{"id":9831,"date":"2021-08-26T08:13:44","date_gmt":"2021-08-26T08:13:44","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/encyclopedia\/%encyclopedia-category%\/burung-cabai-jawa\/"},"modified":"2021-08-26T08:13:44","modified_gmt":"2021-08-26T08:13:44","slug":"burung-cabai-jawa","status":"publish","type":"encyclopedia","link":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/","title":{"rendered":"Burung Cabai Jawa"},"content":{"rendered":"<p><em>Dicaeum trochileum<\/em> merupakan burung yang berukuran sangat kecil. Karakteristik individu jantan dan betina pada spesies ini jelas terlihat. Burung jantan berwarna merah padam pada kepala, punggung, tunggir, dan dada. Sayap dan ujung ekor berwarna hitam, bagian perut putih keabu-abuan dan terdapat bercak putih pada lengkung sayap. Sedangkan burung betina: tunggir berwarna merah. Tubuh bagian atas lainnya berwarna coklat, sedangkan pada kepala dan mantel tersapu merah. Tubuh bagian bawah putih buram. Burung muda: Tubuh bagian atas coklat kehijauan. Bercak jingga pada tunggir. Paruh dan kaki berwarna hitam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dicaeum trochileum merupakan burung yang berukuran sangat kecil. Karakteristik individu jantan dan betina pada spesies ini jelas terlihat. Burung jantan berwarna merah padam pada kepala, punggung, tunggir, dan dada. Sayap dan ujung ekor berwarna hitam, bagian perut putih keabu-abuan dan terdapat bercak putih pada lengkung sayap. Sedangkan burung betina: tunggir berwarna merah. Tubuh bagian atas lainnya berwarna coklat, sedangkan pada kepala dan mantel tersapu merah. Tubuh bagian bawah putih buram. Burung muda: Tubuh bagian atas coklat kehijauan. Bercak jingga pada tunggir. Paruh dan kaki berwarna hitam.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9827,"parent":0,"menu_order":3163,"template":"","meta":{"footnotes":""},"encyclopedia-category":[198,192],"class_list":["post-9831","encyclopedia","type-encyclopedia","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","encyclopedia-category-burung","encyclopedia-category-hewan","description-off"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Burung Cabai Jawa (Dicaeum trochileum) - Bali Wildlife<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dicaeum trochileum merupakan burung yang berukuran sangat kecil. Karakteristik individu jantan dan betina pada spesies ini jelas terlihat. Burung jantan berwarna merah padam pada kepala, punggung, tunggir, dan dada. Sayap dan ujung ekor berwarna hitam, bagian perut putih keabu-abuan dan terdapat bercak putih pada lengkung sayap. Sedangkan burung betina: tunggir berwarna merah. Tubuh bagian atas lainnya berwarna coklat, sedangkan pada kepala dan mantel tersapu merah. Tubuh bagian bawah putih buram. Burung muda: Tubuh bagian atas coklat kehijauan. Bercak jingga pada tunggir. Paruh dan kaki berwarna hitam.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Burung Cabai Jawa (Dicaeum trochileum) - Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dicaeum trochileum merupakan burung yang berukuran sangat kecil. Karakteristik individu jantan dan betina pada spesies ini jelas terlihat. Burung jantan berwarna merah padam pada kepala, punggung, tunggir, dan dada. Sayap dan ujung ekor berwarna hitam, bagian perut putih keabu-abuan dan terdapat bercak putih pada lengkung sayap. Sedangkan burung betina: tunggir berwarna merah. Tubuh bagian atas lainnya berwarna coklat, sedangkan pada kepala dan mantel tersapu merah. Tubuh bagian bawah putih buram. Burung muda: Tubuh bagian atas coklat kehijauan. Bercak jingga pada tunggir. Paruh dan kaki berwarna hitam.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bali Wildlife\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Dicaeum-trochileum-by-Bruno-Durand-Source-iNaturalist.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1744\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1221\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabai-jawa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabai-jawa\\\/\",\"name\":\"Burung Cabai Jawa (Dicaeum trochileum) - Bali Wildlife\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabai-jawa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabai-jawa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/Dicaeum-trochileum-by-Bruno-Durand-Source-iNaturalist.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-08-26T08:13:44+00:00\",\"description\":\"Dicaeum trochileum merupakan burung yang berukuran sangat kecil. Karakteristik individu jantan dan betina pada spesies ini jelas terlihat. Burung jantan berwarna merah padam pada kepala, punggung, tunggir, dan dada. Sayap dan ujung ekor berwarna hitam, bagian perut putih keabu-abuan dan terdapat bercak putih pada lengkung sayap. Sedangkan burung betina: tunggir berwarna merah. Tubuh bagian atas lainnya berwarna coklat, sedangkan pada kepala dan mantel tersapu merah. Tubuh bagian bawah putih buram. Burung muda: Tubuh bagian atas coklat kehijauan. Bercak jingga pada tunggir. Paruh dan kaki berwarna hitam.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabai-jawa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabai-jawa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabai-jawa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/Dicaeum-trochileum-by-Bruno-Durand-Source-iNaturalist.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/Dicaeum-trochileum-by-Bruno-Durand-Source-iNaturalist.jpeg\",\"width\":1744,\"height\":1221},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/hewan\\\/burung\\\/burung-cabai-jawa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Encyclopedia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/ensiklopedia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hewan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Burung\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/encyclopedia\\\/encyclopedia-category\\\/hewan\\\/burung\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Burung Cabai Jawa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"description\":\"Every Spices Matter\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Bali Wildlife\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/04\\\/Bali-Wildlife-logo.png\",\"width\":150,\"height\":35,\"caption\":\"Bali Wildlife\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dev.baliwildlife.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Burung Cabai Jawa (Dicaeum trochileum) - Bali Wildlife","description":"Dicaeum trochileum merupakan burung yang berukuran sangat kecil. Karakteristik individu jantan dan betina pada spesies ini jelas terlihat. Burung jantan berwarna merah padam pada kepala, punggung, tunggir, dan dada. Sayap dan ujung ekor berwarna hitam, bagian perut putih keabu-abuan dan terdapat bercak putih pada lengkung sayap. Sedangkan burung betina: tunggir berwarna merah. Tubuh bagian atas lainnya berwarna coklat, sedangkan pada kepala dan mantel tersapu merah. Tubuh bagian bawah putih buram. Burung muda: Tubuh bagian atas coklat kehijauan. Bercak jingga pada tunggir. Paruh dan kaki berwarna hitam.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Burung Cabai Jawa (Dicaeum trochileum) - Bali Wildlife","og_description":"Dicaeum trochileum merupakan burung yang berukuran sangat kecil. Karakteristik individu jantan dan betina pada spesies ini jelas terlihat. Burung jantan berwarna merah padam pada kepala, punggung, tunggir, dan dada. Sayap dan ujung ekor berwarna hitam, bagian perut putih keabu-abuan dan terdapat bercak putih pada lengkung sayap. Sedangkan burung betina: tunggir berwarna merah. Tubuh bagian atas lainnya berwarna coklat, sedangkan pada kepala dan mantel tersapu merah. Tubuh bagian bawah putih buram. Burung muda: Tubuh bagian atas coklat kehijauan. Bercak jingga pada tunggir. Paruh dan kaki berwarna hitam.","og_url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/","og_site_name":"Bali Wildlife","og_image":[{"width":1744,"height":1221,"url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Dicaeum-trochileum-by-Bruno-Durand-Source-iNaturalist.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/","name":"Burung Cabai Jawa (Dicaeum trochileum) - Bali Wildlife","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Dicaeum-trochileum-by-Bruno-Durand-Source-iNaturalist.jpeg","datePublished":"2021-08-26T08:13:44+00:00","description":"Dicaeum trochileum merupakan burung yang berukuran sangat kecil. Karakteristik individu jantan dan betina pada spesies ini jelas terlihat. Burung jantan berwarna merah padam pada kepala, punggung, tunggir, dan dada. Sayap dan ujung ekor berwarna hitam, bagian perut putih keabu-abuan dan terdapat bercak putih pada lengkung sayap. Sedangkan burung betina: tunggir berwarna merah. Tubuh bagian atas lainnya berwarna coklat, sedangkan pada kepala dan mantel tersapu merah. Tubuh bagian bawah putih buram. Burung muda: Tubuh bagian atas coklat kehijauan. Bercak jingga pada tunggir. Paruh dan kaki berwarna hitam.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/#primaryimage","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Dicaeum-trochileum-by-Bruno-Durand-Source-iNaturalist.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Dicaeum-trochileum-by-Bruno-Durand-Source-iNaturalist.jpeg","width":1744,"height":1221},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/hewan\/burung\/burung-cabai-jawa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Encyclopedia","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/ensiklopedia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hewan","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Burung","item":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/encyclopedia\/encyclopedia-category\/hewan\/burung\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Burung Cabai Jawa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#website","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","name":"Bali Wildlife","description":"Every Spices Matter","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#organization","name":"Bali Wildlife","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","contentUrl":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Bali-Wildlife-logo.png","width":150,"height":35,"caption":"Bali Wildlife"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/encyclopedia"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia\/9831\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"encyclopedia-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.baliwildlife.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/encyclopedia-category?post=9831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}