{"id":15618,"date":"2022-04-22T09:45:38","date_gmt":"2022-04-22T09:45:38","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/the-common-pierrot\/"},"modified":"2022-04-22T09:48:15","modified_gmt":"2022-04-22T09:48:15","slug":"the-common-pierrot","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/","title":{"rendered":"The Common Pierrot"},"content":{"rendered":"<p>Deskripsi : <em>Castalius rosimon<\/em> memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan bintik-bintik hitam dan tepian berwarna coklat kehitaman, area basal kedua sayap berwarna biru pucat mengkilat. Sisi bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, garis-garis hitam dan garis hitam mencolok di sub-basal kedua sayap. Bintik hitam di sayap sisi bawah spesies bervariasi tergantung musim tempat tinggalnya. Kepala, antena, dada dan perutnya berwarna hitam, batang antena dikelilingi warna putih, diantara mata dan belakang kepala berwarna putih. Spesies ini memiliki ekor filamen berujung putih di vein 2 sayap belakang.<\/p>\n<p>Larva : larva <em>Castalius rosimon<\/em> memiliki tubuh pipih dan lebar, berwarna hijau terang dengan garis kuning di dorsal dan bintik-bintik kuning di sisi tubuhnya.<\/p>\n<p>Pupa : pupa <em>Castalius rosimon <\/em>berwarna hitam atau hijau mengkilat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Deskripsi : Castalius rosimon memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan bintik-bintik hitam dan tepian berwarna coklat kehitaman, area basal kedua sayap berwarna biru pucat mengkilat. Sisi bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, garis-garis hitam dan garis hitam mencolok di sub-basal kedua sayap. Bintik hitam di sayap sisi bawah spesies bervariasi tergantung musim tempat tinggalnya. Kepala, antena, dada dan perutnya berwarna hitam, batang antena dikelilingi warna putih, diantara mata dan belakang kepala berwarna putih. Spesies ini memiliki ekor filamen berujung putih di vein 2 sayap belakang.<br \/>\nLarva : larva Castalius rosimon memiliki tubuh pipih dan lebar, berwarna hijau terang dengan garis kuning di dorsal dan bintik-bintik kuning di sisi tubuhnya.<br \/>\nPupa : pupa Castalius rosimon berwarna hitam atau hijau mengkilat.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":15613,"parent":0,"menu_order":1518,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,205,200],"class_list":["post-15618","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kupu-kupu","encyclopedia-category-serangga","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Common Pierrot (Castalius rosimon) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Deskripsi : Castalius rosimon memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan bintik-bintik hitam dan tepian berwarna coklat kehitaman, area basal kedua sayap berwarna biru pucat mengkilat. Sisi bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, garis-garis hitam dan garis hitam mencolok di sub-basal kedua sayap. Bintik hitam di sayap sisi bawah spesies bervariasi tergantung musim tempat tinggalnya. Kepala, antena, dada dan perutnya berwarna hitam, batang antena dikelilingi warna putih, diantara mata dan belakang kepala berwarna putih. Spesies ini memiliki ekor filamen berujung putih di vein 2 sayap belakang. Larva : larva Castalius rosimon memiliki tubuh pipih dan lebar, berwarna hijau terang dengan garis kuning di dorsal dan bintik-bintik kuning di sisi tubuhnya. Pupa : pupa Castalius rosimon berwarna hitam atau hijau mengkilat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Common Pierrot (Castalius rosimon) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Deskripsi : Castalius rosimon memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan bintik-bintik hitam dan tepian berwarna coklat kehitaman, area basal kedua sayap berwarna biru pucat mengkilat. Sisi bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, garis-garis hitam dan garis hitam mencolok di sub-basal kedua sayap. Bintik hitam di sayap sisi bawah spesies bervariasi tergantung musim tempat tinggalnya. Kepala, antena, dada dan perutnya berwarna hitam, batang antena dikelilingi warna putih, diantara mata dan belakang kepala berwarna putih. Spesies ini memiliki ekor filamen berujung putih di vein 2 sayap belakang. Larva : larva Castalius rosimon memiliki tubuh pipih dan lebar, berwarna hijau terang dengan garis kuning di dorsal dan bintik-bintik kuning di sisi tubuhnya. Pupa : pupa Castalius rosimon berwarna hitam atau hijau mengkilat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-22T09:48:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Castalius-rosimon-by-Jayant-M-Deshpande-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"525\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-pierrot\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-pierrot\\\/\",\"name\":\"The Common Pierrot (Castalius rosimon) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-pierrot\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-pierrot\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Castalius-rosimon-by-Jayant-M-Deshpande-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2022-04-22T09:45:38+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-22T09:48:15+00:00\",\"description\":\"Deskripsi : Castalius rosimon memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan bintik-bintik hitam dan tepian berwarna coklat kehitaman, area basal kedua sayap berwarna biru pucat mengkilat. Sisi bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, garis-garis hitam dan garis hitam mencolok di sub-basal kedua sayap. Bintik hitam di sayap sisi bawah spesies bervariasi tergantung musim tempat tinggalnya. Kepala, antena, dada dan perutnya berwarna hitam, batang antena dikelilingi warna putih, diantara mata dan belakang kepala berwarna putih. Spesies ini memiliki ekor filamen berujung putih di vein 2 sayap belakang. Larva : larva Castalius rosimon memiliki tubuh pipih dan lebar, berwarna hijau terang dengan garis kuning di dorsal dan bintik-bintik kuning di sisi tubuhnya. Pupa : pupa Castalius rosimon berwarna hitam atau hijau mengkilat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-pierrot\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-pierrot\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-pierrot\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Castalius-rosimon-by-Jayant-M-Deshpande-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Castalius-rosimon-by-Jayant-M-Deshpande-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":750,\"height\":525},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/the-common-pierrot\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kupu-Kupu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/serangga\\\/kupu-kupu\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"The Common Pierrot\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Common Pierrot (Castalius rosimon) - Bali Wildlife","description":"Deskripsi : Castalius rosimon memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan bintik-bintik hitam dan tepian berwarna coklat kehitaman, area basal kedua sayap berwarna biru pucat mengkilat. Sisi bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, garis-garis hitam dan garis hitam mencolok di sub-basal kedua sayap. Bintik hitam di sayap sisi bawah spesies bervariasi tergantung musim tempat tinggalnya. Kepala, antena, dada dan perutnya berwarna hitam, batang antena dikelilingi warna putih, diantara mata dan belakang kepala berwarna putih. Spesies ini memiliki ekor filamen berujung putih di vein 2 sayap belakang. Larva : larva Castalius rosimon memiliki tubuh pipih dan lebar, berwarna hijau terang dengan garis kuning di dorsal dan bintik-bintik kuning di sisi tubuhnya. Pupa : pupa Castalius rosimon berwarna hitam atau hijau mengkilat.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Common Pierrot (Castalius rosimon) - Bali Wildlife","og_description":"Deskripsi : Castalius rosimon memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan bintik-bintik hitam dan tepian berwarna coklat kehitaman, area basal kedua sayap berwarna biru pucat mengkilat. Sisi bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, garis-garis hitam dan garis hitam mencolok di sub-basal kedua sayap. Bintik hitam di sayap sisi bawah spesies bervariasi tergantung musim tempat tinggalnya. Kepala, antena, dada dan perutnya berwarna hitam, batang antena dikelilingi warna putih, diantara mata dan belakang kepala berwarna putih. Spesies ini memiliki ekor filamen berujung putih di vein 2 sayap belakang. Larva : larva Castalius rosimon memiliki tubuh pipih dan lebar, berwarna hijau terang dengan garis kuning di dorsal dan bintik-bintik kuning di sisi tubuhnya. Pupa : pupa Castalius rosimon berwarna hitam atau hijau mengkilat.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2022-04-22T09:48:15+00:00","og_image":[{"width":750,"height":525,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Castalius-rosimon-by-Jayant-M-Deshpande-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/","name":"The Common Pierrot (Castalius rosimon) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Castalius-rosimon-by-Jayant-M-Deshpande-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2022-04-22T09:45:38+00:00","dateModified":"2022-04-22T09:48:15+00:00","description":"Deskripsi : Castalius rosimon memiliki sayap sisi atas berwarna putih dengan bintik-bintik hitam dan tepian berwarna coklat kehitaman, area basal kedua sayap berwarna biru pucat mengkilat. Sisi bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, garis-garis hitam dan garis hitam mencolok di sub-basal kedua sayap. Bintik hitam di sayap sisi bawah spesies bervariasi tergantung musim tempat tinggalnya. Kepala, antena, dada dan perutnya berwarna hitam, batang antena dikelilingi warna putih, diantara mata dan belakang kepala berwarna putih. Spesies ini memiliki ekor filamen berujung putih di vein 2 sayap belakang. Larva : larva Castalius rosimon memiliki tubuh pipih dan lebar, berwarna hijau terang dengan garis kuning di dorsal dan bintik-bintik kuning di sisi tubuhnya. Pupa : pupa Castalius rosimon berwarna hitam atau hijau mengkilat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Castalius-rosimon-by-Jayant-M-Deshpande-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Castalius-rosimon-by-Jayant-M-Deshpande-Source-iNaturalist.jpeg","width":750,"height":525},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/the-common-pierrot\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kupu-Kupu","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/serangga\/kupu-kupu\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"The Common Pierrot"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/15618","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/15618\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15619,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/15618\/revisions\/15619"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15618"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=15618"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}