{"id":9732,"date":"2021-08-25T08:56:19","date_gmt":"2021-08-25T08:56:19","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/kuntul-karang\/"},"modified":"2021-08-25T08:56:19","modified_gmt":"2021-08-25T08:56:19","slug":"kuntul-karang","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/","title":{"rendered":"Kuntul Karang"},"content":{"rendered":"<p><em>Egretta sacra<\/em> berukuran agak besar, panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 57 cm. Spesies ini sering dijumpai dalam dua warna, yaitu spesies berwarna putih seperti kuntul umumnya; atau, yang lebih sering terlihat berwarna abu-abu arang, dengan dagu keputihan yang sulit terlihat di lapangan. Dengan jambul pendek. Di pantai, habitatnya mencari makanan, kuntul ini sering tampak kehitaman belaka. Bentuk dengan warna putih mirip dengan kuntul kerbau, namun ukurannya lebih besar, dan kepala serta lehernya lebih langsing. Tungkainya yang kehijauan, dan relatif lebih pendek membedakannya dengan jenis kuntul lainnya. Juga paruhnya yang berwarna kuning pucat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Egretta sacra berukuran agak besar, panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 57 cm. Spesies ini sering dijumpai dalam dua warna, yaitu spesies berwarna putih seperti kuntul umumnya; atau, yang lebih sering terlihat berwarna abu-abu arang, dengan dagu keputihan yang sulit terlihat di lapangan. Dengan jambul pendek. Di pantai, habitatnya mencari makanan, kuntul ini sering tampak kehitaman belaka. Bentuk dengan warna putih mirip dengan kuntul kerbau, namun ukurannya lebih besar, dan kepala serta lehernya lebih langsing. Tungkainya yang kehijauan, dan relatif lebih pendek membedakannya dengan jenis kuntul lainnya. Juga paruhnya yang berwarna kuning pucat<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9721,"parent":0,"menu_order":3181,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[198,192],"class_list":["post-9732","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-burung","encyclopedia-category-hewan","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kuntul Karang (Egretta sacra) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Egretta sacra berukuran agak besar, panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 57 cm. Spesies ini sering dijumpai dalam dua warna, yaitu spesies berwarna putih seperti kuntul umumnya; atau, yang lebih sering terlihat berwarna abu-abu arang, dengan dagu keputihan yang sulit terlihat di lapangan. Dengan jambul pendek. Di pantai, habitatnya mencari makanan, kuntul ini sering tampak kehitaman belaka. Bentuk dengan warna putih mirip dengan kuntul kerbau, namun ukurannya lebih besar, dan kepala serta lehernya lebih langsing. Tungkainya yang kehijauan, dan relatif lebih pendek membedakannya dengan jenis kuntul lainnya. Juga paruhnya yang berwarna kuning pucat\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kuntul Karang (Egretta sacra) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Egretta sacra berukuran agak besar, panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 57 cm. Spesies ini sering dijumpai dalam dua warna, yaitu spesies berwarna putih seperti kuntul umumnya; atau, yang lebih sering terlihat berwarna abu-abu arang, dengan dagu keputihan yang sulit terlihat di lapangan. Dengan jambul pendek. Di pantai, habitatnya mencari makanan, kuntul ini sering tampak kehitaman belaka. Bentuk dengan warna putih mirip dengan kuntul kerbau, namun ukurannya lebih besar, dan kepala serta lehernya lebih langsing. Tungkainya yang kehijauan, dan relatif lebih pendek membedakannya dengan jenis kuntul lainnya. Juga paruhnya yang berwarna kuning pucat\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_5631.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1715\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-karang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-karang\\\/\",\"name\":\"Kuntul Karang (Egretta sacra) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-karang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-karang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_5631.jpg\",\"datePublished\":\"2021-08-25T08:56:19+00:00\",\"description\":\"Egretta sacra berukuran agak besar, panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 57 cm. Spesies ini sering dijumpai dalam dua warna, yaitu spesies berwarna putih seperti kuntul umumnya; atau, yang lebih sering terlihat berwarna abu-abu arang, dengan dagu keputihan yang sulit terlihat di lapangan. Dengan jambul pendek. Di pantai, habitatnya mencari makanan, kuntul ini sering tampak kehitaman belaka. Bentuk dengan warna putih mirip dengan kuntul kerbau, namun ukurannya lebih besar, dan kepala serta lehernya lebih langsing. Tungkainya yang kehijauan, dan relatif lebih pendek membedakannya dengan jenis kuntul lainnya. Juga paruhnya yang berwarna kuning pucat\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-karang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-karang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-karang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_5631.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/IMG_5631.jpg\",\"width\":1715,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/kuntul-karang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Burung\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/burung\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Kuntul Karang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kuntul Karang (Egretta sacra) - Bali Wildlife","description":"Egretta sacra berukuran agak besar, panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 57 cm. Spesies ini sering dijumpai dalam dua warna, yaitu spesies berwarna putih seperti kuntul umumnya; atau, yang lebih sering terlihat berwarna abu-abu arang, dengan dagu keputihan yang sulit terlihat di lapangan. Dengan jambul pendek. Di pantai, habitatnya mencari makanan, kuntul ini sering tampak kehitaman belaka. Bentuk dengan warna putih mirip dengan kuntul kerbau, namun ukurannya lebih besar, dan kepala serta lehernya lebih langsing. Tungkainya yang kehijauan, dan relatif lebih pendek membedakannya dengan jenis kuntul lainnya. Juga paruhnya yang berwarna kuning pucat","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kuntul Karang (Egretta sacra) - Bali Wildlife","og_description":"Egretta sacra berukuran agak besar, panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 57 cm. Spesies ini sering dijumpai dalam dua warna, yaitu spesies berwarna putih seperti kuntul umumnya; atau, yang lebih sering terlihat berwarna abu-abu arang, dengan dagu keputihan yang sulit terlihat di lapangan. Dengan jambul pendek. Di pantai, habitatnya mencari makanan, kuntul ini sering tampak kehitaman belaka. Bentuk dengan warna putih mirip dengan kuntul kerbau, namun ukurannya lebih besar, dan kepala serta lehernya lebih langsing. Tungkainya yang kehijauan, dan relatif lebih pendek membedakannya dengan jenis kuntul lainnya. Juga paruhnya yang berwarna kuning pucat","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1715,"height":1200,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_5631.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/","name":"Kuntul Karang (Egretta sacra) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_5631.jpg","datePublished":"2021-08-25T08:56:19+00:00","description":"Egretta sacra berukuran agak besar, panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 57 cm. Spesies ini sering dijumpai dalam dua warna, yaitu spesies berwarna putih seperti kuntul umumnya; atau, yang lebih sering terlihat berwarna abu-abu arang, dengan dagu keputihan yang sulit terlihat di lapangan. Dengan jambul pendek. Di pantai, habitatnya mencari makanan, kuntul ini sering tampak kehitaman belaka. Bentuk dengan warna putih mirip dengan kuntul kerbau, namun ukurannya lebih besar, dan kepala serta lehernya lebih langsing. Tungkainya yang kehijauan, dan relatif lebih pendek membedakannya dengan jenis kuntul lainnya. Juga paruhnya yang berwarna kuning pucat","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_5631.jpg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/IMG_5631.jpg","width":1715,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/kuntul-karang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Burung","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/burung\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Kuntul Karang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9732","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9732\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9732"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=9732"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}