{"id":19835,"date":"2022-10-20T05:18:32","date_gmt":"2022-10-20T05:18:32","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/"},"modified":"2023-01-31T08:18:48","modified_gmt":"2023-01-31T08:18:48","slug":"luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/","title":{"rendered":"Luzon Anthias"},"content":{"rendered":"<p>Pseudanthias luzonensis adalah spesies ikan yang hidup dan khas, ditandai dengan warnanya yang mencolok. Jantan dari spesies ini memiliki kepala bagian atas berwarna oranye-merah dan tubuh anterodorsal, yang bergradasi menjadi rona merah muda di bagian belakang dan putih di bagian perut. Ia juga menampilkan garis-garis bergelombang kuning hingga merah-oranye di sisinya, dengan bintik merah yang menonjol di antara tulang punggung ketujuh dan kesepuluh. Sirip ekor lebih ditekankan oleh margin posterior merahnya. Sebaliknya, spesies betina memiliki warna oranye-oranye polos yang bergradasi putih di bawahnya, dengan garis oranye dari mata bawah hingga pangkal sirip dada. Laki-laki tidak memiliki tonjolan berdaging di bagian depan bibir atas dan memiliki tulang belakang punggung ketiga yang memanjang. Sirip ekornya berbentuk bulan sabit hingga emarginate, dengan ujung berserabut pendek pada jantan.<\/p>\n<p><strong>Ukuran:<\/strong> tidak diketahui.<\/p>\n<p><strong>Habitat:<\/strong> tidak diketahui, tetapi diduga berasosiasi dengan terumbu karang.<\/p>\n<p><strong>Distribusi:<\/strong> tidak terkenal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pseudanthias luzonensis adalah spesies ikan yang hidup dan khas, ditandai dengan warnanya yang mencolok. Jantan dari spesies ini memiliki kepala bagian atas berwarna oranye-merah dan tubuh anterodorsal, yang bergradasi menjadi rona merah muda di bagian belakang dan putih di bagian perut. Ia juga menampilkan garis-garis bergelombang kuning hingga merah-oranye di sisinya, dengan bintik merah yang menonjol di antara tulang punggung ketujuh dan kesepuluh. Sirip ekor lebih ditekankan oleh margin posterior merahnya. Sebaliknya, spesies betina memiliki warna oranye-oranye polos yang bergradasi putih di bawahnya, dengan garis oranye dari mata bawah hingga pangkal sirip dada. Laki-laki tidak memiliki tonjolan berdaging di bagian depan bibir atas dan memiliki tulang belakang punggung ketiga yang memanjang. Sirip ekornya berbentuk bulan sabit hingga emarginate, dengan ujung berserabut pendek pada jantan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19831,"parent":0,"menu_order":1949,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[231,276,259],"class_list":["post-19835","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-biota-laut","encyclopedia-category-ikan-anthias","encyclopedia-category-ikan-bersirip","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Luzon Anthias (Pseudanthias luzonensis) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pseudanthias luzonensis adalah spesies ikan yang hidup dan khas, ditandai dengan warnanya yang mencolok. Jantan dari spesies ini memiliki kepala bagian atas berwarna oranye-merah dan tubuh anterodorsal, yang bergradasi menjadi rona merah muda di bagian belakang dan putih di bagian perut. Ia juga menampilkan garis-garis bergelombang kuning hingga merah-oranye di sisinya, dengan bintik merah yang menonjol di antara tulang punggung ketujuh dan kesepuluh. Sirip ekor lebih ditekankan oleh margin posterior merahnya. Sebaliknya, spesies betina memiliki warna oranye-oranye polos yang bergradasi putih di bawahnya, dengan garis oranye dari mata bawah hingga pangkal sirip dada. Laki-laki tidak memiliki tonjolan berdaging di bagian depan bibir atas dan memiliki tulang belakang punggung ketiga yang memanjang. Sirip ekornya berbentuk bulan sabit hingga emarginate, dengan ujung berserabut pendek pada jantan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Luzon Anthias (Pseudanthias luzonensis) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pseudanthias luzonensis adalah spesies ikan yang hidup dan khas, ditandai dengan warnanya yang mencolok. Jantan dari spesies ini memiliki kepala bagian atas berwarna oranye-merah dan tubuh anterodorsal, yang bergradasi menjadi rona merah muda di bagian belakang dan putih di bagian perut. Ia juga menampilkan garis-garis bergelombang kuning hingga merah-oranye di sisinya, dengan bintik merah yang menonjol di antara tulang punggung ketujuh dan kesepuluh. Sirip ekor lebih ditekankan oleh margin posterior merahnya. Sebaliknya, spesies betina memiliki warna oranye-oranye polos yang bergradasi putih di bawahnya, dengan garis oranye dari mata bawah hingga pangkal sirip dada. Laki-laki tidak memiliki tonjolan berdaging di bagian depan bibir atas dan memiliki tulang belakang punggung ketiga yang memanjang. Sirip ekornya berbentuk bulan sabit hingga emarginate, dengan ujung berserabut pendek pada jantan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-31T08:18:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Luzon-Anthias-Pseudanthias-luzonensis-photo-by-Daniela-Kupschus-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1738\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1217\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\\\/\",\"name\":\"Luzon Anthias (Pseudanthias luzonensis) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Luzon-Anthias-Pseudanthias-luzonensis-photo-by-Daniela-Kupschus-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2022-10-20T05:18:32+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-31T08:18:48+00:00\",\"description\":\"Pseudanthias luzonensis adalah spesies ikan yang hidup dan khas, ditandai dengan warnanya yang mencolok. Jantan dari spesies ini memiliki kepala bagian atas berwarna oranye-merah dan tubuh anterodorsal, yang bergradasi menjadi rona merah muda di bagian belakang dan putih di bagian perut. Ia juga menampilkan garis-garis bergelombang kuning hingga merah-oranye di sisinya, dengan bintik merah yang menonjol di antara tulang punggung ketujuh dan kesepuluh. Sirip ekor lebih ditekankan oleh margin posterior merahnya. Sebaliknya, spesies betina memiliki warna oranye-oranye polos yang bergradasi putih di bawahnya, dengan garis oranye dari mata bawah hingga pangkal sirip dada. Laki-laki tidak memiliki tonjolan berdaging di bagian depan bibir atas dan memiliki tulang belakang punggung ketiga yang memanjang. Sirip ekornya berbentuk bulan sabit hingga emarginate, dengan ujung berserabut pendek pada jantan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Luzon-Anthias-Pseudanthias-luzonensis-photo-by-Daniela-Kupschus-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Luzon-Anthias-Pseudanthias-luzonensis-photo-by-Daniela-Kupschus-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1738,\"height\":1217,\"caption\":\"Photo by Daniela Kupschus, Source iNaturalist\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Biota Laut\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/biota-laut\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Ikan Bersirip\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Ikan Anthias\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/biota-laut\\\/ikan-bersirip\\\/ikan-anthias\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"Luzon Anthias\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Luzon Anthias (Pseudanthias luzonensis) - Bali Wildlife","description":"Pseudanthias luzonensis adalah spesies ikan yang hidup dan khas, ditandai dengan warnanya yang mencolok. Jantan dari spesies ini memiliki kepala bagian atas berwarna oranye-merah dan tubuh anterodorsal, yang bergradasi menjadi rona merah muda di bagian belakang dan putih di bagian perut. Ia juga menampilkan garis-garis bergelombang kuning hingga merah-oranye di sisinya, dengan bintik merah yang menonjol di antara tulang punggung ketujuh dan kesepuluh. Sirip ekor lebih ditekankan oleh margin posterior merahnya. Sebaliknya, spesies betina memiliki warna oranye-oranye polos yang bergradasi putih di bawahnya, dengan garis oranye dari mata bawah hingga pangkal sirip dada. Laki-laki tidak memiliki tonjolan berdaging di bagian depan bibir atas dan memiliki tulang belakang punggung ketiga yang memanjang. Sirip ekornya berbentuk bulan sabit hingga emarginate, dengan ujung berserabut pendek pada jantan.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Luzon Anthias (Pseudanthias luzonensis) - Bali Wildlife","og_description":"Pseudanthias luzonensis adalah spesies ikan yang hidup dan khas, ditandai dengan warnanya yang mencolok. Jantan dari spesies ini memiliki kepala bagian atas berwarna oranye-merah dan tubuh anterodorsal, yang bergradasi menjadi rona merah muda di bagian belakang dan putih di bagian perut. Ia juga menampilkan garis-garis bergelombang kuning hingga merah-oranye di sisinya, dengan bintik merah yang menonjol di antara tulang punggung ketujuh dan kesepuluh. Sirip ekor lebih ditekankan oleh margin posterior merahnya. Sebaliknya, spesies betina memiliki warna oranye-oranye polos yang bergradasi putih di bawahnya, dengan garis oranye dari mata bawah hingga pangkal sirip dada. Laki-laki tidak memiliki tonjolan berdaging di bagian depan bibir atas dan memiliki tulang belakang punggung ketiga yang memanjang. Sirip ekornya berbentuk bulan sabit hingga emarginate, dengan ujung berserabut pendek pada jantan.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2023-01-31T08:18:48+00:00","og_image":[{"width":1738,"height":1217,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Luzon-Anthias-Pseudanthias-luzonensis-photo-by-Daniela-Kupschus-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/","name":"Luzon Anthias (Pseudanthias luzonensis) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Luzon-Anthias-Pseudanthias-luzonensis-photo-by-Daniela-Kupschus-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2022-10-20T05:18:32+00:00","dateModified":"2023-01-31T08:18:48+00:00","description":"Pseudanthias luzonensis adalah spesies ikan yang hidup dan khas, ditandai dengan warnanya yang mencolok. Jantan dari spesies ini memiliki kepala bagian atas berwarna oranye-merah dan tubuh anterodorsal, yang bergradasi menjadi rona merah muda di bagian belakang dan putih di bagian perut. Ia juga menampilkan garis-garis bergelombang kuning hingga merah-oranye di sisinya, dengan bintik merah yang menonjol di antara tulang punggung ketujuh dan kesepuluh. Sirip ekor lebih ditekankan oleh margin posterior merahnya. Sebaliknya, spesies betina memiliki warna oranye-oranye polos yang bergradasi putih di bawahnya, dengan garis oranye dari mata bawah hingga pangkal sirip dada. Laki-laki tidak memiliki tonjolan berdaging di bagian depan bibir atas dan memiliki tulang belakang punggung ketiga yang memanjang. Sirip ekornya berbentuk bulan sabit hingga emarginate, dengan ujung berserabut pendek pada jantan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Luzon-Anthias-Pseudanthias-luzonensis-photo-by-Daniela-Kupschus-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Luzon-Anthias-Pseudanthias-luzonensis-photo-by-Daniela-Kupschus-Source-iNaturalist.jpeg","width":1738,"height":1217,"caption":"Photo by Daniela Kupschus, Source iNaturalist"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/luzon-anthias-pseudanthias-luzonensis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Biota Laut","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/biota-laut\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Ikan Bersirip","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/biota-laut\/ikan-bersirip\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Ikan Anthias","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/biota-laut\/ikan-bersirip\/ikan-anthias\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"Luzon Anthias"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/19835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/19835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20138,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/19835\/revisions\/20138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=19835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}