{"id":8416,"date":"2021-08-13T16:03:49","date_gmt":"2021-08-13T16:03:49","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/cecak-terbang\/"},"modified":"2025-11-08T11:51:36","modified_gmt":"2025-11-08T11:51:36","slug":"cecak-terbang-draco-volans","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/","title":{"rendered":"Cecak Terbang"},"content":{"rendered":"<p><em>Draco volans<\/em> berukuran kecil, memiliki selaput layang yang ditopang oleh enam rusuk, dan lubang hidungnya berada disamping. Pada spesies jantan terdapat surai pendek di tengkuknya. Tubuh bagian atas khususnya berwarna abu-abu atau coklat, dengan loreng-loreng yang berwarna lebih tua dan kadang membentuk garis yang samar di kaki dan ekornya. Di Bali totolan hitam di belakang kepala, leher dan sepanjang punggung biasa terdapat pada <em>Draco volans<\/em>. Perut berwarna agak putih, sebelah atas dari selaput laying merupakan kombinasi antara kuning, jingga, merah, biru, hijau, abu-abu, coklat atau hitam, tidak ada corengan, bertotol, loreng atau bergaris-garis. Sebelah bawah selaput laying menunjukkan variasi yang serupa, tapi biasanya warnanya lebih muda. Di Bali, sebelah atas selaput laying biasanya abu-abu dengan loreng-loreng atau coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam dekat ujung bagian luarnya, dan sebelah bawah selaput berwarna agak putih atau abu-abu muda, juga ada totolan berwarna gelap dekat ujung bagian luarnya. Dewlap pada spesies di Bali warnanya kuning pada jantannya dan biru muda keabu-abuan pada betinanya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Draco volans berukuran kecil, memiliki selaput layang yang ditopang oleh enam rusuk, dan lubang hidungnya berada disamping. Pada spesies jantan terdapat surai pendek di tengkuknya. Tubuh bagian atas khususnya berwarna abu-abu atau coklat, dengan loreng-loreng yang berwarna lebih tua dan kadang membentuk garis yang samar di kaki dan ekornya. Di Bali totolan hitam di belakang kepala, leher dan sepanjang punggung biasa terdapat pada Draco volans. Perut berwarna agak putih, sebelah atas dari selaput laying merupakan kombinasi antara kuning, jingga, merah, biru, hijau, abu-abu, coklat atau hitam, tidak ada corengan, bertotol, loreng atau bergaris-garis. Sebelah bawah selaput laying menunjukkan variasi yang serupa, tapi biasanya warnanya lebih muda. Di Bali, sebelah atas selaput laying biasanya abu-abu dengan loreng-loreng atau coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam dekat ujung bagian luarnya, dan sebelah bawah selaput berwarna agak putih atau abu-abu muda, juga ada totolan berwarna gelap dekat ujung bagian luarnya. Dewlap pada spesies di Bali warnanya kuning pada jantannya dan biru muda keabu-abuan pada betinanya<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":8418,"parent":0,"menu_order":3374,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[192,193,194],"class_list":["post-8416","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-hewan","encyclopedia-category-kadal","encyclopedia-category-reptil","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cecak Terbang (Draco volans) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Draco volans berukuran kecil, memiliki selaput layang yang ditopang oleh enam rusuk, dan lubang hidungnya berada disamping. Pada spesies jantan terdapat surai pendek di tengkuknya. Tubuh bagian atas khususnya berwarna abu-abu atau coklat, dengan loreng-loreng yang berwarna lebih tua dan kadang membentuk garis yang samar di kaki dan ekornya. Di Bali totolan hitam di belakang kepala, leher dan sepanjang punggung biasa terdapat pada Draco volans. Perut berwarna agak putih, sebelah atas dari selaput laying merupakan kombinasi antara kuning, jingga, merah, biru, hijau, abu-abu, coklat atau hitam, tidak ada corengan, bertotol, loreng atau bergaris-garis. Sebelah bawah selaput laying menunjukkan variasi yang serupa, tapi biasanya warnanya lebih muda. Di Bali, sebelah atas selaput laying biasanya abu-abu dengan loreng-loreng atau coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam dekat ujung bagian luarnya, dan sebelah bawah selaput berwarna agak putih atau abu-abu muda, juga ada totolan berwarna gelap dekat ujung bagian luarnya. Dewlap pada spesies di Bali warnanya kuning pada jantannya dan biru muda keabu-abuan pada betinanya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cecak Terbang (Draco volans) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Draco volans berukuran kecil, memiliki selaput layang yang ditopang oleh enam rusuk, dan lubang hidungnya berada disamping. Pada spesies jantan terdapat surai pendek di tengkuknya. Tubuh bagian atas khususnya berwarna abu-abu atau coklat, dengan loreng-loreng yang berwarna lebih tua dan kadang membentuk garis yang samar di kaki dan ekornya. Di Bali totolan hitam di belakang kepala, leher dan sepanjang punggung biasa terdapat pada Draco volans. Perut berwarna agak putih, sebelah atas dari selaput laying merupakan kombinasi antara kuning, jingga, merah, biru, hijau, abu-abu, coklat atau hitam, tidak ada corengan, bertotol, loreng atau bergaris-garis. Sebelah bawah selaput laying menunjukkan variasi yang serupa, tapi biasanya warnanya lebih muda. Di Bali, sebelah atas selaput laying biasanya abu-abu dengan loreng-loreng atau coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam dekat ujung bagian luarnya, dan sebelah bawah selaput berwarna agak putih atau abu-abu muda, juga ada totolan berwarna gelap dekat ujung bagian luarnya. Dewlap pada spesies di Bali warnanya kuning pada jantannya dan biru muda keabu-abuan pada betinanya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-08T11:51:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_8215.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1715\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/cecak-terbang-draco-volans\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/cecak-terbang-draco-volans\\\/\",\"name\":\"Cecak Terbang (Draco volans) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/cecak-terbang-draco-volans\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/cecak-terbang-draco-volans\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_8215.jpg\",\"datePublished\":\"2021-08-13T16:03:49+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-08T11:51:36+00:00\",\"description\":\"Draco volans berukuran kecil, memiliki selaput layang yang ditopang oleh enam rusuk, dan lubang hidungnya berada disamping. Pada spesies jantan terdapat surai pendek di tengkuknya. Tubuh bagian atas khususnya berwarna abu-abu atau coklat, dengan loreng-loreng yang berwarna lebih tua dan kadang membentuk garis yang samar di kaki dan ekornya. Di Bali totolan hitam di belakang kepala, leher dan sepanjang punggung biasa terdapat pada Draco volans. Perut berwarna agak putih, sebelah atas dari selaput laying merupakan kombinasi antara kuning, jingga, merah, biru, hijau, abu-abu, coklat atau hitam, tidak ada corengan, bertotol, loreng atau bergaris-garis. Sebelah bawah selaput laying menunjukkan variasi yang serupa, tapi biasanya warnanya lebih muda. Di Bali, sebelah atas selaput laying biasanya abu-abu dengan loreng-loreng atau coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam dekat ujung bagian luarnya, dan sebelah bawah selaput berwarna agak putih atau abu-abu muda, juga ada totolan berwarna gelap dekat ujung bagian luarnya. Dewlap pada spesies di Bali warnanya kuning pada jantannya dan biru muda keabu-abuan pada betinanya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/cecak-terbang-draco-volans\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/cecak-terbang-draco-volans\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/cecak-terbang-draco-volans\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_8215.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_8215.jpg\",\"width\":1715,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/cecak-terbang-draco-volans\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Reptil\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/reptil\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kadal\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/reptil\\\/kadal\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":6,\"name\":\"Cecak Terbang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cecak Terbang (Draco volans) - Bali Wildlife","description":"Draco volans berukuran kecil, memiliki selaput layang yang ditopang oleh enam rusuk, dan lubang hidungnya berada disamping. Pada spesies jantan terdapat surai pendek di tengkuknya. Tubuh bagian atas khususnya berwarna abu-abu atau coklat, dengan loreng-loreng yang berwarna lebih tua dan kadang membentuk garis yang samar di kaki dan ekornya. Di Bali totolan hitam di belakang kepala, leher dan sepanjang punggung biasa terdapat pada Draco volans. Perut berwarna agak putih, sebelah atas dari selaput laying merupakan kombinasi antara kuning, jingga, merah, biru, hijau, abu-abu, coklat atau hitam, tidak ada corengan, bertotol, loreng atau bergaris-garis. Sebelah bawah selaput laying menunjukkan variasi yang serupa, tapi biasanya warnanya lebih muda. Di Bali, sebelah atas selaput laying biasanya abu-abu dengan loreng-loreng atau coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam dekat ujung bagian luarnya, dan sebelah bawah selaput berwarna agak putih atau abu-abu muda, juga ada totolan berwarna gelap dekat ujung bagian luarnya. Dewlap pada spesies di Bali warnanya kuning pada jantannya dan biru muda keabu-abuan pada betinanya","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cecak Terbang (Draco volans) - Bali Wildlife","og_description":"Draco volans berukuran kecil, memiliki selaput layang yang ditopang oleh enam rusuk, dan lubang hidungnya berada disamping. Pada spesies jantan terdapat surai pendek di tengkuknya. Tubuh bagian atas khususnya berwarna abu-abu atau coklat, dengan loreng-loreng yang berwarna lebih tua dan kadang membentuk garis yang samar di kaki dan ekornya. Di Bali totolan hitam di belakang kepala, leher dan sepanjang punggung biasa terdapat pada Draco volans. Perut berwarna agak putih, sebelah atas dari selaput laying merupakan kombinasi antara kuning, jingga, merah, biru, hijau, abu-abu, coklat atau hitam, tidak ada corengan, bertotol, loreng atau bergaris-garis. Sebelah bawah selaput laying menunjukkan variasi yang serupa, tapi biasanya warnanya lebih muda. Di Bali, sebelah atas selaput laying biasanya abu-abu dengan loreng-loreng atau coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam dekat ujung bagian luarnya, dan sebelah bawah selaput berwarna agak putih atau abu-abu muda, juga ada totolan berwarna gelap dekat ujung bagian luarnya. Dewlap pada spesies di Bali warnanya kuning pada jantannya dan biru muda keabu-abuan pada betinanya","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2025-11-08T11:51:36+00:00","og_image":[{"width":1715,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_8215.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/","name":"Cecak Terbang (Draco volans) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_8215.jpg","datePublished":"2021-08-13T16:03:49+00:00","dateModified":"2025-11-08T11:51:36+00:00","description":"Draco volans berukuran kecil, memiliki selaput layang yang ditopang oleh enam rusuk, dan lubang hidungnya berada disamping. Pada spesies jantan terdapat surai pendek di tengkuknya. Tubuh bagian atas khususnya berwarna abu-abu atau coklat, dengan loreng-loreng yang berwarna lebih tua dan kadang membentuk garis yang samar di kaki dan ekornya. Di Bali totolan hitam di belakang kepala, leher dan sepanjang punggung biasa terdapat pada Draco volans. Perut berwarna agak putih, sebelah atas dari selaput laying merupakan kombinasi antara kuning, jingga, merah, biru, hijau, abu-abu, coklat atau hitam, tidak ada corengan, bertotol, loreng atau bergaris-garis. Sebelah bawah selaput laying menunjukkan variasi yang serupa, tapi biasanya warnanya lebih muda. Di Bali, sebelah atas selaput laying biasanya abu-abu dengan loreng-loreng atau coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam dekat ujung bagian luarnya, dan sebelah bawah selaput berwarna agak putih atau abu-abu muda, juga ada totolan berwarna gelap dekat ujung bagian luarnya. Dewlap pada spesies di Bali warnanya kuning pada jantannya dan biru muda keabu-abuan pada betinanya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_8215.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_8215.jpg","width":1715,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/reptil\/kadal\/cecak-terbang-draco-volans\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Reptil","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/reptil\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kadal","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/reptil\/kadal\/"},{"@type":"ListItem","position":6,"name":"Cecak Terbang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/8416","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/8416\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32136,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/8416\/revisions\/32136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8418"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8416"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=8416"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}