{"id":12690,"date":"2021-10-05T13:05:50","date_gmt":"2021-10-05T13:05:50","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-orchid-tit\/"},"modified":"2021-10-05T13:05:50","modified_gmt":"2021-10-05T13:05:50","slug":"the-orchid-tit","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/","title":{"rendered":"The Orchid Tit"},"content":{"rendered":"<p><em>Chliaria othona <\/em>memiliki sayap sisi atas berwarna biru metalik tua, area apikal berwarna hitam pekat, pada sayap bagian belakangnya costa dan apex berwarna hitam dengan garis tepi luar berwarna hitam. Sisi bawah sayapnya berwarna abu-abu keputihan dengan tanda kecoklatan. Kupu-kupu ini memiliki ekor berwarna hitam dengan ujung putih, silia putih dengan ujung abu-abu. Spesies betina memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kecoklatan dengan bercak biru pucat keperakan.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Chliaria othona <\/em>berbentuk onisciform atau pipih dan lebar dengan pita punggung berwarna merah dan garis merah di setiap sisinya. Tubuhnya ditutupi setae pendek.<\/p>\n<p>Pupa : Pupa <em>Chliaria othona <\/em>berbentuk seperti lycaenid pada umumnya, berwarna abu-abu kehijauan dengan beberapa tanda putih.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Chliaria othona memiliki sayap sisi atas berwarna biru metalik tua, area apikal berwarna hitam pekat, pada sayap bagian belakangnya costa dan apex berwarna hitam dengan garis tepi luar berwarna hitam. Sisi bawah sayapnya berwarna abu-abu keputihan dengan tanda kecoklatan. Kupu-kupu ini memiliki ekor berwarna hitam dengan ujung putih, silia putih dengan ujung abu-abu. Spesies betina memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kecoklatan dengan bercak biru pucat keperakan.<br \/>\nLarva : larva Chliaria othona berbentuk onisciform atau pipih dan lebar dengan pita punggung berwarna merah dan garis merah di setiap sisinya. Tubuhnya ditutupi setae pendek.<br \/>\nPupa : Pupa Chliaria othona berbentuk seperti lycaenid pada umumnya, berwarna abu-abu kehijauan dengan beberapa tanda putih. <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12686,"parent":0,"menu_order":1096,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-12690","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Orchid Tit (Chliaria othona) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Chliaria othona memiliki sayap sisi atas berwarna biru metalik tua, area apikal berwarna hitam pekat, pada sayap bagian belakangnya costa dan apex berwarna hitam dengan garis tepi luar berwarna hitam. Sisi bawah sayapnya berwarna abu-abu keputihan dengan tanda kecoklatan. Kupu-kupu ini memiliki ekor berwarna hitam dengan ujung putih, silia putih dengan ujung abu-abu. Spesies betina memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kecoklatan dengan bercak biru pucat keperakan. Larva : larva Chliaria othona berbentuk onisciform atau pipih dan lebar dengan pita punggung berwarna merah dan garis merah di setiap sisinya. Tubuhnya ditutupi setae pendek. Pupa : Pupa Chliaria othona berbentuk seperti lycaenid pada umumnya, berwarna abu-abu kehijauan dengan beberapa tanda putih.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Orchid Tit (Chliaria othona) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Chliaria othona memiliki sayap sisi atas berwarna biru metalik tua, area apikal berwarna hitam pekat, pada sayap bagian belakangnya costa dan apex berwarna hitam dengan garis tepi luar berwarna hitam. Sisi bawah sayapnya berwarna abu-abu keputihan dengan tanda kecoklatan. Kupu-kupu ini memiliki ekor berwarna hitam dengan ujung putih, silia putih dengan ujung abu-abu. Spesies betina memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kecoklatan dengan bercak biru pucat keperakan. Larva : larva Chliaria othona berbentuk onisciform atau pipih dan lebar dengan pita punggung berwarna merah dan garis merah di setiap sisinya. Tubuhnya ditutupi setae pendek. Pupa : Pupa Chliaria othona berbentuk seperti lycaenid pada umumnya, berwarna abu-abu kehijauan dengan beberapa tanda putih.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Chliaria-othona-by-Daniel-V-Raju-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1950\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orchid-tit\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orchid-tit\\\/\",\"name\":\"The Orchid Tit (Chliaria othona) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orchid-tit\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orchid-tit\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Chliaria-othona-by-Daniel-V-Raju-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-10-05T13:05:50+00:00\",\"description\":\"Chliaria othona memiliki sayap sisi atas berwarna biru metalik tua, area apikal berwarna hitam pekat, pada sayap bagian belakangnya costa dan apex berwarna hitam dengan garis tepi luar berwarna hitam. Sisi bawah sayapnya berwarna abu-abu keputihan dengan tanda kecoklatan. Kupu-kupu ini memiliki ekor berwarna hitam dengan ujung putih, silia putih dengan ujung abu-abu. Spesies betina memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kecoklatan dengan bercak biru pucat keperakan. Larva : larva Chliaria othona berbentuk onisciform atau pipih dan lebar dengan pita punggung berwarna merah dan garis merah di setiap sisinya. Tubuhnya ditutupi setae pendek. Pupa : Pupa Chliaria othona berbentuk seperti lycaenid pada umumnya, berwarna abu-abu kehijauan dengan beberapa tanda putih.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orchid-tit\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orchid-tit\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orchid-tit\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Chliaria-othona-by-Daniel-V-Raju-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Chliaria-othona-by-Daniel-V-Raju-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1950,\"height\":1365},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-orchid-tit\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Orchid Tit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Orchid Tit (Chliaria othona) - Bali Wildlife","description":"Chliaria othona memiliki sayap sisi atas berwarna biru metalik tua, area apikal berwarna hitam pekat, pada sayap bagian belakangnya costa dan apex berwarna hitam dengan garis tepi luar berwarna hitam. Sisi bawah sayapnya berwarna abu-abu keputihan dengan tanda kecoklatan. Kupu-kupu ini memiliki ekor berwarna hitam dengan ujung putih, silia putih dengan ujung abu-abu. Spesies betina memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kecoklatan dengan bercak biru pucat keperakan. Larva : larva Chliaria othona berbentuk onisciform atau pipih dan lebar dengan pita punggung berwarna merah dan garis merah di setiap sisinya. Tubuhnya ditutupi setae pendek. Pupa : Pupa Chliaria othona berbentuk seperti lycaenid pada umumnya, berwarna abu-abu kehijauan dengan beberapa tanda putih.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Orchid Tit (Chliaria othona) - Bali Wildlife","og_description":"Chliaria othona memiliki sayap sisi atas berwarna biru metalik tua, area apikal berwarna hitam pekat, pada sayap bagian belakangnya costa dan apex berwarna hitam dengan garis tepi luar berwarna hitam. Sisi bawah sayapnya berwarna abu-abu keputihan dengan tanda kecoklatan. Kupu-kupu ini memiliki ekor berwarna hitam dengan ujung putih, silia putih dengan ujung abu-abu. Spesies betina memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kecoklatan dengan bercak biru pucat keperakan. Larva : larva Chliaria othona berbentuk onisciform atau pipih dan lebar dengan pita punggung berwarna merah dan garis merah di setiap sisinya. Tubuhnya ditutupi setae pendek. Pupa : Pupa Chliaria othona berbentuk seperti lycaenid pada umumnya, berwarna abu-abu kehijauan dengan beberapa tanda putih.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1950,"height":1365,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Chliaria-othona-by-Daniel-V-Raju-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/","name":"The Orchid Tit (Chliaria othona) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Chliaria-othona-by-Daniel-V-Raju-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-10-05T13:05:50+00:00","description":"Chliaria othona memiliki sayap sisi atas berwarna biru metalik tua, area apikal berwarna hitam pekat, pada sayap bagian belakangnya costa dan apex berwarna hitam dengan garis tepi luar berwarna hitam. Sisi bawah sayapnya berwarna abu-abu keputihan dengan tanda kecoklatan. Kupu-kupu ini memiliki ekor berwarna hitam dengan ujung putih, silia putih dengan ujung abu-abu. Spesies betina memiliki sayap sisi atas berwarna abu-abu kecoklatan dengan bercak biru pucat keperakan. Larva : larva Chliaria othona berbentuk onisciform atau pipih dan lebar dengan pita punggung berwarna merah dan garis merah di setiap sisinya. Tubuhnya ditutupi setae pendek. Pupa : Pupa Chliaria othona berbentuk seperti lycaenid pada umumnya, berwarna abu-abu kehijauan dengan beberapa tanda putih.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Chliaria-othona-by-Daniel-V-Raju-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Chliaria-othona-by-Daniel-V-Raju-Source-iNaturalist.jpeg","width":1950,"height":1365},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-orchid-tit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Orchid Tit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12690","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/12690\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12686"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12690"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=12690"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}