada sayap belakang di bagian tornus dihiasi dengan silia berwarna oranye disepanjang termen. Kakinya berwarna oranye pucat kekuningan. Larva : larva Bibasis sena memiliki tubuh berbentuk silinder berwarna keputihan dengan empat bercak merah jingga di sisi tubuhnya. Kepalanya berwarna jingga, tubuhnya ditutupi setae putih agak panjang di dorso-lateral dan sub-spirakular saat menetas. Pada instar selanjutnya, tubuh ulat berwarna kekuningan dengan pita hitam melintang pada segmen tubuh. Setae di permukaan tubuhnya memendek. Pupa : pupa Bibasis sena berwarna keputihan dengan bercak kekuningan, namun esoknya berubah menjadi coklat pucat dan dilapisi lapisan tipis zat tepung berwarna keputihan. Terdapat bintik hitam kecil dorso-lateral dan lateral di sebagian besar segmen tubuh.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Orange Tailed Awl (Bibasis sena) - Bali Wildlife","og_description":"Bibasis sena memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua tanpa tanda, sayap sisi bawahnya berwarna coklat tua dengan pita discal putih yang menonjol di sayap belakang dari space 1b hingga costa. Pita discal putih juga terdapat pada paruh bawah sayap depan dengan bercak biru keunguan yang bersinar. Pada sayap belakang di bagian tornus dihiasi dengan silia berwarna oranye disepanjang termen. Kakinya berwarna oranye pucat kekuningan. Larva : larva Bibasis sena memiliki tubuh berbentuk silinder berwarna keputihan dengan empat bercak merah jingga di sisi tubuhnya. Kepalanya berwarna jingga, tubuhnya ditutupi setae putih agak panjang di dorso-lateral dan sub-spirakular saat menetas. Pada instar selanjutnya, tubuh ulat berwarna kekuningan dengan pita hitam melintang pada segmen tubuh. Setae di permukaan tubuhnya memendek. Pupa : pupa Bibasis sena berwarna keputihan dengan bercak kekuningan, namun esoknya berubah menjadi coklat pucat dan dilapisi lapisan tipis zat tepung berwarna keputihan. Terdapat bintik hitam kecil dorso-lateral dan lateral di sebagian besar segmen tubuh.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1936,"height":1355,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Bibasis-sena-by-evannazareth-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/","name":"The Orange Tailed Awl (Bibasis sena) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Bibasis-sena-by-evannazareth-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-10-04T16:05:33+00:00","description":"Bibasis sena memiliki sayap sisi atas berwarna coklat tua tanpa tanda, sayap sisi bawahnya berwarna coklat tua dengan pita discal putih yang menonjol di sayap belakang dari space 1b hingga costa. Pita discal putih juga terdapat pada paruh bawah sayap depan dengan bercak biru keunguan yang bersinar. Pada sayap belakang di bagian tornus dihiasi dengan silia berwarna oranye disepanjang termen. Kakinya berwarna oranye pucat kekuningan. Larva : larva Bibasis sena memiliki tubuh berbentuk silinder berwarna keputihan dengan empat bercak merah jingga di sisi tubuhnya. Kepalanya berwarna jingga, tubuhnya ditutupi setae putih agak panjang di dorso-lateral dan sub-spirakular saat menetas. Pada instar selanjutnya, tubuh ulat berwarna kekuningan dengan pita hitam melintang pada segmen tubuh. Setae di permukaan tubuhnya memendek. Pupa : pupa Bibasis sena berwarna keputihan dengan bercak kekuningan, namun esoknya berubah menjadi coklat pucat dan dilapisi lapisan tipis zat tepung berwarna keputihan. Terdapat bintik hitam kecil dorso-lateral dan lateral di sebagian besar segmen tubuh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Bibasis-sena-by-evannazareth-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Bibasis-sena-by-evannazareth-Source-iNaturalist.jpeg","width":1936,"height":1355},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orange-tailed-awl\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Orange Tailed Awl"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12682","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12682\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=12682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}