{"id":9323,"date":"2021-08-20T11:51:03","date_gmt":"2021-08-20T11:51:03","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/kuntul-kerbau\/"},"modified":"2024-03-19T12:13:52","modified_gmt":"2024-03-19T12:13:52","slug":"kuntul-kerbau-bubulcus-ibis","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/","title":{"rendered":"Kuntul Kerbau"},"content":{"rendered":"<p><em>Bubulcus ibis<\/em> adalah spesies burung bangau bertubuh gempal dengan lebar sayap 88\u201396 cm, dengan panjang tubuh 46\u201356 cm dan berat 270\u2013512 gram. Memiliki leher yang relatif pendek, tebal, dengan paruh yang kokoh, dan postur tubuh yang bungkuk. Burung dewasa yang tidak kawin memiliki bulu putih, paruh kuning, dan kaki kuning keabu-abuan. Tetapi selama musim kawin, individu dewasa mengembangkan bulu berwarna oranye di punggung, dada, dan mahkota. Bagian tubuh seperti paruh, kaki, dan iris menjadi merah cerah dalam waktu yang singkat sebelum kawin, sedangkan burung remaja tidak memiliki bulu berwarna dan memiliki paruh hitam. Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat melalui bentuk tubuh yaitu jantan sedikit lebih besar dan memiliki bulu yang sedikit lebih panjang dari betina.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bubulcus ibis adalah spesies burung bangau bertubuh gempal dengan lebar sayap 88\u201396 cm, dengan panjang tubuh 46\u201356 cm  dan berat 270\u2013512 gram. Memiliki leher yang relatif pendek, tebal, dengan paruh yang kokoh, dan postur tubuh yang bungkuk. Burung dewasa yang tidak kawin memiliki bulu putih, paruh kuning, dan kaki kuning keabu-abuan. Tetapi selama musim kawin, individu dewasa mengembangkan bulu berwarna oranye di punggung, dada, dan mahkota. Bagian tubuh seperti paruh, kaki, dan iris menjadi merah cerah dalam waktu yang singkat sebelum kawin, sedangkan burung remaja tidak memiliki bulu berwarna dan memiliki paruh hitam. Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat melalui bentuk tubuh yaitu jantan sedikit lebih besar dan memiliki bulu yang sedikit lebih panjang dari betina.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9281,"parent":0,"menu_order":3246,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[198,192],"class_list":["post-9323","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-burung","encyclopedia-category-hewan","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bubulcus ibis adalah spesies burung bangau bertubuh gempal dengan lebar sayap 88\u201396 cm, dengan panjang tubuh 46\u201356 cm dan berat 270\u2013512 gram. Memiliki leher yang relatif pendek, tebal, dengan paruh yang kokoh, dan postur tubuh yang bungkuk. Burung dewasa yang tidak kawin memiliki bulu putih, paruh kuning, dan kaki kuning keabu-abuan. Tetapi selama musim kawin, individu dewasa mengembangkan bulu berwarna oranye di punggung, dada, dan mahkota. Bagian tubuh seperti paruh, kaki, dan iris menjadi merah cerah dalam waktu yang singkat sebelum kawin, sedangkan burung remaja tidak memiliki bulu berwarna dan memiliki paruh hitam. Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat melalui bentuk tubuh yaitu jantan sedikit lebih besar dan memiliki bulu yang sedikit lebih panjang dari betina.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bubulcus ibis adalah spesies burung bangau bertubuh gempal dengan lebar sayap 88\u201396 cm, dengan panjang tubuh 46\u201356 cm dan berat 270\u2013512 gram. Memiliki leher yang relatif pendek, tebal, dengan paruh yang kokoh, dan postur tubuh yang bungkuk. Burung dewasa yang tidak kawin memiliki bulu putih, paruh kuning, dan kaki kuning keabu-abuan. Tetapi selama musim kawin, individu dewasa mengembangkan bulu berwarna oranye di punggung, dada, dan mahkota. Bagian tubuh seperti paruh, kaki, dan iris menjadi merah cerah dalam waktu yang singkat sebelum kawin, sedangkan burung remaja tidak memiliki bulu berwarna dan memiliki paruh hitam. Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat melalui bentuk tubuh yaitu jantan sedikit lebih besar dan memiliki bulu yang sedikit lebih panjang dari betina.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-19T12:13:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_9676.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\\\/\",\"name\":\"Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_9676.jpg\",\"datePublished\":\"2021-08-20T11:51:03+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-19T12:13:52+00:00\",\"description\":\"Bubulcus ibis adalah spesies burung bangau bertubuh gempal dengan lebar sayap 88\u201396 cm, dengan panjang tubuh 46\u201356 cm dan berat 270\u2013512 gram. Memiliki leher yang relatif pendek, tebal, dengan paruh yang kokoh, dan postur tubuh yang bungkuk. Burung dewasa yang tidak kawin memiliki bulu putih, paruh kuning, dan kaki kuning keabu-abuan. Tetapi selama musim kawin, individu dewasa mengembangkan bulu berwarna oranye di punggung, dada, dan mahkota. Bagian tubuh seperti paruh, kaki, dan iris menjadi merah cerah dalam waktu yang singkat sebelum kawin, sedangkan burung remaja tidak memiliki bulu berwarna dan memiliki paruh hitam. Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat melalui bentuk tubuh yaitu jantan sedikit lebih besar dan memiliki bulu yang sedikit lebih panjang dari betina.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_9676.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_9676.jpg\",\"width\":1714,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Burung\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/burung\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kuntul Kerbau\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis) - Bali Wildlife","description":"Bubulcus ibis adalah spesies burung bangau bertubuh gempal dengan lebar sayap 88\u201396 cm, dengan panjang tubuh 46\u201356 cm dan berat 270\u2013512 gram. Memiliki leher yang relatif pendek, tebal, dengan paruh yang kokoh, dan postur tubuh yang bungkuk. Burung dewasa yang tidak kawin memiliki bulu putih, paruh kuning, dan kaki kuning keabu-abuan. Tetapi selama musim kawin, individu dewasa mengembangkan bulu berwarna oranye di punggung, dada, dan mahkota. Bagian tubuh seperti paruh, kaki, dan iris menjadi merah cerah dalam waktu yang singkat sebelum kawin, sedangkan burung remaja tidak memiliki bulu berwarna dan memiliki paruh hitam. Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat melalui bentuk tubuh yaitu jantan sedikit lebih besar dan memiliki bulu yang sedikit lebih panjang dari betina.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis) - Bali Wildlife","og_description":"Bubulcus ibis adalah spesies burung bangau bertubuh gempal dengan lebar sayap 88\u201396 cm, dengan panjang tubuh 46\u201356 cm dan berat 270\u2013512 gram. Memiliki leher yang relatif pendek, tebal, dengan paruh yang kokoh, dan postur tubuh yang bungkuk. Burung dewasa yang tidak kawin memiliki bulu putih, paruh kuning, dan kaki kuning keabu-abuan. Tetapi selama musim kawin, individu dewasa mengembangkan bulu berwarna oranye di punggung, dada, dan mahkota. Bagian tubuh seperti paruh, kaki, dan iris menjadi merah cerah dalam waktu yang singkat sebelum kawin, sedangkan burung remaja tidak memiliki bulu berwarna dan memiliki paruh hitam. Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat melalui bentuk tubuh yaitu jantan sedikit lebih besar dan memiliki bulu yang sedikit lebih panjang dari betina.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/","og_site_name":"Bali Wildlife","article_modified_time":"2024-03-19T12:13:52+00:00","og_image":[{"width":1714,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_9676.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/","name":"Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_9676.jpg","datePublished":"2021-08-20T11:51:03+00:00","dateModified":"2024-03-19T12:13:52+00:00","description":"Bubulcus ibis adalah spesies burung bangau bertubuh gempal dengan lebar sayap 88\u201396 cm, dengan panjang tubuh 46\u201356 cm dan berat 270\u2013512 gram. Memiliki leher yang relatif pendek, tebal, dengan paruh yang kokoh, dan postur tubuh yang bungkuk. Burung dewasa yang tidak kawin memiliki bulu putih, paruh kuning, dan kaki kuning keabu-abuan. Tetapi selama musim kawin, individu dewasa mengembangkan bulu berwarna oranye di punggung, dada, dan mahkota. Bagian tubuh seperti paruh, kaki, dan iris menjadi merah cerah dalam waktu yang singkat sebelum kawin, sedangkan burung remaja tidak memiliki bulu berwarna dan memiliki paruh hitam. Perbedaan jantan dan betina dapat dilihat melalui bentuk tubuh yaitu jantan sedikit lebih besar dan memiliki bulu yang sedikit lebih panjang dari betina.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_9676.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_9676.jpg","width":1714,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-kerbau-bubulcus-ibis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Burung","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/burung\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kuntul Kerbau"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9323","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9323\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25749,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9323\/revisions\/25749"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9281"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=9323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}