{"id":27662,"date":"2025-01-12T08:46:22","date_gmt":"2025-01-12T08:46:22","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/"},"modified":"2025-01-12T08:46:41","modified_gmt":"2025-01-12T08:46:41","slug":"kumbang-tanduk-panjang-27651","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/","title":{"rendered":"Kumbang Tanduk Panjang"},"content":{"rendered":"<p>Coptops adalah genus kumbang tanduk panjang dalam famili Cerambycidae, yang dikenal karena tubuhnya yang memanjang dan antena panjang yang khas, yang sering kali melebihi panjang tubuhnya. Spesies dalam genus Coptops terutama adalah kumbang penggerek kayu, yang larvanya berkembang di dalam kayu yang mati atau sekarat, memainkan peran penting dalam proses dekomposisi dan siklus nutrisi dalam ekosistem hutan. Kumbang dewasa biasanya dicirikan oleh pola yang bervariasi dan mencolok, yang mungkin mencakup warna-warna cerah dan tanda rumit yang berfungsi sebagai kamuflase atau sinyal peringatan bagi predator. Ditemukan di berbagai habitat di wilayah tropis dan subtropis, kumbang Coptops menarik baik secara ekologis maupun ekonomi, karena mereka dapat memengaruhi kehutanan dan pertanian dengan menargetkan pohon yang tertekan atau lemah. Studi tentang Coptops berkontribusi untuk memahami keanekaragaman hayati dan kesehatan lingkungan hutan, serta menginformasikan praktik pengelolaan untuk mengurangi potensi kerusakan pada kayu komersial dan pohon hias.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Coptops adalah genus kumbang tanduk panjang dalam famili Cerambycidae, yang dikenal karena tubuhnya yang memanjang dan antena panjang yang khas, yang sering kali melebihi panjang tubuhnya. Spesies dalam genus Coptops terutama adalah kumbang penggerek kayu, yang larvanya berkembang di dalam kayu yang mati atau sekarat, memainkan peran penting dalam proses dekomposisi dan siklus nutrisi dalam ekosistem hutan. Kumbang dewasa biasanya dicirikan oleh pola yang bervariasi dan mencolok, yang mungkin mencakup warna-warna cerah dan tanda rumit yang berfungsi sebagai kamuflase atau sinyal peringatan bagi predator. Ditemukan di berbagai habitat di wilayah tropis dan subtropis, kumbang Coptops menarik baik secara ekologis maupun ekonomi, karena mereka dapat memengaruhi kehutanan dan pertanian dengan menargetkan pohon yang tertekan atau lemah. Studi tentang Coptops berkontribusi untuk memahami keanekaragaman hayati dan kesehatan lingkungan hutan, serta menginformasikan praktik pengelolaan untuk mengurangi potensi kerusakan pada kayu komersial dan pohon hias.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27654,"parent":0,"menu_order":734,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[428,426,424],"class_list":["post-27662","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-kumbang-belum-terverifikasi","encyclopedia-category-serangga-belum-teridentifikasi","encyclopedia-category-spesies-belum-terverifikasi","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kumbang Tanduk Panjang (Genus Coptops) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Coptops adalah genus kumbang tanduk panjang dalam famili Cerambycidae, yang dikenal karena tubuhnya yang memanjang dan antena panjang yang khas, yang sering kali melebihi panjang tubuhnya. Spesies dalam genus Coptops terutama adalah kumbang penggerek kayu, yang larvanya berkembang di dalam kayu yang mati atau sekarat, memainkan peran penting dalam proses dekomposisi dan siklus nutrisi dalam ekosistem hutan. Kumbang dewasa biasanya dicirikan oleh pola yang bervariasi dan mencolok, yang mungkin mencakup warna-warna cerah dan tanda rumit yang berfungsi sebagai kamuflase atau sinyal peringatan bagi predator. Ditemukan di berbagai habitat di wilayah tropis dan subtropis, kumbang Coptops menarik baik secara ekologis maupun ekonomi, karena mereka dapat memengaruhi kehutanan dan pertanian dengan menargetkan pohon yang tertekan atau lemah. Studi tentang Coptops berkontribusi untuk memahami keanekaragaman hayati dan kesehatan lingkungan hutan, serta menginformasikan praktik pengelolaan untuk mengurangi potensi kerusakan pada kayu komersial dan pohon hias.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kumbang Tanduk Panjang (Genus Coptops) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Coptops adalah genus kumbang tanduk panjang dalam famili Cerambycidae, yang dikenal karena tubuhnya yang memanjang dan antena panjang yang khas, yang sering kali melebihi panjang tubuhnya. Spesies dalam genus Coptops terutama adalah kumbang penggerek kayu, yang larvanya berkembang di dalam kayu yang mati atau sekarat, memainkan peran penting dalam proses dekomposisi dan siklus nutrisi dalam ekosistem hutan. Kumbang dewasa biasanya dicirikan oleh pola yang bervariasi dan mencolok, yang mungkin mencakup warna-warna cerah dan tanda rumit yang berfungsi sebagai kamuflase atau sinyal peringatan bagi predator. Ditemukan di berbagai habitat di wilayah tropis dan subtropis, kumbang Coptops menarik baik secara ekologis maupun ekonomi, karena mereka dapat memengaruhi kehutanan dan pertanian dengan menargetkan pohon yang tertekan atau lemah. Studi tentang Coptops berkontribusi untuk memahami keanekaragaman hayati dan kesehatan lingkungan hutan, serta menginformasikan praktik pengelolaan untuk mengurangi potensi kerusakan pada kayu komersial dan pohon hias.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-12T08:46:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_4164.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/kumbang-tanduk-panjang-27651\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/kumbang-tanduk-panjang-27651\\\/\",\"name\":\"Kumbang Tanduk Panjang (Genus Coptops) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/kumbang-tanduk-panjang-27651\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/kumbang-tanduk-panjang-27651\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_4164.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-12T08:46:22+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-12T08:46:41+00:00\",\"description\":\"Coptops adalah genus kumbang tanduk panjang dalam famili Cerambycidae, yang dikenal karena tubuhnya yang memanjang dan antena panjang yang khas, yang sering kali melebihi panjang tubuhnya. Spesies dalam genus Coptops terutama adalah kumbang penggerek kayu, yang larvanya berkembang di dalam kayu yang mati atau sekarat, memainkan peran penting dalam proses dekomposisi dan siklus nutrisi dalam ekosistem hutan. Kumbang dewasa biasanya dicirikan oleh pola yang bervariasi dan mencolok, yang mungkin mencakup warna-warna cerah dan tanda rumit yang berfungsi sebagai kamuflase atau sinyal peringatan bagi predator. Ditemukan di berbagai habitat di wilayah tropis dan subtropis, kumbang Coptops menarik baik secara ekologis maupun ekonomi, karena mereka dapat memengaruhi kehutanan dan pertanian dengan menargetkan pohon yang tertekan atau lemah. Studi tentang Coptops berkontribusi untuk memahami keanekaragaman hayati dan kesehatan lingkungan hutan, serta menginformasikan praktik pengelolaan untuk mengurangi potensi kerusakan pada kayu komersial dan pohon hias.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/kumbang-tanduk-panjang-27651\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/kumbang-tanduk-panjang-27651\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/kumbang-tanduk-panjang-27651\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_4164.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_4164.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200,\"caption\":\"Photo by David Lowenthal\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/kumbang-tanduk-panjang-27651\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Spesies Belum Terverifikasi\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Serangga\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kumbang\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/spesies-belum-terverifikasi\\\/serangga-belum-teridentifikasi\\\/kumbang-belum-terverifikasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"Kumbang Tanduk Panjang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kumbang Tanduk Panjang (Genus Coptops) - Bali Wildlife","description":"Coptops adalah genus kumbang tanduk panjang dalam famili Cerambycidae, yang dikenal karena tubuhnya yang memanjang dan antena panjang yang khas, yang sering kali melebihi panjang tubuhnya. Spesies dalam genus Coptops terutama adalah kumbang penggerek kayu, yang larvanya berkembang di dalam kayu yang mati atau sekarat, memainkan peran penting dalam proses dekomposisi dan siklus nutrisi dalam ekosistem hutan. Kumbang dewasa biasanya dicirikan oleh pola yang bervariasi dan mencolok, yang mungkin mencakup warna-warna cerah dan tanda rumit yang berfungsi sebagai kamuflase atau sinyal peringatan bagi predator. Ditemukan di berbagai habitat di wilayah tropis dan subtropis, kumbang Coptops menarik baik secara ekologis maupun ekonomi, karena mereka dapat memengaruhi kehutanan dan pertanian dengan menargetkan pohon yang tertekan atau lemah. Studi tentang Coptops berkontribusi untuk memahami keanekaragaman hayati dan kesehatan lingkungan hutan, serta menginformasikan praktik pengelolaan untuk mengurangi potensi kerusakan pada kayu komersial dan pohon hias.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kumbang Tanduk Panjang (Genus Coptops) - Bali Wildlife","og_description":"Coptops adalah genus kumbang tanduk panjang dalam famili Cerambycidae, yang dikenal karena tubuhnya yang memanjang dan antena panjang yang khas, yang sering kali melebihi panjang tubuhnya. Spesies dalam genus Coptops terutama adalah kumbang penggerek kayu, yang larvanya berkembang di dalam kayu yang mati atau sekarat, memainkan peran penting dalam proses dekomposisi dan siklus nutrisi dalam ekosistem hutan. Kumbang dewasa biasanya dicirikan oleh pola yang bervariasi dan mencolok, yang mungkin mencakup warna-warna cerah dan tanda rumit yang berfungsi sebagai kamuflase atau sinyal peringatan bagi predator. Ditemukan di berbagai habitat di wilayah tropis dan subtropis, kumbang Coptops menarik baik secara ekologis maupun ekonomi, karena mereka dapat memengaruhi kehutanan dan pertanian dengan menargetkan pohon yang tertekan atau lemah. Studi tentang Coptops berkontribusi untuk memahami keanekaragaman hayati dan kesehatan lingkungan hutan, serta menginformasikan praktik pengelolaan untuk mengurangi potensi kerusakan pada kayu komersial dan pohon hias.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2025-01-12T08:46:41+00:00","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_4164.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/","name":"Kumbang Tanduk Panjang (Genus Coptops) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_4164.jpg","datePublished":"2025-01-12T08:46:22+00:00","dateModified":"2025-01-12T08:46:41+00:00","description":"Coptops adalah genus kumbang tanduk panjang dalam famili Cerambycidae, yang dikenal karena tubuhnya yang memanjang dan antena panjang yang khas, yang sering kali melebihi panjang tubuhnya. Spesies dalam genus Coptops terutama adalah kumbang penggerek kayu, yang larvanya berkembang di dalam kayu yang mati atau sekarat, memainkan peran penting dalam proses dekomposisi dan siklus nutrisi dalam ekosistem hutan. Kumbang dewasa biasanya dicirikan oleh pola yang bervariasi dan mencolok, yang mungkin mencakup warna-warna cerah dan tanda rumit yang berfungsi sebagai kamuflase atau sinyal peringatan bagi predator. Ditemukan di berbagai habitat di wilayah tropis dan subtropis, kumbang Coptops menarik baik secara ekologis maupun ekonomi, karena mereka dapat memengaruhi kehutanan dan pertanian dengan menargetkan pohon yang tertekan atau lemah. Studi tentang Coptops berkontribusi untuk memahami keanekaragaman hayati dan kesehatan lingkungan hutan, serta menginformasikan praktik pengelolaan untuk mengurangi potensi kerusakan pada kayu komersial dan pohon hias.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_4164.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_4164.jpg","width":1714,"height":1200,"caption":"Photo by David Lowenthal"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/kumbang-tanduk-panjang-27651\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Spesies Belum Terverifikasi","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Serangga","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kumbang","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/spesies-belum-terverifikasi\/serangga-belum-teridentifikasi\/kumbang-belum-terverifikasi\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"Kumbang Tanduk Panjang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27662\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27663,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/27662\/revisions\/27663"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=27662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}